5 Gadis Rela Lelang Keperawanannya Demi Hal Mulia

Setiap orang tentu boleh punya keinginan untuk mempunyai harta yang cukup atau bahkan melimpah. Dengan harta itu orang bisa menikmati hidup yang lebih nyaman sesuai keinginan. Sebagian orang juga ingin mempunyai harta untuk tujuan mulia. Misalnya membantu orang lain yang kekurangan.

Untuk membantu orang lain bisa dilakukan dengan banyak cara, dari mulai yang sederhana hingga yang paling rumit. Ada juga sebagian orang yang ingin memperoleh uang untuk membantu orang lain dengan cara yang cukup ekstrem: menjual keperawanan.

Bagi kaum hawa sepatutnya keperawanan adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya. Tapi ada sebagian perempuan yang dengan berbagai alasan tertentu, rela menjual atau melelangnya demi mendapat keuntungan materi. Lima gadis berikut ini berani melelang selaput daranya demi alasan mulai. Siapa saja mereka? Simak ulasannya berikut ini:

Demi obati ibu yang sakit, gadis ini lelang keperawanan

lensaterkini.web.id - Rebecca Bernardo, gadis cantik asal Kota Sapeacu, Negara Bagian Bahia, Brasil, melelang keperawanannya di Internet kepada penawar tertinggi. Langkah ini dilakukan dia untuk membiayai pengobatan ibunya menderita penyakit stroke.

Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Kamis (3/1/2013), gadis 18 tahun ini mengaku dia terinspirasi oleh gadis cantik asal Brasil lainnya Catarina Migliorini juga telah menjual keperawanannya melalui Internet tiga bulan lalu. Ketika itu, keperawanan Catarina berhasil terjual Rp 7,5 miliar kepada lelaki asal Jepang bernama Natsu.

"Suatu saat Anda pasti ingin membuat sebuah keputusan dari apa yang Anda inginkan," ujar Rebbeca kepada stasiun televisi CNN. "Dan ketika itu Anda harus kuat,".

Rebecca juga telah mengunggah sebuah rekaman ke situs berbagi video Youtube dua bulan lalu memperlihatkan dirinya sedang menawarkan keperawanannya. Namun, video dibuat dia tidak selaku apa dibuat Catarina sebelumnya.

Sejauh ini, rekaman Rebecca baru dilihat 14 ribu kali dan penawar tertinggi hanya sekitar Rp 337 juta. Rebecca mengklaim tindakannya itu dia lakukan hanya untuk membiayai mahalnya pengobatan ibunya.

Sebuah stasiun televisi lokal asal Brasil dilaporkan berencana menanggung biaya pengobatan ibu Rebecca jika dia mau menarik lelang keperawanannya itu. Namun, Rebecca menolak dan mengatakan dirinya ingin mendapatkan lebih banyak uang agar dapat menyembuhkan ibunya serta pindah rumah.

Ibu Rebecca tidak disebutkan identitasnya mengatakan dia sangat sedih dan terpukul dengan keputusan dibuat anaknya itu. "Dia seharusnya dapat bekerja, tapi tidak dengan melacurkan diri," kata ibu Rebecca kepada CNN.

Gadis ini jual keperawanan untuk bangun rumah bagi rakyat miskin

Catarina Migliorini, gadis Brasil berusia 20 tahun, melelang keperawanannya kepada penawar tertinggi untuk membangun rumah bagi keluarga miskin.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (28/9/2013), penawaran paling mahal saat ini sudah mencapai Rp 1.484.900.000. Dia berencana menyumbangkan uang hasil lelang itu ke sebuah lembaga nirlaba di Brasil untuk membangun rumah modern di Negara Bagian Santa Catarina. Sepertiga dari enam juta penduduk di wilayah selatan Brasil itu tergolong papa.

Catarina menolak disebut pelacur dan dia masih percaya dengan cinta. Tapi dia ingin menggunakan kesempatan hidupnya untuk membuat perubahan di dunia. "Jika Anda melakukan hanya sekali seumur hidup maka itu tidak disebut pelacur. Seperti halnya Anda memotret sekali tidak menjadikan Anda seorang juru foto," ujarnya.

Mahasiswi ini bakal menerima Rp 191,4 juta dan 90 persen dari hasil lelang akan ditutup pertengahan bulan depan. Pemenang lelang harus menggunakan kondom saat bercinta dengan Catarina.

Tindakan Catarina ini menjadi kontroversi karena kisahnya itu akan dibuat film dokumenter oleh kru film dari Australia dengan judul Virgins Wanted. "Saya menganggap ini bisnis. Saya punya kesempatan bepergian dan main film serta dapat bonus," kata peranakan Italia ini kepada koran Folha.

Catarina sudah meneken kontrak bermain film dua tahun lalu. Dia tertarik ketika melihat iklan dari perusahaan Thomas William Productions yang mencari perawan buat bermain film. Sutradara Justin Sisely akan merekam emosi Catarina sebelum dan setelah bercinta untuk pertama kali.

Model asal Peru jual keperawanan demi bantu ekonomi keluarga

lensaterkini.web.id - Graciela Yataco adalah seorang model asal Lima, Peru yang pada bulan Maret 2005 menjual keperawanannya melalui internet untuk mengangkat ekonomi keluarga.

Pertama kali, Graciela mempublikasikan iklan 'jual keperawanan' itu di surat kabar biasa namun akhirnya menjadi meluas sampai ke internet. Kabarnya, keperawanan Graciela berhasil dibeli oleh seseorang yang berasal dari Kanada dengan harga USD 1,5 juta atau sekitar Rp 18 miliar lebih.

Ingin bayar utang keluarga, gadis ini rela jual selaput dara

Perempuan asal Hungaria ini hanya mendeskripsikan namanya sebagai Miss Spring. Gadis yang bercita-cita menjadi dokter ini hidup dengan kemungkinan kecil melanjutkan jenjang pendidikan atau bahkan mencari pekerjaan. Putus asa akan nasibnya itu dia akhirnya melelang keperawanannya di situs eBay.

Keperawanan Miss Spring tampaknya mengundang minat banyak pria. Alhasil, lelaki asal Inggris tidak disebutkan identitasnya berhasil mengalahkan pesaing lainnya termasuk pesaing terberat asal Irlandia dengan harga Rp 3 miliar.

"Keluarga saya mempunyai utang dan kami tidak bisa membayarnya. Kita hampir kehilangan rumah dan tidur di jalan. Saya ingin membayar semua itu dan akhirnya muncul ide itu," ucapnya seperti dilansir surat kabar asal Inggris, Metro, dua tahun lalu. Dia mengatakan jumlah uang itu sebetulnya tidak terlalu besar sebab potongan pajak nantinya. Namun, baginya uang itu cukup untuk membayar utang keluarganya.

Gadis Rusia lelang keperawanan demi kuliah kedokteran

lensaterkini.web.id - Ariana namanya. Usianya 20 tahun. Dengan rambut pirang panjang, kulit mulus, bibir seksi, dan sorot matanya yang tegas, lelaki normal mana pun akan menyebut gadis asal Rusia itu berwajah rupawan. Bukan itu saja, Ariana punya bentuk tubuh yang langsing semampai.

Tak perlu kaget jika dia memutuskan melelang keperawanannya di sebuah situs wanita penghibur demi mendapatkan uang untuk sekolah kedokteran di luar negeri. Harga keperawanan Ariana dibuka mulai Rp 2,1 miliar.

"Banyak siswa selama menjalani perkuliahan mendapat banyak masalah. Kita harus bekerja untuk membayar biaya kuliah. Saya ingin ke luar negeri untuk kuliah kedokteran. Biaya kuliah pasti sangat mahal dan tempat kos juga mahal," kata Ariana, seperti dilansir koran the Daily Mail, Kamis (29/9).

"Bayangkan tinggal di luar negeri akan sangat sulit karena itulah saya ingin beban keuangan itu hilang supaya saya bisa fokus kuliah." Tidak pernah terlintas dalam pikiran Ariana bahwa apa yang dia lakukan dengan melelang keperawanannya itu secara moral adalah salah.

"Ini cara paling mudah untuk dapat uang dengan cepat," kata dia. Ariana mengaku dia belum punya pacar dan itu menjadi faktor penting atas keputusannya.

"Saya juga gadis yang mandiri dan bisa melakukan apa saja yang saya mau. Percayalah, saya juga berpikir lama untuk membuat keputusan ini. Sudah lama saya mencari cinta sejati tapi tidak berhasil."

"Jadi buat apa menunggu lebih lama? Dan buat apa hilang keperawanan untuk seseorang yang nantinya bisa membuat saya patah hati?" Ariana mengatakan dia mencoba mencari jalan lain tapi orangtuanya bukan orang kaya dan Rusia tidak menawarkan siswa untuk kuliah di luar negeri. Jadi dia tak punya pilihan lain.

Gadis cantik itu mengaku orangtuanya tidak tahu soal keputusannya itu tapi jika mereka tahu maka dia akan menjelaskan. Dia berharap lelaki penawar tertinggi atas keperawanannya nanti adalah orang yang baik supaya dia mau bertemu lagi dengannya.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola