5 Bukti Kebenaran Tentang Misi Suicide Squads

Film Suicide Squad yang lagi tayang di bioskop ini memang membuat heboh. Bagaimana tidak, dengan trailer yang keren dan jajaran aktor hebat yang bakal tayang, semua orang jadi makin nggak sabar menunggu film ini segera tayang.

Nah, ternyata konsep spesial unit yang terdiri dari para kriminal ini nggak hanya ada di film, lho! Kenyataannya, beberapa negara di dunia juga pernah menjalankan taktik seperti ini dan suicide squad memang benar-benar ada. Berikut ini beberapa di antaranya.

Unit 684

lensaterkini.web.id - Setelah gagal membunuh presiden Korea Selatan pada tahun 1968, Badan intelijen Korea membentuk unit 684 dan unit operasi gelap berisi 31 kriminal dan pemuda pengangguran. Tujuannya hanya satu, yaitu membunuh pemimpin Korea Utara saat itu, Kim Il Sung. Para kriminal tersebut diberi tugas rahasia dan dilatih dengan keras untuk siap melaksanakan tugas berbahaya mereka.

Sayangnya pada 23 Agustus 1971, unit tersebut memberontak dan membunuh hampir semua penjaga serta berhasil melarikan diri dari pulau tidak berpenghuni, Silmido. Dari 31 kriminal tersebut, hanya ada 4 orang yang selamat dari adu tembak dengan pasukan militer setelah membajak bus ke Seoul. 4 orang yang selamat tersebut akhirnya diadili dan dihukum mati. Pemerintah Korea Selatan merahasiakan misi gagal tersebut sampai tahun 1990an dan motifnya tak pernah diketahui hingga saat ini.

Penny Lane

Penny Lane adalah sebuah nama panggilan untuk block tersembunyi di Guantanamo Bay. Di sana, para tahanan khusus dilatih oleh CIA untuk membunuh teroris sebagai ganti dari kebebasan dan uang jutaan dollar dari rekening rahasia. Presiden Bush dipercaya tertarik dengan keberadaan kelompok tersebut, dan Obama menggunakan agen ganda tersebut untuk melakukan serangan drone.

CIA bahkan disebutkan pernah mempertimbangkan untuk melepaskan para tahanan tersebut di Amerika menggunakan visa palsu dengan harapan mereka akan menghubungi kriminal lainnya. Pihak kepolisian mengakui ironi bahwa mereka membiarkan penjahat terburuk bebas begitu saja sementara masih ada banyak tahanan lain yang tetap harus mendekam di penjara tanpa bukti kejahatan mereka.

Smooth Criminal

lensaterkini.web.id - Buku Smooth Criminal yang ditulis oleh jurnaslis Bill Deane menjelaskan tentang rencana intelijen rahasia Amerika yang didukung oleh presiden Kennedy. Dalam rencana tersebut, kriminal paling kejam di Amerika dilepaskan untuk memerangi komunisme tanpa perlu beresiko melibatkan pemerintah Amerika Serikat.

Menurut sumber penulis tersebut, CIA melepaskan pemerkosa, pengedar obat-obatan, dan tukang pukul mafia demi menciptakan mata-mata yang tidak bisa dilacak. Dalam salah satu misi, Dave Riley, seorang pria dikirim ke Kuba untuk meracuni Castro. Saat melakukan tugas CIA ini, kabarnya Riley bahkan diizinkan untuk melakukan penggelapan, penipuan, perdagangan senjata dan obat-obatan terlarang tanpa tertangkap.

Pasukan Arab Saudi

Pada tahun 2013, sebuah catatan rahasia dari Arab Saudi bocor. Catatan tersebut menjelaskan bagaimana pemerintahnya mengampuni 1.000 tahanan yang akan dihukum mati dan sebagai gantinya adalah ikut bergabung untuk menjatuhkan presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Menurut Perdana Menteri Iraq, Rusia menekan kerajaan tersebut untuk membatalkan program itu dengan mengancam akan melaporkannya pada PBB. Namun pertempuran di Suriah masih berlanjut dan kedua negara dipercaya masih turut campur dalam konflik di dalamnya.

36th Waffen Grenadier

lensaterkini.web.id - Unit paling mengerikan dalam mesin perang Nazi Jerman adalah 36th Waffen Grenadier. Mereka adalah unit yang terdiri dari para pemburu gelap dan kemudian adalah para penjahat kelas kakap, pelarian, tahanan kamp konsentrasi dan para kriminal yang benar-benar gila.

Kelompok ini dipimpin oleh Oskar Dirlewanger, seorang terdakwa pemerkosa yang tidak stabil secara mental dengan reputasi sebagai pria terkejam. Unit ini terkenal dengan tindakannya yang sangat kejam termasuk membakar warga biasa hidup-hidup dan melemparkannya sebagai makanan anjing. Unit ini sebenarnya diperkirakan akan tewas di garis depan. Nyatanya, mereka malah terus tumbuh hingga satu kompi dan membunuh ratusan hingga ribuan orang.

Itulah beberapa unit suicide squad sungguhan yang beranggotakan para kriminal. Siapa sangka jika tim militer seperti ini ternyata benar-benar ada dan bukan sekadar karangan fiktif semata.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola