5 Kisah Penyiksaan Anak Yang Dilakukan Orang Tua Sendiri Bikin Merinding

lensaterkini.web.id - Pada hari-hari awal kehidupan, secara alami bayi mendapat perlakuan istimewa. Bagi orang tua, mereka pasti bisa memberi perhatian ekstra dan kasih sayang. Membelai, mencium, memeluk dengan tulus. Sebenarnya, hewan memperlakukan bayi mereka dengan curahan kasih sayang.

Namun, masih ada beberapa orang yang melakukan hal-hal yang tidak wajar pada bayi mereka sendiri. Alih-alih mencintai sepenuh hati, orang tua ini sebenarnya bersedia melakukan tindakan pelecehan pada bayi. Berikut adalah beberapa kasus.

Perempuan menyiksa dan merekam penyiksaan terhadap bayinya

Baru-baru ini, dunia media sosial terpana dengan video penganiayaan anak yang diduga dilakukan oleh ibunya sendiri. Peristiwa yang terjadi di Denpasar itu langsung menarik perhatian netizen. Karena video terbagi menjadi dua bagian yang menunjukkan bayi yang memukul pantatnya.

Kedengarannya juga terdengar suara wanita yang mengatakan "Ini drama ... ini drama?" Video tersebut juga menampilkan seorang wanita yang sepertinya sedang mengutak-atik telinganya, menampar mulutnya, untuk mencubit bayi itu sampai dia menangis begitu keras.

BACA JUGA : 7 Penyiksaan Mayat Manusia Paling Brutal dan Tragis di Dunia

Kekerasan tidak sampai di situ, karena video berikutnya mengatur kamar mandi. Muncul bayi dimasukkan ke dalam ember, lalu digulung ke lantai kamar mandi. Ibu juga menyiram air sambil berkata "ini adalah drama dalam hidup Anda." Masih belum puas, sabun pencuci piring juga disiramkan pada bayi.

Masih berusia 8 bulan, bayi diijak-injak ibu kandung

Entah bagaimana, hati nurani sang ibu berinisial SMW, wanita berusia 30 tahun dari Kecamatan Tambolaka, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur tersebut menyiksa anaknya sendiri yang berumur 8 bulan. Akibat perilakunya, bayi mengalami luka memar parah di dada, perut, dahi dan ada juga bekas cek di leher.

Beruntung kejadian tersebut diketahui oleh anggota Polisi Bhakinkamtibnas Loura Brigpol Agus Triyono yang saat ini sedang berpatroli. Dengan matanya sendiri, Agus melihat bayinya diinjak-injak ibunya.

Peristiwa yang terjadi pada awal Juli ini kemudian menyeret sang ibu ke hukum. Menyusul masalah ini, Kapolres Adjunct Commissioner Muhammad Erwin meminta agar Polres Pelayanan Kepolisian dan Pelayanan Anak (PPA) memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlindungan anak dan hukum yang berlaku bagi pelaku kekerasan terhadap anak-anak.

Bayi 13 bulan dianiaya ibu kandung dan ayah tiri

Muh Alif ditemukan tewas dengan kondisi menyedihkan. Diduga, bayi berusia 13 bulan tersebut meninggal karena dilecehkan oleh Mila yang merupakan ibu kandung dan ayah tirinya Sudirman. Awalnya, disebutkan bahwa Alif meninggal karena terjatuh dari mobil.

BACA JUGA : 15 Alat Penyiksaan Paling Mengerikan di Dunia

Namun, ayah sebenarnya dari korban, Sumarlin sangat terkejut melihat luka tidak wajar di punggungnya, testikel leher dan bayi. Mencurigakan saat kematian, Sumarlin akhirnya melaporkan kematian bayinya ke Polisi Parangloe.

Kesal karena lapar, seorang ayah melempar bayi 1,5 bulan ke tungku

Bahkan tidak dua bulan lagi, Susilawati harus menjalani perawatan intensif di RSUD Syamsudin S.H, Sukabumi. Cedera parahnya disebabkan oleh ayah kandungnya, Taruna yang melemparkan bayi 1,5 ke lantai dapur rumahnya.

Tindakan kejam mengakibatkan lecet dan memar di beberapa bagian tubuh. Kekerasan dimulai saat terjadi perkelahian antara Taruna dan istrinya, karena dia tidak menemukan makanan saat pulang kerja. Hukuman Taruna justru dia lampiaskan pada anak mereka. Pria berusia 23 tahun itu melemparkan bayinya ke lantai dekat kompor yang masih menyala.

Mungkin istilah bayi adalah deposit tidak lagi asing bagi masyarakat. Namun nyatanya, sampai saat ini masih banyak kasus orang tua yang melakukan kekerasan pada anak. Semoga dengan ini, kita semua sadar untuk mencintai lebih banyak anak terutama pada usia bayi mereka.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
loading...
Back To Top
Silahkan lanjut baca
Agen Bola