4 Aksi Konyol Roy Suryo Sampai Ditertawakan Rakyat

Upacara hari Kebangkitan Pancasila yang berlangsung di halaman Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur malah menyisakan polemik. Lewat akun Twitternya, Roy Suryo mencibir Presiden Joko Widodo yang menginjak podium, dan menilainya telah melecehkan bendera nasional.

Dalam foto yang diunggahnya, Jokowi nampak bersikap sempurna di atas podium tersebut. Di mana bagian yang diinjaknya berwarna merah. Sedangkan merah putih yang menyimbolkan bendera nasional diletakkan di bagian paling bawah.

"Tweeps. Apa tidak ada yang mengoreksi Podium Upacara ini? Dasar Merah Putih?" tulis Roy. Sontak saja cuitan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu menuai kontroversi. Banyak yang mendukungnya, tidak sedikit pula yang mencibir, bahkan ada yang mengunggah gambar mantan Presiden SBY dengan acara dan situasi yang sama.

Jauh sebelumnya, Roy sudah berkali-kali menuai banyak polemik. Alhasil, namanya pun jadi bahan cibiran masyarakat, dan sejumlah meme yang mengaitkan kelakuannya beredar di dunia maya. Berikut kelakuan menggelikan Roy Suryo hingga dicibir rakyat.

Dituding bawa pulang aset negara

lensaterkini.web.id - Di tengah polemik PSSI, Kementerian Pemuda dan Olahraga tiba-tiba mengirimkan surat kepada Roy Suryo. Politikus Partai Demokrat itu diminta untuk mengembalikan barang-barang milik negara. Surat bernomor 1711/MENPORA/INS.VI/2016 itu meminta agar Roy mengembalikan 1.438 jenis barang, dengan rincian 3.174 unit senilai Rp 8,5 miliar.

Tindakan itu dilakukan Kemenpora karena sedang menginventarisasi barang milik negara (BMN), di mana Badan Pemeriksa Keuangan mempersoalkan status BMN. Temuan itu dituangkan dalam surat Nomor 100/2/XVI/05/2016, di mana terinci barang yang belum dapat diinventarisasi di rumah dinas menteri periode 2013-2014.

Barang-barang itu antara lain peralatan antena SHF/parabola jenis Jack 7 200 seharga Rp 36.555 hingga lensa Accam Lens NKN afs 200-400 Rp 80,8 juta. Ada pula matras seharga Rp 4 juta, pompa air Rp 20 juta, karpet impor Turki Rp 69,4 juta, kamera digital Nikon D3X Rp 65,3 juta, hingga komponen alat pemancar senilai Rp 106,8 juta.

Tuding anak Jokowi tak peduli nasib rakyat

Politikus Demokrat Roy Suryo kembali membuat heboh di sosial media. Dia mengomentari kicauan akun twitter yang mengatasnamakan anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming.

"yang tanggal muda gajian silakan belanja-belanja, yang tidak gajian silakan nyinyiri pemerintah," kicau akun itu. Selama ini Gibran diketahui memiliki twitter dengan nama akun @Chilli_Pari. Meski tak diketahui apakah itu akun anonim, Roy Suryo tetap menyambar kicauan tersebut.

"Tweeps, Twit ANAK yg TIDAK PUNYA NURANI. Yang "Tidak Gajian" itu JUTAAN RAKYAT Indonesia ... #TanyaJOKOWI ," kicau Roy dalam akun twitter, Jumat (1/4).

"Tweeps. Apakah AKUN PALSU atau ANAKnya "Siapa" 'Bukan Urusan Saya'... Kenapa #TanyaJOKOWI ? Jelas Urusan Presiden soal KEMISKINAN RAKYAT."

Akun twitter Partai Social Media @PartaiSocmed mencoba mengklarifikasi hal tersebut. Tidak diketahui siapa admin twitter itu. Adik Gibran, Kaesang Pangarep terus me-Retweeted tweet yang membela kakaknya.

"Kpd teman2 yg sdh tertipu memfollow akun palsu @GibranRakabumi, kami himbau untuk segera unfoll. Kecuali anda setuju dgn cara2 fitnah begini."

"Gibran Rakabumi TIDAK MEMILIKI akun bernama @GibranRakabumi. Akun Gibran Rakabumi yg asli adalah @Chilli_Pari."

Tertipu beli sepeda

lensaterkini.web.id - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo tertipu penjual bodong di situs OLX.co.id. Kala itu Roy sudah mengirim uang untuk membeli sebuah sepeda fixie.

"Soal transfer 1 juta memang benar, namun sebenarnya saya tidak dirugikan, karena si pelaku sudah terlokasi posisinya dan dia tidak bisa mengambil uangnya (rekening telah diblokir," kata Roy, Selasa (8/9) malam.

Pakar telematika itu mengapresiasi kinerja polisi yang berhasil membekuk pelaku. Menurutnya, jika dirinya tidak menjadi korban bukan tidak mungkin akan ada lagi orang kena tipu.

"Intinya adalah kalau bukan saya yang memang (sengaja) kena kemarin, maka si penipu masih beraksi terus hingga sekarang dan makin banyak korbannya. Yang terpenting dengan kasus ini masyarakat menjadi terselamatkan dari pelakunya," jelasnya.

Menurut Roy, kecurigaan jika dirinya ditipu karena barang yang dipesan tidak kunjung dikirim. "Kalau belum mentransfer, si pelaku belum bisa dikenakan pasal penipuan. Jadi memang harus menjadi korban dulu. So, setelah 2x24 jam dia tidak kirim barang, sudah bisa dikenakan pasal tersebut mas," tuturnya.

"Soal bagaimana menelusurinya, itu sudah masuk metode deteksi menggunakan CDRI, bukan hal baru bagi saya. Intinya adalah pelaku sudah ditangkap oleh Polres Indramayu dan dengan demikian masyarakat tidak akan menjadi korban dan tidak perlu repot-repot melakukan upaya yang saya lakukan kemarin," tandasnya.

Lupa bayar makan

Menpora Roy Suryo meminta maaf secara terbuka terkait insiden "Rawon Setan", Minggu 23 Maret 2014. Permintaan maaf ini disampaikan Roy Suryo melalui akun twitter miliknya, @KRMTroysuryo.

Bersamaan dengan permintaan maafnya, Roy Suryo juga menjelaskan jika lupa membayar makan siang di Rawon Setan Surabaya itu murni kesalahan protokol. Meski begitu, ia tetap mengaku bertanggung jawab sekaligus meminta maaf atas kejadian tersebut.

Sebelumnya, rombongan Kemenpora dilaporkan lupa membayar makan siang di Warung Rawon Setan, Jalan Embong Malang, tepatnya di seberang Hotel JW Marriot Surabaya. Menurut keterangan pelayan di Warung Rawon Setan, jumlah tagihan yang lupa dibayarkan mencapai Rp 872.500.

Namun menurut klarifikasi dari pihak Roy Suryo, kejadian ini murni hanya salah paham saja. Ada kesalahan komunikasi antara stafnya dan juga staf Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya yang mengajaknya makan siang di warung Rawon Setan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola