7 Perairan Tempat Surfing Paling Menantang di Dunia

Biasanya, surfing identik dengan pantai karena bermodalkan ombak. Namun tidak hanya di pantai, masih banyak tempat lain untuk surfing yang menantang.Siapa sangka, ternyata bisa juga surfing di tengah lautan es, atau di sungai. Dilansir dari CNN, Senin (14/7/2014), inilah 7 Tempat Surfing Paling Menantang Di Dunia.

Pororoca, Brazil

lensaterkini.web.id - Di pedalaman Brazil, tepatnya di Sungai Amazon, ada gelombang yang sangat menantang. Bukan hanya untuk dilihat tapi juga untuk dijadikan ajang sufring. Gelombang ini biasanya hadir sekitar bulan Maret dan April.

Itulah saat di mana air dari Samudera Atlantik terdorong ke teluk Amazon. Titik surfing yang paling populer membentang dari Sao Domingos do Capim di Para. Ada momen pas untuk menonton keseruannya yaitu setiap Kejuaraan Surfing Pororoca skala nasional.

Sungai Eisbach, Jerman

Masih di sungai, kali ini ada di Munich, Jerman. Adalah gelombang yang bernama Standing Wave atau Ombak Berdiri yang berada di Sungai Eisbach. Setiap harinya, ada sekitar 100 surfer yang setia menunggu kedatangan gelombang ini.

Ombak yang ada di sini hadir karena ketidaksengajaan. Tahun 1970-an, ada beton yang ditempatkan di dasar sungai untuk mengurangi kencangnya arus sungai. Alhasil, menimbulkan gelombang dengan tinggi mencapai 2 meter yang jadi tempat tidak biasa untuk surfing. Mau coba?.

Habitat 67, Kanada

lensaterkini.web.id - Tahun 2002, atlet kayak Corran Addison jadi orang pertama yang bermain papan seluncur di Sungai St Lawrence, Montreal, Kanada. Kini, ada ratusan surfer lainnya yang turut bermain di sana.

Gelombang ini dinamakan Habitat 67, karena berada dekat komplek perumahan yang namanya persis sama. Addison pun membentuk sekolah surfing dan memperkenalkan surfing di sungai atau yang disebutnya urban surfing. Kapan lagi bisa surfing di dekat komplek perumahan.

Severn Bore, Inggris

Saat gelombang di Bristol Channel meninggi, perairan di Severn Estuary pun jadi tidak lagi tenang. Inilah saatnya beraksi di Severn Bore. Setiap musim semi, ada gelombang setinggi 2,8 meter yang bisa ditelusuri dengan papan seluncur.

Salah satu surfer internasional pernah berhasil meliuk di atas gelombang tersebut sepanjang 8 meter. Surfing di sini, diperlukan kemampuan yang lebih lantaran airnya bercampur dengan lumpur dari dasar sungai.

Reykjanes, Islandia

lensaterkini.web.id - Jika Antartika dirasa terlalu jauh, masih ada Islandia. Banyak tantangan yang bisa didapatkan di sini. Mulai dari airnya yang dingin, hingga cuaca yang berubah sangat cepat.

Satu tempat yang paling menantang ada di Semenanjung Reykjanes. Di sana, ombaknya tercipta karena hempasan gelombang air yang menabrang gunung berapi di laut. Jadi, untuk surfing di sini diperlukan peralatan perlindungan tubuh yang sangat lengkap.

Antartika

Mungkin, bisa dibilang inilah tempat paling ajaib untuk dijadikan arena bermain surfing. Dingin dan di ujung dunia. Siapa bilang tidak bisa bermain surfing di sini.

Satu-satunya orang, yang sejauh ini, pernah surfing di Antartika hanyalah atlet dari Red Bull bernama Ramon Navarro. Ia surfing di sana di akhir tahun 2013. Antartika menjadi salah satu tempat paling bahaya untuk surfing.

Pantai Busua, Ghana

lensaterkini.web.id - Salah satu pesisir pantai di Ghana yang menantang bagi para peselancar ada di Pantai Busua. Karena, meski di pantai tapi airnya cukup berlumpur dan berpasir.

Meski begitu, pantai ini punya cuaca sempurna untuk para peselancar. Ombak yang panjang dan terus menerus, serta air yang hangat. Mumpung masih sepi, yuk coba surfing di sana!

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola