5 Senjata Legendaris Yang Diliputi Mitos Dalam Sejarah Dunia

Legenda, mitos, dan catatan sejarah telah mengabadikan kisah-kisah heroik para pahlawan, kadang disertai kisah mengenai senjata andalan mereka yang menyimpan berbagai kesaktian. Legenda mengenai pedang, tombak, dan meriam kuno ini tak kalah seru dibandingkan riwayat hidup sang empunya.

Tak heran jika sekarang benda-benda tersebut menjadi koleksi berharga dengan nilai tinggi. Mulai dari keris Taming Sari dari Malaysia, pedang samurai Masamune yang sempat hilang selama 150 tahun, hingga meriam Si Jagur yang diliputi kisah mistis.

Shimazu Masamune

lensaterkini.web.id - Shimaze Masamune adalah satu dari beberapa bilah pedang legendaris peninggalan Masamune yang hilang selama lebih dari 150 tahun.

Masamune adalah pengrajin pedang terbaik dalam sejarah Jepang. Dia hidup pada Periode Kamakura dan membuat pedang terbaik untuk para samurai. Pedang Masamune terkenal akan ketajamannya. Konon, capung yang hinggap di mata pedangnya pun langsung terbelah. Sayangnya, Masamune enggan menandai hasil karyanya, sehingga seluruh pedang buatannya lantas hilang.

Dilansir Japan Today, Shimaze Masamune adalah satu-satunya pedang buatan Masamune yang ditemukan kembali. Pedang tersebut dibawa ke Kyoto National Museum untuk dinilai. Menurut hasil analisis Taeko Watanabe, ahli sejarah dan pedang Jepang, bilah samurai tersebut merupakan karya Masamune.

"Dilihat dari karakteristiknya yang unik seperti pola yang dapat dilihat di sisi pisau ... tak salah lagi [pedang tersebut] ditempa oleh Masamune," tutur Watanabe.

Keris Taming Sari

Dilansir List25.com, Taming Sari merupakan keris legendaris dalam legenda Malaysia. Keris yang konon bisa memberikan kekebalan kepada pemakainya ini merupakan senjata milik Laksamana Hang Tuah. Kabarnya Taming Sari juga bisa terlepas sendiri dari sarungnya dan menyerang orang yang membahayakan pemiliknya.

Keris Taming Sari konon terbuat dari 21 jenis logam. Sebelumnya, keris tersebut dimiliki oleh seorang jawara dari Majapahit yang bernama Taming Sari. Hang Tuah memenangkan keris tersebut setelah pertarungan berdarah dengan Taming Sari. Dia membawa keris tersebut untuk mempertahankan Melaka dari serangan musuh.

Sekarang keris Taming Sari tersimpan di Istana Iskandariah, Kuala Kangsar, Perak. Sejumlah pihak meragukan keaslian senjata tersebut, namun keasliannya sudah diverifikasi oleh pakar dari Muzium Perak.

Tombak Fuchai

lensaterkini.web.id - Ini adalah tombak legendaris yang sempat dimiliki oleh Raja Funchai. Senjata kuno ini tersimpan di Museum Provinsi Hubei, China. Konon tombak ini merupakan lawan yang setara bagi pedang melengkung Raja Goujian.

Fuchai merupakan penguasa Wu, sebuah kerajaan kuno di wilayah China pada Periode Musim Semi dan Gugur. Sementara Goujian adalah pemimpin negara Yue yang berseteru dengan Wu.

Mata tombak Fuchai ditemukan di Jiangling pada tahun 1983. Di permukaan mata tombak yang terbuat dari perunggu bertahta tulisan dalam aksara burung dan cacing Wu yang berbunyi, "[Milik] Raja Fuchai dari Wu dibuat untuk penggunaan pribadi, tombak ini."

Pedang Zulfiqar

Pedang yang satu ini merupakan bagian dari legenda Islam yang paling terkenal, tentang Ali bin Abi Thalib dan pedang pemberian Nabi Muhammad SAW yang digunakannya untuk memerangi orang-orang kafir. Alkisah, Nabi Muhammad SAW mendapatkan Zulfiqar dari Jibril atas perintah Allah SWT. Selanjutnya, dia memberikan pedang tersebut kepada Ali dalam Perang Uhud.

Dilansir TopTenz, pedang Zulfiqar memiliki bentuk yang unik, dengan bilah melengkung, ujung bercabang, dan kaligrafi terukir di permukaannya. Pedang ini begitu melegenda, hingga bendera Ottoman pun menggunakan gambar Zulfiqar sebagai lambang.

Meriam Si Jagur

lensaterkini.web.id - Meriam kuno yang tersimpan di Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah ini terbilang legendaris, karena menyimpan sejumlah mitos yang masih dipercaya hingga sekarang.

Meriam Si Jagur adalah senjata buatan Portugis, dicetak dari 16 meriam kecil yang dilebur. Meriam ini digunakan Portugis untuk menghalau tentara Belanda dari Malaka. Namun kemudian Portugis harus menyerah kalah. Setelah benteng Malaka jatuh ke tangan Belanda, Si Jagur dipindahkan oleh VOC ke Batavia. Di sanalah Si Jagur berada hingga hari ini.

Itulah senjata-senjata legendaris dalam sejarah. Keberadaan mereka lebih banyak diliputi mitos dan legenda. Namun tentunya tak sedikit pihak yang menginginkan senjata-senjata tersebut sebagai koleksi pribadi.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola