5 Alasan Kenapa Dunia Selebritis Rawan Terjerumus Kasus Narkoba

lensaterkini.web.id - Akhir-akhir ini, berita tentang kasus artis yang terjerat narkoba lebih banyak. Berawal dari Ridho Rhoma, Ammar Zoni, hingga Pretty Asmara. Sepertinya hampir setiap saat ada selebriti yang tertangkap menyalahgunakan barang haram tersebut.

Bukan berarti orang biasa juga aman dari perdagangan narkoba, namun sepertinya dunia hiburan lebih rentan terhadap barang haram ini. Penyebabnya tentu saja pasti banyak, beberapa di antaranya adalah jaringan dan kemampuan finansial mereka yang mumpuni. Selanjutnya, inilah alasan mengapa dunia seniman rentan terhadap narkoba.

Tekanan pekerjaan

Menurut beberapa artis yang ditangkap karena kasus narkoba, alasan mengapa mereka menggunakan barang terlarang itu karena tekanan kerja. Begitu pula yang disampaikan oleh Sammy Simorangkir, Ridho Rhoma dan juga Andhika The Titans. Untuk kasus beberapa seniman sendiri, mereka mengonsumsi obat umumnya karena kelelahan, kurang percaya diri dan sebagainya.

BACA JUGA : 6 Kasus Perselingkuhan Artis Indonesia Terheboh di Tahun 2015

Para seniman biasanya memanfaatkan barang haram tersebut sebelum tampil di depan umum. Beberapa jenis diyakini bisa meningkatkan kepercayaan diri. Namun, ada juga obat yang berfungsi sebagai obat penenang. Seperti komedian Tessy yang mengatakannya. Kurangnya tawaran kerja dalam beberapa tahun terakhir membuatnya sangat frustasi hingga akhirnya terjun ke dunia narkoba.

Narkoba sudah dianggap gaya hidup

Kepala Subkomisi Lingkungan Kerja dan Masyarakat Komisaris Narkotika Nasional (BNN) Ricky Yanuarfi berasumsi bahwa para seniman sangat rentan dalam kontak dengan obat-obatan terlarang. Itu karena obat sudah dianggap sisi gaya hidup mereka. Banyak dari mereka menganggap hal itu normal.

Jika dulu, hanya orang yang memakai kontak obat biasa saja, tapi sekarang begitu banyak orang yang terlihat rapi tapi juga menggunakannya. Fatal, artis pastinya memiliki banyak peminat. Dikhawatirkan pemuja juga mempertimbangkan apakah penggunaan obat akan dianggap normal.

Artis memang diincar oleh para marketing narkoba

BNN sendiri telah mengindikasikan bahwa penyalur narkoba tersebut menargetkan artis tersebut sebagai strategi pemasaran untuk peredaran barang terlarang. Dealer memang melihat potensi pasar yang cukup menjanjikan di artis.

Selama ini, para pedagang melihat begitu banyak seniman yang menilai seniman yang 'butuh'. Seperti sebelumnya dibahas bahwa obat tertentu diyakini bisa meningkatkan kepercayaan diri. Ini adalah kesempatan bagi pemasaran untuk memulai bisnis mereka.

Punya banyak uang

Memiliki banyak uang adalah salah satu alasan mengapa seniman menjadi sasaran pemasaran narkoba. Seperti diketahui, profesi sebagai seniman sangat menjanjikan. Semua seniman di Indonesia memang memiliki kehidupan menengah ke atas.

BACA JUGA : 6 Artis Indonesia Yang Hebohkan Publik Di Tahun 2015

Karena itu, pengedar narkoba juga berasumsi bahwa jika dijual di artis akan menghasilkan keuntungan besar, karena dealer dan dealer merasa sangat mudah menarik artis yang memiliki banyak uang.

Pergaulan bebas

Gaya hidup selebriti yang cenderung mewah memang terkadang membuat mereka jatuh ke dalam lembah hitam. Menurut kesaksian aktor senior Roy Marten, godaan terberat adalah saat tawaran dari teman dekat.

Meski sadar jika barang-barang ini bisa merusak kesehatan, namun kenyataan bahwa dunia artis terus dihantui oleh godaan penawaran. Ayah pesinetron Gading Marten mengungkapkan jika penjara tersebut bukanlah solusi bagi pengguna narkoba. Di tempat itu mudah didapat.

Itulah lima alasan mengapa dunia artis sangat rentan terhadap perangkap narkoba. Bukan berarti terjun di dunia entertainment yang buruk sih, buktinya masih banyak artis yang mampu menjaga diri. Jadi, itu semua tergantung pada masing-masing individu.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
loading...
Back To Top
Silahkan lanjut baca
Agen Bola