6 Nama Ilmiah Miliki Latar Belakang Paling Unik, Dari Nama Artis Hingga Presiden

lensaterkini.web.id - Penamaan ilmiah tentu sudah kita pelajari di mata pelajaran biologi ketika di SMA. Kita mengetahui bahwa penamaan tersebut terdiri dari kata-kata Latin yang kita tak sepenuhnya tahu artinya.

Meski demikian, tahukah Anda kalau ternyata tak ada aturan untuk bagaimana menamakan sesuatu jadi sebuah nama ilmiah. Bahkan Anda jika Anda menemukan spesies baru, namanya bisa Anda tentukan semau Anda.

Ada banyak sekali spesies yang terlihat seperti bahasa latin, padahal sebenarnya bukan. Atau hanya sekedar bahasa Inggris biasa yang dibuat jadi terdengar seperti Latin. Akhirnya banyak sekali penamaan ilmiah yang unik dengan berbagai latar belakang.

Dinohyus Hollandi

Jika Anda melihat nama ilmiah di atas, mungkin Anda berpikir bahwa yang menemukan spesiesnya adalah orang Belanda. Namun ternyata kata-kata tersebut jika diterjemahkan dari bahasa Latin, tercipta ungkapan kasar: "Holland adalah babi yang buruk."

Tidak, sang ilmuwan penemu spesies tersebut tak menghina negara Belanda. Nama ilmiah tersebut mengacu pada direktur museum Carnegie yang bernama W.J. Holland. Holland adalah ahli zoologi dan ahli paleontologi terkemuka.

Holland sendiri adalah orang yang agak menyebalkan, dan banyak dibenci oleh staf dan juga mahasiswa-mahasiswanya. Sampai akhirnya Holland tertimpa kasus di mana ia mencuri berbagai penelitian mahasiswa-mahasiswanya dan memberi nama dia sebagai penulis utama di penelitian tersebut.

Hal tersebut memicu adanya penamaan Dinohyus hollandi yang merupakan nama ilmiah dari Daeodon, spesies artiodactyl yang hidup di Amerika Utara puluhan juta lalu.

Agathidium Bushi

Pada tahun 2005, ahli entomologi dari Universitas Cornell menemukan berbagai spesies baru dari kumbang jamur lendir.

Para ilmuwan ini memutuskan untuk menamai spesies-spesies baru kumbang ini dengan nama-nama tokoh dari Pemerintahan Presiden Bush yang menjabat saat itu. Hal ini mereka lakukan sebagai ucapan terima kasih dan penghormatan.

Hasilnya, kumbang-kumbang tersebut diberi nama berdasarkan Nama Presiden George Bush, Wakil Presiden Dick Cheney, serta Donald Rumsfeld yang merupakan Sekretaris Pertahanan AS era Bush.

Pakis Gaga

Ternyata, Lady Gaga cukup populer di kalangan ilmuwan. Sebelumnya, ada spesies lebah yang dinamai atas dasar nama sang pop star. Selain itu, ternyata juga seluruh genus tumbuhan pakis yang diberi nama dari nama Lady Gaga.

BACA JUGA : 6 Cara Ilmiah Yang Bikin Manusia Tetap Hidup Tak Mati

Hal ini dikarenakan tema lagu Lady Gaga yang berjudul "Born This Way" adalah bagaimana berjuang jadi kelompok minoritas. Menurut para ilmuwan yang meneliti pakis, di dunia ilmu pengetahuan, mereka adalah minoritas. Bahkan, para ahli botani tersebut membuat urutan DNA dari pakis dieja GAGA.

Anophthalmus Hitleri

Oscar Scheibel, ahli entomologi Jerman, menamai spesies yang ditemukannya tahun 1933 berdasarkan nama dari diktator NAZI Jerman, Adolf Hitler.

Kumbang predator langka yang cuma ditemukan di gua-gua lembab di Slovenia itu diberi nama Anophthalmus Hitleri, yang terjemahan harfiahnya adalah "si tanpa mata milik Hitler." Ketika itu, Hitler berterima kasih atas penghargaan tersebut.

Uniknya, setelah penamaan ini, serangga ini punah karena diburu para neo-nazi yang mencarinya untuk diawetkan dan dijual di pasar gelap.

Scaptia beyonceae

Seperti tanaman pakis di laman sebelumnya, ini adalah spesies yang dinamakan dari nama seleb, yakni Beyonce. Namun berbeda dengan penamaan berdasarkan nama Lady Gaga, penamaan ini tak soal tema 'pemberdayaan', meski Beyonce juga terkenal mengusung tema pemberdayaan wanita dalam lagu-lagunya.

Dalam hal ini, seekor spesies baru lalat kuda dinamakan dari nama Beyonce karena sama-sama memiliki "pantat yang seksi."

Spesies yang ditemukan oleh para ilmuwan Australia ini memang punya ciri khas dari lalat kuda lainnya. Spesies ini memiliki rambut emas serta bagian padat yang juga berwarna emas di bagian perut yang memberi kesan seakan-akan itu pantat besar yang mengkilap.

Sang peneliti utama, Bryan Lessard, menyebut bahwa ia dan timya memilih nama Beyonce karena ia ingin menunjukkan bahwa taksonnomi juga bisa menyenangkan.

Kryoryctes Cadburyi

Seorang ahli paleontologi bernama Tim Rich memimpin penggalian dinosaurus di Australia, yang bertujuan mencari mamalia era dinosaurus. Hal ini pun sebenarnya jarang ditemui di Australia.

Uniknya, para mahasiswa dari sang ilmuwan bertaruh, jika mereka menemukannya, para mahasiswanya meminta satu meter kubik cokelat. Akhirnya, pencarian tersebut membuahkan hasil, dan mereka justru kebingungan soal taruhannya. Pasalnya, harga dari cokelat sebesar 1 meter kubik mencapai 10.000 dollar!

Akhirnya, pabrik Cadbury Australia membantu mereka dengan membuat coklat dari satu ton mentega cokelat. Cokelat tersebut dijadikan cokelat perayaan penemuan fosil tersebut. Akhirnya, untuk menghargai Cadbury, fosil tersebut diberi nama K.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
loading...
Back To Top
Silahkan lanjut baca
Agen Bola