6 Hoax Internet Yang Harus Kamu Waspadai

Saat membuka 'gerbang' ke dunia maya, ada satu hal yang harus selalu ada di benak kita: Tidak semua hal yang Anda baca di internet benar. Alasannya sederhana, ada begitu banyak hoax bertebaran karena begitu mudahnya membagikan informasi di internet.

Berbicara soal hoax internet, mayoritas dari kabar palsu itu bertujuan untuk menyebarkan kepanikan dan ketakutan massal. Media penyebaran hoax internet pertama yang diketahui adalah via email, biasanya berisi peringatan akan hal sebuah klaim palsu.

Celakanya, dengan semakin berkembangnya teknologi, terutama smartphone dan sosial media, jenis hoax internet ikut bertambah dan berbahaya. Misalnya tujuh hoax berikut ini.

Hoax virus

lensaterkini.web.id - Hoax ini biasanya dikembangkan oleh hacker dan tersebar lewat email atau aplikasi chatting. Hoax ini berisi peringatan adanya virus berbahaya di komputer atau smartphone pengguna yang sebenarnya tidak terinfeksi.

Pengguna lantas diimbau untuk memasang aplikasi tertentu atau menghapus sebuah file di perangkat. Dua hal ini sama berbahayanya. Sebab memasang sembarang aplikasi bisa memasang virus yang sebenarnya dan menghapus file bisa membuat perangkat mengalami kerusakan software atau hardware.

Hoax kirim pesan berantai

Tentu kita sering mendapat pesan di WhatsApp atau BBM soal melanjutkan pesan ke beberapa teman lain dengan berbagai alasan. Mulai dari mendapat hadiah tertentu atau sebaliknya, mengalami hal buruk bila tidak mengirimkannya.

Meski terkesan sepele, hal ini bisa menimbulkan kepanikan publik. Lebih dari itu, bila kerap termakan hoax jenis ini dan suka memforward pesan tadi bisa memunculkan citra negatif, terutama bagi kalangan profesional.

Hoax urban legend

lensaterkini.web.id - Banyak orang yang suka membuat hoax soal cerita urban legend seram soal tempat, benda, atau kegiatan tertentu. Biasanya pesan hoax mengimbau netizen untuk tidak mengunjungi, membeli, atau melakukan hal yang disebut di hoax tadi.

Hoax jenis ini dapat berimbas negatif pada objek hoax tadi, mulai dijauhi sampai nilai ekonomisnya turun. Ya, sekilas hoax ini mirip dengan black campaign.

Hoax dapat hadiah gratis

Hoax satu ini modusnya mirip penipuan online, dimana si oknum mengirim pesan broadcast atau pop-up message berisi pengumuman pemberian hadiah gratis. Memang si korban jarang ada yang mengalami kerugian uang, tetapi mereka tertipu dengan mengisi survei-survei internet untuk iklan.

Dampak negatif akan semakin besar apabila si korban tidak sengaja menggunakan email kantor atau email utama untuk mendaftarkan diri di survei tadi. Email-email iklan dipastikan mengalir deras dan susah untuk dihentikan.

Hoax 'kisah pilu'

lensaterkini.web.id - Hoax satu ini berupa surat berisi kabar seseorang yang tengah sakit dan membutuhkan dana guna operasi atau obat. Banyak hoax ini yang asal memakai foto dari Google demi mendapat simpati.

Dan seperti yang sudah bisa ditebak, ujung-ujungnya uang. Si oknum penyebar hoax ini kerap menyertakan nomor rekening agar si korban yang tertipu bisa mengrimkan uang.

Hoax pencemaran nama

Jangan kira hoax tidak berbahaya, sebab sepenggal kabar palsu bisa dengan mudah tersebar di dunia maya dan mampu mengancurkan hidup seseorang dalam sekejab. Seperti yang dialami oleh kakek 74 tahun dari Australia, Kenneth Rothe.

Postingan hoax dari seorang pengguna Facebook bernama David Scott tentang klaim dua hotel milik Kenneth menerima pengunjung pedofil.

Akibat postingan itu, Kenneth mulai menerima teror hingga ancaman pembunuhan. Demi keamanan, Kenneth dan keluarganya akhirnya terpaksa meninggalkan kota Nambucca, tempat tinggal mereka sejak puluhan tahun.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola