7 Taman Hiburan Yang Paling Kontroversi di Seluruh Dunia

Taman ria atau taman hiburan adalah tempat bari para penduduk untuk mencari kesenangan saat musim liburan. Biasanya pengunjung tempat hiburan seperti ini adalah keluarga dan anak muda.Karena itu taman hiburan selalu menawarkan berbagai atraksi seru yang cocok bagi tipe pengunjungnya, yaitu para orang tua, anak-anak, dan remaja.

Jenis atraksi yang umum dijumpai di tempat-tempat seperti ini adalah wahana permainan yang memacu adrenalin seperti roller coaster ataupun permainan-permainan bernuansa edukatif yang ditujukan untuk sarana pembelajaran dengan konsep menyenangkan bagi anak-anak.

Tetapi bagaimana kalau taman hiburan justru menawarkan konsep atraksi yang tidak biasa? Seperti taman-taman hiburan di berbagai negara berikut, yang menawarkan atraksi bertema horor, negeri liliput, seks, hingga neraka? Tentunya tak semua orang bisa menikmatinya.

Beberapa di antaranya memberlakukan aturan umur minimum bagi para pengunjungnya karena beberapa atraksi yang ditawarkan oleh taman hiburan tersebut terlalu tabu, sehingga hanya boleh dinikmati oleh mereka yang sudah cukup umur. Penasaran taman hiburan apa saja yang menawarkan konsep atraksi kontroversial? Berikut adalah 5 Taman Hiburan Paling Kontroversi Di Dunia.

1. Haesindang Park, Korea Selatan

lensaterkini.web.id - Nama resmi dari taman hiburan yang satu ini adalah Haesindang Park atau Taman Haesindang. Tetapi tahukah Anda apa nama populernya? Menurut Wikipedia, taman ini ternyata lebih dikenal oleh warga Korea Selatan dengan nama 'taman penis'. Pasalnya di tempat ini terdapat banyak sekali patung kejantanan pria dengan berbagai desain, bahan, dan ukuran.

Taman yang terletak di kawasan pesisir timur Korea Selatan ini berkaitan dengan legenda tragis mengenai pasangan di zaman dulu yang bernama Auebawi dan Haesindang.

Alkisah Auebawi ditinggalkan oleh kekasihnya yang seorang nelayan untuk pergi berlayar. Sang kekasih berjanji untuk segera kembali, sehingga Auebawi setia menantinya di atas sebuah batu besar yang menghadap ke laut. Tetapi ternyata kekasihnya, Haesindang tak kunjung kembali karena terjebak badai.

Akhirnya Auebawi meninggal tanpa sempat bertemu dengan kekasihnya itu. Konon arwahnya yang masih penasaran membalas dendam pada penduduk kampung nelayan dengan cara menyembunyikan ikan-ikan di laut sekitar desa, sehingga mata pencaharian penduduk pun terganggu.

Suatu hari seorang nelayan yang sedang mabuk, dengan marah dan frustrasi karena tak kunjung mendapatkan tangkapan mengencingi air laut di dekat batu tempat kematian Auebawi. Entah bagaimana beberapa hari kemudian ikan-ikan mulai bermunculan.

Menganggap ini sebagai pertanda, kemudian penduduk kampung nelayan membuat banyak sekali patung kelamin pria untuk Auebawi yang masih perawan sampai hari kematiannya. Dan konon cara ini memang membuat ikan-ikan kembali dan mereka bisa melanjutkan usaha penangkapan ikan lagi.

Entah apakah cerita ini memang benar adanya. Yang pasti, di salah satu sudut pulau memang ada sebuah kuil pemujaan kecil dengan lukisan seorang wanita muda berpakaian tradisional. Dan tradisi menempatkan patung penis di seluruh pulau ini masih terus berlanjut, hingga akhirnya para seniman pun ikut menyumbangkan 'kreasi penis' unik buatan mereka. Lalu jadilah taman hiburan dengan konsep aneh ini.

2. Dracula's Land, Transylvania, Romania

Siapa yang tak kenal dengan Count Drakula alias vampir pertama yang populer berkat novel horor Dracula karangan Bram Stoker? Kisah yang terinspirasi dari kehidupan Vladd de Tepes tersebut menggunakan kawasan Transylvania sebagai latar tempat.

Tak heran kalau sejak itu Romania, terutama daerah Transylvania dikenal sebagai negeri para vampir. Apalagi ditambah dengan kepopuleran film-film Hollywood seperti Dracula dan Van Hellsing, menjadikan daerah itu selalu diidentikkan dengan vampir, kelelawar, dan hal-hal mistis.

Tetapi reputasi negatif Transylvania justru menjadi berkah tersendiri bagi daerah tersebut. Sekarang ini banyak penduduk Transylvania yang menggantungkan hidup dari pendapatan di bidang pariwisata, terutama yang bersumber dari kepopuleran drakula.

Karena itulah pemerintah menjadikan kawasan Transylvania sebagai bagian dari Dracula's Land, sebuah objek wisata yang menawarkan berbagai tur dan atraksi bertema drakula. Tentu saja dengan tema seperti ini Anda tak bisa mengharapkan wahana jet coaster atau bianglala.

3. Penjara Abashiri, Hokkaido, Jepang

lensaterkini.web.id - Mungkin tempat ini lebih tepat disebut museum daripada sebuah taman hiburan. Karena di sini pengunjung tidak akan disuguhi wahana-wahana permainan layaknya di taman hiburan biasa.

Tetapi pengunjung akan menemui berbagai diorama dari patung lilin yang membuat bulu kuduk berdiri. Tentu saja, karena konsep hiburan yang ditawarkan tempat ini adalah tur bertema kehidupan penjara.

Penjara Abashiri adalah objek wisata yang terletak di bagian utara Pulau Hokkaido, Jepang. Sebelum dijadikan taman hiburan umum, dulunya tempat ini adalah sebuah penjara dengan keamanan maksimum peninggalan era Meiji.

Konon desain arsitektur bangunan penjara yang begitu efisien dan lingkungan sekitar yang berupa hutan lebat menjadikan tahanan di sana mustahil kabur.Dengan mengunjungi tempat ini, para wisatawan dapat melihat simulasi kehidupan sehari-hari para tahanan di sana. Termasuk menyaksikan seperti apa hukuman kejam yang diberikan kepada tahanan yang dianggap melanggar aturan.

4. Haw Par Villa, Singapura

Haw Par Villa adalah taman hiburan yang didirikan di Pasir Panjang, Singapura. Taman ini menyimpan lebih dari 1.000 patung dan 150 diorama raksasa yang menggambarkan berbagai adegan dalam mitologi, cerita rakyat, legenda, dan sejarah China.

Termasuk di antaranya patung yang menggambarkan adegan dalam kitab Konfusionisme. Yang paling populer tentu saja patung-patung yang menggambarkan adegan dalam kisah Perjalanan Ke Barat. Terdapat berbagai patung Biksu Tong dan murid-muridnya, salah satunya Sun Go Kong si kera sakti.

Tetapi bukan patung-patung tersebut yang menjadikan taman hiburan satu ini kontroversial, melainkan sebuah zona yang diberi nama Ten Courts of Hell. Tampak jelas dari namanya, zona ini menampilkan berbagai diorama yang menggambarkan kondisi di neraka.

Anda bisa bergidik menyaksikan patung-patung manusia yang digambarkan sebagai para pendosa penghuni neraka. Pasalnya patung-patung itu digambarkan seperti sedang menjalani hukuman penyiksaan yang sangat mengerikan.

5. Hacienda Napoles, Kolumbia

lensaterkini.web.id - Taman hiburan dengan nama Hacienda Napoles yang berarti 'rumah bergaya Naples' ini punya sejarah yang cukup unik. Area taman ini beserta bangunan-bangunan di dalamnya dulu adalah properti milik Pablo Escobar, kartel narkoba tersohor dari Kolumbia.

Escobar menjadikan tanah miliknya tersebut sebagai hunian mewah dengan fasilitas super lengkap. Bahkan di dalamnya ada sebuah kebun binatang pribadi yang berisi hewan-hewan eksotis dan langka.

Setelah meninggalnya Escobar pada tahun 1993, properti tersebut diambil alih oleh pemerintah Kolumbia. Sebagian koleksi hewan di kebun binatangnya diserahkan ke beberapa kebun binatang dan kawasan konservasi, sementara sisanya tetap dipelihara di sana.

Karena tingginya biaya perawatan properti tersebut, akhirnya pemerintah memutuskan untuk menjadikan properti tersebut sebagai taman hiburan. Kebun binatang, kolam renang pribadi yang luas, serta barang-barang mewah koleksi Escobar dijadikan atraksi taman hiburan. Di bagian gerbang diletakkan sebuah pesawat yang konon dipakai Escobar saat ia pertama kali menyelendupkan kokain ke Amerika Serikat.

6. Jeju Loveland, Korea Selatan

Taman hiburan yang terletak di pulau andalan pariwisata Korea Selatan, Jeju ini dikenal karena tema seks yang sangat eksplisit. Sampai-sampai ada yang menyebut tempat ini sebagai taman hiburan termesum di dunia. Jeju Loveland memang menawarkan konsep seks. Tetapi tentunya bukan pendidikan seks, mengingat patung-patung dan diorama di sana yang terkesan begitu vulgar.

7. Kingdom of Little People, Kunming, China

lensaterkini.web.id - Dari namanya saja taman hiburan yang satu ini sudah terdengar aneh. Kerajaan Orang Cebol atau Kekaisaran Orang-orang Kerdil. Ini adalah taman hiburan yang terletak di daerah Kunming, Yunnan, China. Pemilik dan penggagasnya adalah seorang pengusaha real estate bernama Chen Mingjing.

Atraksi utama di taman hiburan ini berbagai pertunjukan yang ditampilkan oleh orang-orang kerdil. Setidaknya ada lebih dari 100 orang kerdil yang dipekerjakan untuk operasi taman ini. Mereka semua memiliki tinggi kurang dari 130 sentimeter, berdandan dalam berbagai kostum, dan mempertunjukkan aksi bernuansa komedi untuk menghibur pengunjung.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola