4 Hal Tentang Hukuman Snake Pit Paling Menyakitkan

Sebelum diberlakukan metode eksekusi seperti gantung, pancung, atau tembak, orang-orang dulu selalu punya caranya sendiri untuk mengakhiri hidup seorang terdakwa vonis mati. Misalnya saja Spanish Tickler, dikubur hidup-hidup, atau Five Pains yang menyakitkan. Dari semua hukuman jadul yang ada, teknisnya memang berbeda, tapi secara umum pasti sadis dan tak manusiawi.

Masih soal hukuman sadis masa lalu, ada satu lagi metode eksekusi yang bisa dibilang terburuk dari semuanya. Namanya adalah Snake Pit. Hukuman satu ini aslinya nggak benar-benar sadis. Tapi, jangan tanya kalau soal sakit atau tidaknya. Dikuliti kemudian dikucuri air jeruk rasanya belum bisa menggambarkan sakitnya hukuman Snake Pit.

Seperti namanya, hukuman Snake Pit berhubungan dengan ular, tapi mekanismenya tentu tidak sesederhana apa yang dipikir banyak orang. Lebih dalam soal Snake Pit, berikut adalah hal-hal soal hukuman ngeri tersebut yang pasti bisa bikin kamu merinding luar biasa.

Snake Pit Adalah Salah Satu Metode Eksekusi Tertua

lensaterkini.web.id - Beberapa jenis hukuman macam Spanish Tickler dan Five Pains, sudah tercipta sejak berabad-abad yang lalu. Tapi, kalau bicara soal mana yang lebih dulu diciptakan, maka Snake Pit adalah yang paling tua. Tidak jelas sih kapan tahunnya, tapi hukuman jenis ini sudah dipakai sekitar tahun 800an.

Snake Pit berumur tua karena hukuman satu ini memang gampang diaplikasikan. Hanya butuh sebuah tempat lalu penuhi dengan ular berbisa, Snake Pit bisa dinikmati. Mekanisme yang mudah ini pasti lebih gampang terpikirkan dari pada metode eksekusi yang cara kerjanya ruwet seperti Guillotine yang harus bangun ini itu.

Merasakan Ngerinya Snake Pit

Tak seperti metode eksekusi lainnya, Snake Pit cenderung lebih mudah, entah soal prosesi, pengadaan dan sebagainya. Tapi, meskipun kesannya gampang, tapi jangan tanya sakitnya bagaimana. Snake Pit ini adalah yang terburuk dari semua eksekusi kuno yang pernah ada.

Tata cara hukuman ini sederhana, sebelumnya dibuat semacam tempat dulu lalu diisi dengan ratusan ular berbisa yang tidak diberi makan selama berminggu-minggu. Kemudian setelah itu si terdakwa bakal dilemparkan ke tempat ini dan biasanya dalam keadaan telanjang. Tak butuh waktu yang lama, ular-ular ganas kelaparan ini akan mulai mencabik serta menyuntikkan racun-racunnya yang mematikan.

Korban Pasti Mati, tapi dengan Cara Mengerikan

lensaterkini.web.id - Snake Pit digunakan sebagai metode eksekusi karena memang akan membunuh korbannya. Tapi, cara matinya sendiri tidak seketika seperti pancung atau gantung. Dengan Snake Pit seseorang akan mati tapi perlahan dan sangat menyakitkan.

Ketika dimasukkan ke dalam Snake Pit, seseorang tak bakal langsung mati. Pertama-tama ia akan diserang habis-habisan oleh ular-ular di sana. Lantaran ini adalah ular berbisa, maka kebanyakan ular juga pasti akan menyuntikkan racunnya. Korban dalam beberapa jam akan merasakan rasa sakit yang luar biasa dan merasakan mati tapi tidak benar-benar mati. Dalam keadaan yang sudah seperti ini, ular-ular beringas itu bakal terus menggigiti korban sampai akhirnya benar-benar mati.

Penggunaan Hukuman Snake Pit

Hukuman satu ini dipakai sebagai balasan atas kejahatan yang berat. Entah itu kriminal atau mungkin melakukan pengkhianatan kepada kerajaan. Tak hanya itu saja, tawanan perang konon dihukum pula dengan metode beringas ini. Dalam kasus tertentu, Snake Pit bahkan juga dipakai untuk mengeksekusi raja.

Ada sebuah catatan yang mengatakan jika dulu Attila Hun sang penguasa Eropa pernah menghukum seorang raja bernama King of Burgundy dengan metode eksekusi ini. Sang raja dimusnahkan dengan Snake Pit ketika kekuasaannya berhasil direbut oleh Attila. Dengan ini bisa disimpulkan jika hukuman Snake Pit pernah diberlakukan kepada hampir semua lapisan masyarakat. Mulai dari kriminal sampai raja.

Snake Pit sekilas mungkin tidak terlalu sadis, tapi dalam praktiknya hukuman ini benar-benar menyakitkan. Bayangkan saja, harus berada bersama dengan ular-ular mengerikan yang senantiasa menyemburkan bisa-bisa mematikannya. Rasa sakitnya pasti luar biasa. Untungnya, hukuman ini akhirnya sudah tak lagi dipakai karena terlalu sadis.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola