7 Penyakit Dengan Manfaat Yang Tak Terduga Bagi Penderita

Penyakit tentunya dapat merugikan dan membuat tubuh si penderita merasa tidak nyaman. Tapi ada beberapa penyakit ternyata memiliki manfaat lain tak terduga bagi tubuh. Penyakit apa saja? Kebanyakan orang yang menderita penyakit, apalagi yang tidak dapat disembuhkan, cenderung merasa kehilangan semangat hidup dan akhirnya dapat memperburuk kondisinya.

Tapi semua hal pasti ada hikmahnya, termasuk dari penyakit itu sendiri. Sebagai buktinya 7 Penyakit yang  memiliki manfaat tak terduga bagi Tubuh Penderita seperti dikutip berbagai sumber:

1.  Hyperthymesia

lensaterkini.web.id - Hyperthymesia adalah gangguan neuropsikologi yang sangat jarang yang menganugerahkan’ penderitanya kapasitas memori yang luar biasa. Kondisi tersebut mempengaruhi dua area otak yang mengendalikan kapasitas memori dan pembentukan yaitu Caudate Nucleus dan Lobus Temporal.

Caudate Nucleus berperan menyimpan memori yang tidak dipikirkan, sedangkan Lobus Temporal bertanggung jawab menyimpan tanggal, fakta atau kejadian yang memang dipilih untuk diingat. Kondisi ini bisa menjadi beban karena penderitanya tidak memiliki pilihan apa yang perlu dan tidak perlu diingat. Tapi manfaatnya, penyakit ini dapat membuat Anda ingat semua hal

2. Sindrom Savant

Sindrom Savant merupakan kondisi langka yang mempengaruhi orang yang sudah menderita gangguan mental parah. Savant Syndrome pada dasarnya mengembangkan kapasitas mental penderitanya pada tingkat yang mengagumkan, tetapi dalam cara yang tidak konvensional.

Penjelasan bagaimana terjadinya Sindrom Savant belum ditemukan oleh para ilmuwan, namun diyakini bahwa salah satu sisi otak hancur oleh kondisi tertentu, sementara sisi lain overdevelop (berkembang berlebihan) untuk mengkompensasi kerugian tersebut. Manfaat mengejutkannya, Sindrom Savant bisa membuat otak penderitanya menjadi sangat jenius.

3. Urbach-Wiethe

lensaterkini.web.id - Penyakit bawaan ini sangat jarang dan tidak dapat disembuhkan, yang menyebabkan penebalan pada kulit dan jaringan otak. Penderitanya mengalami reaksi seperti kulit keriput dan kering, serta kerusakan otak terutama pada daerah amigdala.

Penelitian yang dilakukan penderita Urbach-Wiethe mengungkapkan bahwa pasien penyakit ini benar-benar tidak memiliki rasa takut. Ini juga menjadi manfaat yang tak terduga dari penyakit Urbach-Wiethe.

4. Anemia Sel Sabit

Sickle cell disease (Anemia sel sabit) merupakan penyakit genetik yang mempengaruhi hemoglobin dengan mengurangi jumlah sel darah merah dalam tubuh. Kondisi ini membuat bentuk sel darah merah tidak normal, berbentuk seperti sabit, lengket, kaku dan mudah hancur, yang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit serius.

Tapi baru-baru ini sebuah studi menemukan bahwa molekul hemoglobin bermutasi yang dipengaruhi oleh sel sabit dapat mempertahankan penderita dari parasit malaria, yang bertanggung jawab untuk 1 sampai 2 juta kematian setiap tahun. Maka manfaat tak terduganya, penderita anemia sel sabit akan terlindungi dari ancaman malaria.

5. Huntington

lensaterkini.web.id - Penyakit Huntington adalah kondisi genetik yang tidak dapat disembuhkan, yang menyebabkan degenerasi sel-sel saraf di bagian tertentu otak. Hal ini menyebabkan komplikasi parah, seperti penurunan yang signifikan dalam fungsi kognitif dan kelainan kejiwaan.

Namun, baru-baru ini studi medis di Swedia yang dijalankan pada 1.510 pasien dalam jangka waktu lebih dari 39 tahun, ilmuwan menyimpulkan bahwa pasien yang menderita penyakit Huntington bisa lebih menjauh dari risiko kanker dibanding orang sehat.

6. Polycythemia Vera

Polycythemia vera adalah suatu kondisi yang menyebabkan tubuh penderitanya memproduksi lebih banyak sel darah merah dari biasanya, karena mutasi dalam sel sumsum tulang. Hal ini menyebabkan darah menjadi lebih tebal, dan sebagai akibatnya, penderita menjadi rentan terhadap sejumlah besar komplikasi medis, seperti serangan jantung dan stroke.

Namun, mengingat fakta bahwa sel-sel darah merah memainkan peran dalam meningkatkan stamina, dengan bertanggung jawab mengangkut oksigen ke otot, jelas bahwa memiliki banyak sel darah merah bagi penderita Polycythemia vera akan menjadi aset besar untuk meningkatkan stamina.

7. Myostatin

lensaterkini.web.id - Ini adalah kondisi yang sangat langka, yang dikenal dapat meningkatkan ukuran otot rangka pada manusia dan hewan sekaligus mengurangi lemak tubuh, tanpa adanya komplikasi medis.

Orang dengan kondisi ini kekurangan hormon Myostatin, yakni regulator negatif pertumbuhan otot pada orang normal. Oleh karena itu, perkembangan otot akan dimulai saat masih di dalam rahim, berlanjut sampai setelah lahir, dan mencapai tingkat yang menakjubkan pada usia yang sangat dini.

Belum ada obat untuk kondisi ini, ilmuwan juga tidak tertarik menemukannya karena tidak ada yang pernah mengeluhkannya, terutama karena manfaat pembesaran otot yang diperoleh.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Kesehatan
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola