5 Hal Hebat Yang Dilakukan Ahok Dalam Penjara, Hingga Menulis Buku

lensaterkini.web.id - Rasa-rasanya bukan Ahok kalau tidak menyedot habis perhatian publik. Ya, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini dibui lantaran kasus penodaan agama itu memang hampir selalu mencuri perhatian publik lewat kata-kata dan tindakannya. Kalau semasa menjadi pemimpin dirinya terkenal tegas, no kompromi, dan gesit dalam menghadapi banyak hal, di dalam jeruji besi pun Basuki Tjahaya Purnama tak bisa diam.

Terbukti, beberapa hal pun ia lakoni untuk mengisi waktu luang yang ada. Yang terbaru adalah kabar aksinya yang viral terkait dengan apa yang dilakukan mantan gubernur ini kepada seorang siswi SMA. Ya, seperti yang kamu tahu, Ahok dikatakan menebus ijazah si siswa yang diberitakan ditahan oleh pihak sekolahnya. Sungguh luar biasa ya! Nggak cuma itu, masih ada beberapa aksi hebat Ahok lainnya selama di penjara yang tak kalah greget.

1. Diam-Diam Membantu Siswi SMA 3 Lamongan Menebus Ijazah

Baru-baru ini, jagat maya sedang dihebohkan dengan beredarnya surat balasan Ahok kepada seorang siswi SMA (FM) yang berisi niatan membantu menebus ijazah. Meski awalnya berita ini dianggap hoax dan menimbulkan kontroversi di kalangan netizen, faktanya Wiyono selaku Kepala SMA Negeri 3 Lamongan membenarkan bahwa siswi berinisial FM memang benar terdaftar di sekolahnya. Namun tentang niat sekolah melakukan penahanan ijazah dibantah oleh Wiyono. Hanya lelaki ini menuturkan bahwa FM masih memiliki tunggakan sebesar Rp 2 juta kepada sekolah dan tak kunjung mengambil ijazah.

Di sisi lain, FM menyatakan bahwa dirinya benar mengirim surat kepada Ahok atas keinginan sendiri tanpa sepengetahuan keluarganya. Berbeda dengan yang banyak diberitakan, FM menulis hal itu lantaran Ahok mengadakan lomba puisi yang langsung dibantahnya. Gadis yang terdaftar lulus di tahun ajaran 2016/2017 itu menjelaskan bahwa dirinya mengirim tiga lembar kertas folio untuk Ahok atas keinginan sendiri, bukan karena lomba.

Lembar pertama berisi dukungan, kedua berisi puisi ciptaannya, dan ketiga berisi curhat kesulitan ekonomi sehingga masih kekurangan untuk membayar biaya admin di sekolah. Hal itu membuatnya malu untuk mengambil ijazah. Setelah mendapat balasan dari Ahok, FM meminta rincian biaya kepada pihak sekolah dan mengatakan akan dibayar Ahok. Usai mendengar hal itu, pihak sekolah malah langsung memberikan ijazah dan menyatakan FM tidak memiliki tunggakan apapun lagi. Berkat FM, 10 siswi SMA 3 Lamongan lainnya yang terkendala tunggakan bisa langsung mengambil ijazah secara gratis di sekolahnya.

2. Membalas Surat dan Menerima Kunjungan Pendukungnya, Termasuk Membantu Melamarkan Seseorang Lho

Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok selalu menerima secara langsung pengaduan masyarakat. Dan kini meski berada di balik jeruji besi, lelaki ini tetap berusaha menemui orang-orang yang mengunjunginya.

Nggak cuma itu, Ahok pun rajin  membaca dan membalas semua surat yang ditujukan padanya. Karena itu, Ahok secara khusus meminta kepada orang-orang yang mengirim surat agar menyertakan alamat lengkap agar bisa mudah mengirimkan surat balasan untuk para pendukungnya.

BACA JUGA : 4 Calon Gubernur Jakarta ini Bisa Jadi Lebih Baik dari Ahok

Di suatu kesempatan, Ahok mendapat surat dari seorang bernama Niko Atmaja untuk melamarkan kekasihnya. Dari Mako Brimob Ahok pun memenuhi permintaan Niko. Dengan tulisan tangan yang berbunyi, “Untuk Pak Frans Putu Samudera Baktinadi, ijinkan saya mewakili (Alm.) Wong Harry Atmaja meminta restu agar Nico boleh menikah dengan Francine. Sehat, penuh sukacita dan damai sejahtera menyertai keduanya dan keluarganya”. Diketahui, lamaran tersebut diterima dan keduanya akan menikah di bulan-bulan awal tahun ini.

3. Tetap Berniat Support Kaum Muda Idealis untuk Raih Mimpinya

Meski masih berada di tahanan, Ahok tetap menyusun berbagai rencana yang akan dirinya lakukan setelah bebas. Menurut salah satu stafnya, Imadya, Ahok berencana mendukung anak-anak muda idealis yang ingin maju. Caranya dengan membiayai mereka untuk melanjutkan studi atau memberikan modal usaha.

Dana yang akan digunakan Ahok salah satunya adalah hasil penjualan buku “Ahok di Mata Mereka”. Buku edisi khusus bertanda tangan Ahok ini dibandrol Rp 750 ribu per eksemplarnya. Hasil penjualan buku inilah yang nantinya digunakan Ahok untuk mendukung anak-anak muda menggapai mimpinya.

4. Menulis Buku

Selain menjalani kegiatan rutin di Mako Brimob seperti tahanan lainnya, Ahok juga rutin menulis. Topik yang dibahas pun bermacam-macam mulai dari soal politik, kehidupan warga DKI Jakarta, hingga hasil perenungan dirinya selama berada di dalam bui.

Setiap harinya, Ahok minimal menulis sebanyak satu lembar. Mendengar hal ini, banyak pendukung Ahok yang telah menanti kumpulan cerita yang ditulisnya segera dipublikasikan. Kalau kamu adalah salah satu penggemar pria Belitung ini maka wajib punya juga nih bukunya.

5. Berlatih Kungfu dan Belajar Banyak Bahasa

Saat menjabat Gubernur DKI Jakarta Ahok tentunya dipenuhi segudang tanggung jawab yang membuatnya sibuk bukan kepalang. Karena itu, di Mako Brimob dimanfaatkan Ahok untuk banyak berolahraga. Olahraga yang kebetulan dilatih suami Veronica Tan adalah kungfu keseimbangan.

Selain itu, Ahok juga memperbanyak keahliannya di bidang bahasa. Tujuannya tentu banyak ya, selain untuk menambah kecakapan juga biar bisa menulis dengan lebih baik lagi buku-buku yang akan lahir dari tangannya di masa mendatang. Siapa tahu nanti Ahok akan melebarkan sayapnya jadi penulis fiksi yang ceritanya dijadikan film. Semuanya bisa terjadi.

Ketika bagi orang biasa jeruji besi hanyalah tempat untuk merenung dan berdiam diri, Ahok justru semacam menggebrak stigma. Meskipun fisiknya terpenjara tapi apa yang dilakukannya cukup berpengaruh di luar sana. Terlepas dari kontroversi atau pun kesalahan yang pernah dilakukan, tapi yang jelas kisah dan kiprahnya di penjara ini bisa jadi inspirasi bagi orang lain.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
loading...
Back To Top
Silahkan lanjut baca
Agen Bola