5 Jurusan Kuliah Yang Dominan Orangnya Jadi Pengangguran

lensaterkini.web.id - Bagi yang baru lulus ujian nasional tingkat SMA nampaknya sedang dalam kegembiraan. Terutama bagi mereka yang sedang mempersiapkan ujian untuk melanjutkan pendidikan di tingkat universitas. Pasti tidak bisa deh siapa namanya euforia dengan maksimal saat dinyatakan lulus karena harus memikirkan langkah selanjutnya. Nah jika Anda termasuk yang sedang mempersiapkan ujian ujian perguruan tinggi, pasti sudah pasti tidak dengan jurusan yang dipilih?

Karena tidak jarang mahasiswa lho berhenti di tengah jalan karena merasa jurusan yang salah. Dan meski belum terlambat, coba lihat jurusan yang ditawarkan di universitas favorit Anda. Sebenarnya ada hal lain yang harus diperhatikan lho untuk memilih jurusan, salah satunya adalah keluarannya nanti. Tentunya kalian ingin memiliki karir yang cemerlang pas wisuda nanti dong. Oleh karena itu, harus dilihat bahwa apa saja jurusan yang menyumbangkan tingkat pengangguran tertinggi karena bidang kerja yang sempit.

Baca Juga : 5 Jurusan Kuliah Paling Susah di Seluruh Fakultas di Dunia

Pendidikan Jasmani

Untuk jurusan pertama ini mungkin akan cenderung dipilih oleh Anda yang bercita-cita menjadi guru sekaligus cinta olahraga. Di jurusan ini siswa biasanya akan mendapatkan berbagai bahan tentang olahraga untuk nantinya bisa diaplikasikan saat sudah terjun ke guru di sekolah. Mudah dilihat sekilas, tapi ternyata jumlah pengangguran yang datang dari jurusan ini mencapai 56,4% lho. Ini mungkin karena kurangnya permintaan guru olahraga di sekolah.

Bisa dibayangkan jika di satu kota ada lima sekolah yang sudah memiliki guru olahraga reguler dengan kinerja bagus, mereka tidak mungkin merekrut sarjana baru bukan? Karena itu, biasanya lulusan jurusan ini menghabiskan waktu dengan mencari job-job teaching sports ekskul biasanya menggunakan jasa pelatih di luar guru sekolah.

Produksi radio, televisi, dan film

Nah tentu saja ini sangat erat kaitannya dengan dunia media. Melihat namanya saja sudah pasti semua tertarik ya, karena karya yang dibayangkan ada di dunia bioskop dan televisi yang dinamis dan menantang. Namun seruan saja tak lantas membuat lulusan dari jurusan ini mudah mencari pekerjaan pasca wisuda, karena ada 52,6% lulusan yang terpaksa menganggur.

Nama dunia media akan membutuhkan lebih banyak kreativitas, jika Anda memiliki kemampuan yang biasa saja akan sulit mempertahankan posisi. Belum lagi beberapa sains di jurusan ini bisa dikuasai oleh orang lain yang ingin belajar otodidak atau lulusan kejuruan dengan latar belakang pengalaman yang jelas. Jadi jika Anda tidak memiliki softskill lagi, bersiaplah untuk terkikis oleh yang lebih pro.

Baca Juga : 7 Jurusan yang Sangat Menjanjikan Dimasa Depan

Menulis kreatif

Satu departemen lagi, termasuk industri kreatif yang disebut-sebut sebagai penyumbang tingkat pengangguran cukup tinggi untuk menulis kreatif. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa kurang lebih pembelajaran yang diberikan akan terkait dengan cara kita memasukkan ide tersebut ke dalam karya tulisan yang menarik. Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir semua orang sekarang bisa menulis.

Coba sekarang amati penulis novel laris Indonesia, kira-kira siapa dari mereka yang pernah menerima pendidikan ini? Atau berbagai profesi yang erat kaitannya dengan tulisan, nampaknya sebagian besar mereka bukan jeblosan jurusan ini. Dan jumlah pengangguran yang disumbangkan oleh departemen ini adalah 51,1%

Filsafat

Untuk jurusan yang satu ini nampaknya masih banyak yang masih penasaran ya. Apa sebenarnya hal konkret yang dipelajari oleh siswa filsafat? Apakah hanya teori Socrates, Aristoteles, atau René Descartes saja? Lalu bagaimana dengan perusahaan lapangan apa yang harus mereka tuju? Apakah ada perusahaan filsafat?

Hmmm itu beberapa pertanyaan yang ada di benak banyak orang saat dia mendengar nama jurusan filsafat. Karena kenyataan bahwa sejauh ini banyak lulusan dari departemen ini yang pekerjaannya tampak kurang linier, seperti pegawai bank atau staf admin perusahaan tertentu. Jadi ya mau tidak mau para siswa harus memiliki kemampuan lain yang bisa disorot.

Baca Juga : 3 Artis Seksi Ini Juga Berpendidikan Tinggi

Pendidikan

Siapa sangka salah satu jurusan yang tidak pernah sepi peminat atau bestseller memiliki 51,8% jumlah pengangguran? Ya, kasusnya hampir serupa dengan pendidikan jasmani sebelumnya. Ada banyak orang yang menganggap menjadi guru pekerjaan yang mudah dan sangat produktif.

Bayangkan jika ada 50 ribu orang muda yang berpikir begitu, lalu setelah mereka lulus ada begitu banyak sekolah yang siap menampung semuanya? Belum tentu! Itulah sebabnya banyak sarjana pendidikan akhirnya membungkuk karena merasa kesulitan mencari tempat sekolah untuk dilayani. Jadi siapa bilang departemen pendidikan adalah cara mudah mendapatkan pekerjaan?

Memang benar bahwa orang mengatakan bahwa ketika kita berada di perguruan tinggi tidak berarti pekerjaan akan datang dengan sendirinya. Karena tetap saja kita harus memiliki nilai jual tinggi agar bisa diterima oleh perusahaan impian. Tentu jika menurut data, lima jurusan di atas sudah terkenal dengan jumlah pengangguran yang cukup besar. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa jurusan lain juga lulusan akan menganggur Anda tahu. Yang pasti, teruslah mengembangkan diri dengan menambahkan kemampuan pribadi dan juga tidak pernah menyerah dan jangan takut gagal.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
loading...
Back To Top
Silahkan lanjut baca
Agen Bola