4 Klaim Nuklir Negara Korea Utara Yang Mengagetkan Dunia

Sudah tidak diragukan lagi bila Korea Utara terus jemawa akan kekuatan nuklirnya. Kim Jong un sebagai pemimpin negara juga terus memantau perkembangan senjata pemusnah massal andalannya tersebut.

Klaim terbaru dari sang diktator mengatakan bila nuklir Korut membuat dunia lebih aman. Berkebalikan dengan kecaman dunia, mulai Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Amerika Serikat, hingga Korea Selatan, mengatakan bila senjata tersebut membahayakan umat manusia.

"Program nuklir Korea Utara sudah mencegah AS mengambil langkah untuk melakukan perang nuklir, dan kami telah melindungi perdamaian serta keamanan negara," ucap Kim Jong un dalam artikel di koran pemerintah Korut tersebut, seperti dikutip dari express.co.uk, Jumat (30/9).

Selain hal tersebut, ternyata banyak klaim serupa yang membuat publik dunia terkaget dan mempertanyakan kebenarannya.

Kim Jong-un klaim nuklir Korut buat dunia lebih aman

lensaterkini.web.id - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un mengklaim program senjata nuklirnya membuat dunia jadi lebih aman. Sebuah surat kabar pemerintah Korut menyebutkan, Kim mengklaim mencegah terjadinya 'perang nuklir' dengan Amerika Serikat.

Seperti dikutip dari express.co.uk, Jumat (30/9), Kim menyebutkan dengan adanya nuklir di Korea Utara, negara lain tidak bisa menginjak-injak harga diri mereka.

"Program nuklir Korea Utara sudah mencegah AS mengambil langkah untuk melakukan perang nuklir, dan kami telah melindungi perdamaian serta keamanan negara," ucapnya dalam artikel di koran pemerintah Korut tersebut.

"Tidak ada yang bisa menginjak harga diri kami. Kedaulatan Korea Selatan sudah diinjak-injak oleh pasukan asing. Dan kehadiran Amerika Serikat di sana sumber masalah dari pelanggaran kedaulatan dan kehormatan sebuah negara, kami tidak akan seperti itu," lanjut dia.

Dalam artikel tersebut disebutkan, tujuan hidup Kim Jong-un adalah membangun kekuatan damai dan sejahtera di Korea Utara. Selain itu, mereka juga memamerkan kekuatan Pyongyang jika suatu saat terjadi perang.

"Pasukan revolusioner Korea Utara dapat menghadapi perang yang dimulai AS. Ini semangat kita untuk melawan langkah-langkah AS dengan balasan yang lebih kuat," jelasnya.

Program uji coba nuklir yang terus dilakukan Korea Utara tentunya membuat negara ini mendapat kritik dari sejumlah pihak. Komunitas global mengecam keras sejumlah langkah yang dilakukan mereka.

Amerika Serikat dan beberapa negara lain menilai aksi Korea Utara ini merupakan hal provokatif dan bisa menimbulkan ketegangan di kawasan. Bahkan negara sahabat Korea Utara seperti China, ikut mengkritik uji coba nuklir dan peluncuran roket balistik jarak jauh ini.

Korea Utara punya pasukan hacker dan roket nuklir super

Pertikaian di semenanjung Korea mulai memanas lagi. Tepat setelah kasus peretasan Sony Pictures oleh Korea Utara, Korea Selatan menuding negara tetangganya itu mempunyai pasukan militer cyber yang akan menyerang mereka.

Pemerintah Korea Selatan baru-baru ini merevisi perkiraan jumlah pasukan hacker yang dimiliki oleh Kim Jong-un, pemimpin nomor satu Korea Utara. Berdasarkan laporan terbaru mereka, diperkirakan saat ini terdapat 6000 hacker top yang siap melancarkan serangan ke pemerintah dan militer Korea Selatan.

Sebelum kasus peretas Sony mencuat, pemerintah Korea Selatan memang hanya memperkirakan Kim Jong-un hanya memiliki 3000 hacker. Bahkan, Korea Selatan menuding tetangganya itu juga menjadikan organisasi global sebagai target peretasan selanjutnya.

Tudingan itu seakan menjadi kenyataan setelah Korea Selatan mengaku jika reaktor nuklir mereka telah diretas oleh hacker Korea Utara. Akibat serangan hacker itu, beberapa data perusahaan Korea Hydro & Nuclear Power Co dilaporkan dicuri, Daily Mail (06/01).

Untungnya, peretasan tersebut dinyatakan tidak mengancam atau bisa mengambil alih reaktor nuklir Korea Selatan. Data curian hacker pun kemudian diketahui bukan data yang penting.

Selain perkembangan dunia hacking, kemajuan teknologi membuat Korea Utara berhasil mengembangkan roket dan bom radioaktif ke level yang lebih tinggi. Menurut Menteri Pertahanan Korea Selatan, Korea Utara sekarang mampu menghantam tanah Amerika dengan hulu ledak nuklir dengan roket baru mereka.

Kim Jong Un sebut Korea Utara pusat nuklir terkuat sejagat

lensaterkini.web.id - Sang diktator Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya merupakan pusat nuklir terkuat di dunia. Dia juga menyebutkan memiliki bom hidrogen. Putra mantan pemimpin Korea Utara Kim Il Sung ini mengungkapkan, nuklir ini sebagai alat untuk mempertahankan kemerdekaan mereka.

"Kita dapat mengatur dan menjadikan nuklir tenaga yang bisa mempertahankan kemerdekaan dan identitas nasional sebagai tuan rumahnya kekuatan nuklir dan serangan hidrogen," ujarnya, seperti dilaporkan kantor berita setempat, dilansir laman RT.com, Kamis (10/12).

Kim Jong Un juga mengatakan bila negaranya akan melanjutkan kegiatan pembangunan industri militer mereka. Pernyataan mengejutkan ini datang setelah sang diktator melakukan inspeksi dan peningkatan di sektor pabrik persenjataan di Pyongyang hari ini.

Walaupun demikian, kebenaran Korut punya bom hidrogen masih belum diketahui. Lantaran belum ada bukti kuat yang menunjukkan hal tersebut.

Lima tahun lagi Korea Utara punya 100 senjata nuklir

Korea Utara yang terkenal dengan senjata super canggihnya dikabarkan akan semakin gencar meningkatkan alat persenjataan perang mereka.

Peneliti asal Amerika Serikat bernama Joel Wit dari Universitas John Hopkins mengatakan, dalam lima tahun yang akan datang, tepatnya 2020, negara yang berada di bawah pimpinan Kim jong-un itu akan memperluas program nuklirnya dan bisa memiliki 100 senjata bom atom, seperti dilansir Times of India, Kamis (26/2).

Dia menuturkan, perusahaan mutakhir asal Eropa tanpa disadari berkontribusi terhadap program nuklir Pyongyang karena peralatan mereka yang dikirim ke China malah dialihkan ke Korea Utara.

Dengan bantuan foto satelit, laporan dari media Korea Utara dan pengalaman mereka soal program nuklir, Wit dan ahli nuklir David Albright, membuat beberapa skenario kemungkinan tentang program nuklir Korea Utara sejak 2009 hingga 2014.

"Kami mencoba sebaik-baiknya memprediksi masa depan, seperti yang dilakukan para intelijen," kata Wit. Skenario pertama, Pyongyang akan menggandakan persediaan sekitar 20 senjata, termasuk senjata berbasis plutonium.

Skenario kedua, kemungkinan besar Korea Utara terus menerus menggunakan teknologi seperti saat ini dan berhasil membuat 50 senjata pada tahun 2020. Meskipun program nuklir Korea Utara masih diselimuti ketidakpastian, Pyongyang saat ini diyakini memiliki persediaan 10 sampai 16 senjata nuklir kuno baik dari plutonium atau senjata-grade uranium.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola