5 Cara Orang Dulu Bangun Pagi Tanpa Gunakan Alarm

Sudah menjadi salah satu pengetahuan umum kalau ayam berkokok menandakan fajar telah tiba, orang-orang akan bangun untuk memulai aktifitasnya. Tetapi ternyata ini tidak benar, ayam sebenarnya akan terus berkokok ketika masih terjaga. Jadi kalau ayam-ayam juga suka nonton bola, mereka juga akan berkokok di tengah malam atau subuh.

Pada jaman dahulu, ada beberapa cara yang dilakukan orang agar bisa terbangun pada saat yang diinginkan. Dalam tulisan ini, akan dibahas beberapa cara. berkut 5 Cara Orang Jaman Dulu Bangun Pagi tanpa Alarm seperti dikutip berbagai sumber.

1. Minum Banyak Air

lensaterkini.web.id - Jaman dahulu, orang-orang akan minum air dalam jumlah yang banyak jika mereka perlu bangun lebih pagi dari biasanya. Mengapa? Dengan minum banyak air, kita pasti akan terbangun untuk buang air kecil. Cari ini masih digunakan oleh suku Indian sampai saat ini.

2. Clepsydra

Clepsydra adalah jam yang menggunakan air. Jam ini telah digunakan sejak peradaban awal selama ribuan tahun. Pada awalnya alat ini tidak cocok disebut sebagai jam, tetapi alat pengukur waktu.Di tahun 254 S.M, penemu dari Alexandria yang bernama Ctesibius memperbarui clepsydra dan menciptakan jam mekanis pertama di dunia.

Air akan dituang ke dalam wadah yang memiliki tanda-tanda untuk mengukur waktu. Apa yang ditemukan Ctesibius cukup mengherankan: ada siklus dimana jumlah air yang dipakai per hari berbeda dari biasanya.

Clepsydra disulap menjadi jam alarm hanya dengan menggunakan sebuah pelampung yang akan menyentuh alarm ketika permukaan air telah mencapai ketinggian tertentu. Versi clepsydra berikutnya sudah menggunakan roda-roda gigi, alarm akan dibunyikan atau katapul yang terpasang akan melemparkan butiran besi ke piringan baja.

3. Bel Gereja

lensaterkini.web.id - Pada awalnya, bunyi bel gereja memberikan tanda kepada para umat bahwa kebaktian di pagi hari akan segera dimulai. Bel-bel ini juga digunakan untuk memberikan tanda berlalunya waktu ketika belum ditemukannya jam tangan. Dalam tradisi Islam, suara dari doa-doa yang terdengar menandakan beberapa waktu. Bermula dari subuh, dan setelah matahari terbit masih ada zuhur, asar, magrib dan isya.

4. Knocker-Up

Knocker-Up adalah istilah untuk orang yang bekerja untuk membangunkan orang-orang. Mereka membawa sebuah tongkat panjang yang digunakan untuk mengetuk jendela rumah.Klien-klien akan memberitahukan kapan mereka ingin dibangunkan, atau juga bisa dengan menempelkan secarik kertas pada jendela atau pintu, yang tertulis waktu yang diinginkan.

Knocker-Up mendapat bayaran beberapa pence seminggu. Pabrik-pabrik biasanya mempekerjakan knocker-up, yang biasanya seorang pria, untuk membangunkan para pekerja untuk memastikan mereka dapat bekerja tepat waktu.

5. Peluit pabrik

lensaterkini.web.id - Di awal jaman industri, para pekerja tinggal di sekitar pabrik dimana mereka bekerja, dan biasanya mereka akan bangun ketika peluit pabrik dibungikan. Para petani akan mendatangi pabrik untuk menjual bahannya, dan kemudian peluit dibunyikan, waktu adalah uang. Di saat ini, pekerjaan tidak dihitung berdasarkan hari, tetapi berdasarkan unit waktu yang biasanya dimulai ketika peluit pabrik bunyi.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola