5 Kisah Apes Orang Niat Nabung Malah Jadi Buntung

Bank disebut-sebut tempat paling aman di dunia untuk menyimpan uang. Namun, rupanya ada sebagian orang yang tidak percaya hal tersebut. Alasan ketidakpercayaan mereka adalah uang yang mereka tabung jauh dari pandangan mata. Karenanya beberapa orang di dunia masih suka menyimpan uang secara tradisional.

Cara-cara tradisional dalam menyimpan uang antara lain dikubur di tanah, dimasukan ke celengan, dan sebagainya. Namun, menyimpan uang dengan cara seperti itu tidak menjamin uang tersebut akan aman. Beberapa memang tidak hilang, tapi rusak termakan oleh waktu karena terlalu lama disimpan. Lensaterkini.web.id berhasil mengumpulkan kisah lima orang yang niatnya menabung tapi malah jadi buntung. Penasaran? Berikut ulasannya.

Uang disimpan di lemari malah dimakan rayap

lensaterkini.web.id - Malang nian nasib Cai Hou. Perempuan asal China ini menyimpan uangnya di lemari selama 10 tahun. Uang tersebut tidak hilang, tapi malah dimakan rayap. Cai lebih memilih menyimpan uang di lemari karena dia keburu sakit hati menyimpan di bank. Hasilnya, saat dicek uang tabungannya dalam keadaan rusak parah.

"Saya sakit hati dan tidak pernah percaya pada bank, makanya saya merasa akan lebih aman jika menyimpannya di lemari," ujar Cai. Tak tanggung-tanggung, jumlah uang yang ditabung Cai mencapai 10 ribu Yuan (setara Rp 19 juta). Dari uang sebanyak itu, yang masih bisa dia selamatkan hanya berjumlah 1.950 Yuan saja.

Uang yang masih bisa diselamatkan itu rupanya atas bantuan saudara-saudaranya yang berusaha menyatukan kembali uang-uang yang rusak. Dari 5.900 Yuan yang mereka perbaiki, bank hanya menerima sekitar 1.950 Yuan saja.

Uang untuk bayar gaji karyawan terbakar

Ada-ada saja kisah pengusaha asal China ini. Haio Bin yang baru saja mengambil yang sebesar Rp 339 juta dari bank ini, kemudian menyimpannya di kompor batu yang ada di rumahnya. Akibatnya, uang ratusan juta itu ludes dilalap api. Awal mula kejadian, Haio Bin kesorean pulang dari bank. Dia memutuskan uang yang dia ambil untuk membayar gaji karyawan itu dibawanya ke rumah dan menaruhnya di kompor batu.

Sebenarnya, Haio sudah memberitahu istrinya kalau dia menaruh uang di kompor mereka. Nahas tak bisa dihindari, keesokan paginya sang istri lupa jika suaminya menaruh uang di kompor. Sang istri yang sudah keburu menyalakan kompor baru teringat ada segepok uang ketika ingin menambahkan kayu bakar. Akibatnya uang untuk para karyawan pun habis tak bersisa.

Uang dikubur di tanah jadi busuk dan hancur

lensaterkini.web.id - Seorang ibu di China menabung untuk biaya pernikahan anaknya. Karena merasa aman menyimpannya sendiri, uang sebesar 100 ribu Yuan (setara Rp 219 juta) dikuburnya di bawah lantai dapur.

Empat tahun lalu, sang ibu membungkus tumpukan uang kertas dalam kantong plastik dan menyimpannya di dalam kotak besi sebelum ditimbun di bawah lantai dapur. Setelah empat tahun lamanya, ketika anaknya, Zhang, ingin menikah, ibu ini kemudian mengambil uang tersebut. Sayangnya, uang yang dikubur tersebut malah menjadi busuk di bawah tanah saat ditemukan.

"Uang tersebut seperti daun kering, hancur jika disentuh," ucap Zhang. Mengetahui hal tersebut, Zhang berusaha untuk menenangkan hati sang bunda dan membawa uang yang hancur tersebut ke bank, berharap masih bisa ditukar kembali. Beruntung pihak bank masih mau menerima uang tersebut, namun seorang pegawai bank menyatakan uang yang nantinya diterima Zhang kemungkinan besar tidak akan sama jumlahnya.

Disimpan di kasur, uang Rp 10 miliar hilang

Malang sekali nasib seorang perempuan asal Israel. Berniat memberi kejutan berupa kasur baru untuk ibunya, perempuan tersebut kini tengah kebingungan mencari kasur lama sang bunda yang dia buang. Setelah diusut, kasur lama ibunya tersebut menampung uang sebanyak USD 1 juta (setara Rp 10 miliar). Perempuan ini baru sadar ibunya sering menaruh uang di kasur tersebut.

"Saya bangun pagi dan berteriak, menyadari kalau kasur ibu saya masih tersimpan uang sebanyak USD 1 juta," ucapnya kalut.

Perempuan ini kemudian mencari kasur yang sudah ia buang di tempat sampah dekat rumahnya, sayang kasur tersebut sudah diangkut oleh tukang sampah. Dia kemudian mencari kasur itu di tiga tempat pembuangan akhir, namun yang dia cari tidak ketemu. Uang yang dikumpulkan ibunya selama ini adalah dolar Amerika Serikat dan juga shekel Israel. Sang ibu rupanya memiliki trauma terhadap bank yang menjadi dasar alasan dia menyimpan uang di kasur.

Simpan uang di celana dalam, pria ini malah dirampok

lensaterkini.web.id - Seorang nasabah di sebuah bank di Uni Emirat Arab memilih celana dalam sebagai tempat paling aman usai mengambil uang sejumlah total Dh 200 ribu atau setara dengan Rp 714,5 juta. Rupanya aksi tersebut tercium oleh dua orang penjahat asal Pakistan yang berniat merampok, seperti penuturan pengadilan kriminal Dubai.

Insiden ini terjadi pada 12 Juni pukul 10 pagi waktu setempat, di mana seorang korban berkewarganegaraan India, BK(62) datang ke bank untuk mencairkan cek senilai Dh 200 ribu.

"Saya berjalan ke bank di Jalan Bani Yas dan mencairkan cek. (Usai cair) saya taruh uang tunai tersebut di celana dalam dan pergi meninggalkan bank untuk kembali ke gedung di mana saya bekerja," ungkap penuturan korban.

"Saat mendekati kantor, dua pelaku menyerang saya dengan benda besi hingga saya tersungkur. Saya berteriak minta tolong. Pelaku ketakutan dan kabur," lanjutnya. Dua pelaku diketahui berinisial OD(26) dan Ms (25). Mereka mengaku melakukan kejahatan saat tengah mencari pekerjaan harian. Kasus ini akan berlanjut pada sidang 18 Agustus mendatang.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola