5 Alasan Pesawat A-10 Warthog Merupakan Pesawat Termpur Paling Mematikan

Ketika membicarakan pesawat tempur, biasanya nama yang sering disebutkan adalah mesin terbang terkenal macam SU-35 atau F-35 Lightning II. Hampir jarang ada orang yang menyebut A-10, padahal pesawat satu ini juga tak kalah gilanya. Bahkan bisa dibilang paling maut dari semua pesawat tempur yang ada.

Memang, A-10 alias Warthog ini tak bisa terbang kilat ala F-35, atau pun memiliki rudal hulu ledak nuklir seperti SU-35. Tapi, jika kita bicara siapa yang lebih bisa memberikan bantuan dalam sebuah pertempuran, maka A-10 belum bisa dikalahkan oleh pesawat hebat mana pun. Warthog adalah pesawat full support yang keberadaannya menjadi momok sejak dulu.

Pesawat ini sendiri dibuat pada tahun 1975, tapi hingga kini perannya benar-benar masih belum bisa tergantikan. Bahkan militer Amerika pun ragu mau menggantinya dengan pesawat sekelas F-35 yang super canggih itu. Lalu, apa saja sih kemampuan pesawat ini sehingga ia punya pamor yang sedemikian hebat? Ketahui jawabannya lewat ulasan berikut.

Pesawat Berumur Tapi Bisa Melesat Tak Karuan

lensaterkini.web.id - Kalau melihat tahun pembuatannya, tak bisa disangkal kalau Warthog adalah pesawat yang sudah berumur. Tapi, meskipun kenyataannya seperti itu, bukan berarti ia sudah tak layak lagi untuk diturunkan. Justru karena punya pengalaman lebih banyak, A-10 malah lebih sering dipakai.

Alasan kenapa penggunaan A-10 masih sangat stabil adalah kemampuan terbangnya. Terutama soal kecepatan. Ya, siapa sangka jika pesawat tua ini masih bisa melesat sampai kecepatan 439 mil per jam atau sekitar 706 km/jam. Mungkin tidak secepat pesawat tempur kekinian, tapi A-10 sendiri tidak dibikin untuk adu cepat karena ia adalah pesawat supportif yang harus mengawal pasukan yang ada di darat.

Kemampuan Manuver A-10 Sangat Mengagumkan

Tak hanya punya kecepatan, kemampuan yang paling mentereng dari A-10 adalah manuvernya yang sangar. Tak hanya bisa melakukan gerakan akrobatis, ia juga memungkinkan untuk diterbangkan dengan ketinggian yang sangat rendah. Uniknya lagi, dengan ketinggian seperti itu, A-10 juga masih bisa berliuk-liuk dengan sangar.

Tak banyak pesawat tempur yang bisa seperti ini. Bahkan SU-35 pun bakal pontang-panting karena ia tidak berada di ketinggian yang semestinya. Makanya, pesawat ini sangat sempurna untuk mendukung misi pertempuran darat. Pasalnya, ia bisa sangat stabil di ketinggian rendah.

Machine Gun dan Misil Jadi Senjata Andalan

lensaterkini.web.id - Tak banyak pesawat tempur di dunia ini yang menyematkan machine gun sebagai senjata. Alasannya lebih karena pesawat tempur tak bisa memperkirakan jarak serta manuver yang pas untuk mengenai target gara-gara kecepatannya terlalu tinggi. Kekurangan macam ini tak dijumpai pada A-10 yang sudah lama bersenjatakan machine gun yang diletakkan di depan moncongnya.

Ya, dengan manuver yang stabil dan bisa terbang rendah, machine gun yang dipasangkan di A-10 bisa lebih optimal. Soal machine gun-nya sendiri, Warthog hanya menggunakan yang kelas berat saja, minimal yang mampu menembakkan 4000 peluru dalam semenitnya. Tak hanya machine gun, Warthog sendiri juga bisa dijejali dengan misil. Hal ini pun membuatnya makin mematikan.

Body Titanium Untuk Fungsi Kekebalan

Salah satu alasan kenapa pesawat didesain terbang cepat adalah untuk menghindari tembakan. Logikanya memang begitu, makin cepat obyek yang bergerak, maka makin susah untuk dibidik. Jika demikian, lalu bagaimana nasib A-10 yang dalam misinya selalu terbang rendah dan agak lambat? Jawabannya adalah Titanium Armor.

Ya, ini adalah lapisan luar body A-10 yang bisa dibilang kebal dengan peluru dan granat. Jadi, meskipun si Warthog ini diberondong dengan peluru, ia pun tak bergeming. Sungguh sebuah kemasan pesawat yang sangat sempurna. Ia kebal dan mematikan.

A-10 Dibanderol Dengan Sangat Murah

lensaterkini.web.id - Tak hanya kemampuan terbang ataupun persenjataan dan armor, hal yang membuat A-10 sangat diperhitungkan di dunia adalah harganya yang murah. Bahkan bisa dibilang sangat murah. Diketahui pesawat ini dibanderol dengan harga sekitar $18,8 juta saja.

Dengan harga ini, Warthog mencatatkan nama sebagai pesawat tempur termurah. Tapi, meskipun harganya ecek-ecek, kemampuan A-10 lebih dari yang diharapkan. Harga murah ini pun makin melengkapi kesempurnaan Warthog.

Dengan melihat deretan kegilaan yang dimiliki Warthog di atas, maka tak mengherankan kalau si pesawat tua ini tetap dipakai hingga hari ini. Bahkan Amerika sampai ragu untuk menariknya dari kesatuan karena jasanya masih belum bisa tergantikan. Indonesia sepertinya belum punya pesawat satu ini. Ada baiknya pemerintah membelinya, mengingat harganya yang murah serta kemampuannya yang tak diragukan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola