5 Cara Gila CIA Membantai si Cerdik Fidel Castro

Barangkali hanya Fidel Castro lah yang menjadi satu-satunya orang di dunia ini yang sering dijadikan target pembunuhan. Bahkan, tak kurang dari 600 kali uji coba pembunuhan pernah dilakukan pada diktator Kuba ini meski semuanya gagal total dan Fidel Castro tidak pernah mati akibat kasus pembunuhan yang pernah ditujukan padanya.

Dari sebagian besar kasus pembunuhan yang dialami oleh Fidel Castro, sebagian besar dilakukan oleh CIA. Amerika geram dengan sikap politik dari Fidel Castro yang menggenggam erat komunisme dan berteman baik dengan Uni Soviet. Akhirnya Amerika berambisi membunuh Fidel Castro untuk mengubur semua perjuangan dan revolusinya. Berikut beberapa cara gila yang pernah dilakukan Amerika.

Perang Proksi dengan Eksekutor Pengungsi Kuba

lensaterkini.web.id - Saat Fidel Castro menguasai Kuba dengan semangat komunisme. Amerika kerap mengalami hal memalukan karena sering kalah dengan Kuba. Terlebih lagi, Kuba mulai didukung oleh Uni Soviet hingga hampir semua sektor di Kuba berjalan dengan sangat baik dan Amerika tidak rela untuk tidak merusaknya.

Akhirnya Amerika melalui CIA memberikan senjata kepada para pengungsi di Kuba. Mereka memberi bayaran besar pada pengungsi untuk membunuh 3 pentolan dari Kuba (Fidel Castro, Che Guevara, dan Raul yang merupakan adik dari Fidel Castro). Rencana ini gagal total karena pemerintah Kuba tahu dan akhirnya membantai habis pengungsi yang memberontak dan menangkap sisanya untuk diintrogasi dan penjara.

Membuat Pesona dan Wibawa Hilang

CIA melakukan berbagai cara untuk membuat Fidel Castro hancur berkeping-keping. Salah satu yang paling gila dan mungkin juga konyol adalah dengan membuat pesona pemimpi berjenggot tebal ini runtuh. CIA memerintahkan orang terlatih untuk menaruh zat kimia berjenis thalium di dalam sepatu dari Fidel Castro.

Zat kimia ini akan membuat seseorang yang terkenal langsung mengalami gangguan pada tubuhnya. Bila parah seseorang bisa mengalami kematian. Pada kasus Fidel Castro, CIA ingin semua rambut termasuk jenggot dari Fidel Castro habis. Dengan kehilangan semua rambutnya maka pesona dan wibawa dari pemimpin Kuba ini akan hancur plus zat kimia juga akan membunuh Fidel Castro perlahan-lahan.

Mengerahkan Pembenci Castro untuk Sama-Sama Meracun

lensaterkini.web.id - Setelah berhasil merebut pemerintahan dari Kuba, sontak Fidel Castro menjadi orang paling dicintai oleh rakyat yang dulu tertindas dan kini hidup enak. Serta menjadi orang paling dibenci oleh orang-orang yang pernah bekerja di pemerintahan Kuba setelah Fidel Castro melakukan serangan besar-besaran dan merevolusi negara.

Salah satu orang yang paling membenci Fidel Castro adalah mantan Perdana Menteri Kuba bernama Manuel Antonio de Varona. Dia adalah orang yang anti-komunis hingga rela melakukan apa saja sesuai instruksi dari CIA. Satu hal gila yang pernah dilakukan oleh Manuel adalah meracuni Fidel Castro meski rencana itu gagal total.

Diberi Saputangan Penuh dengan Bakteri Mematikan

Saat Perang Dingin semakin memanas di dunia, Amerika mulai kalang kabut begitu mendengar Kuba mendeklarasikan komunisme sebagai dasar negaranya. Apalagi, Uni Soviet dengan tangan terbuka mau membantu negara itu bangkit dan menjadi salah satu negara paling ditakuti di kawasan Amerika.

Kuba mengembangkan senjata nuklir yang membuat Amerika jadi semakin gerah. Negara itu akhirnya merencanakan lagi pembunuhan dengan menggunakan bakteri. Mereka (CIA) ingin memberikan bakteri mematikan pada saputangan yang biasanya digunakan oleh Fidel Castro. Saat saputangan itu digunakan maka bakteri akan masuk ke dalam tubuh dan langsung menginfeksi. Sayangnya praktik gila ini lagi-lagi gagal, keberuntungan Fidel Castro tidak ada habisnya.

Menggunakan Kekasih Fidel Castro sebagai Agen Rahasia

lensaterkini.web.id - Ada-ada saja ulah dari CIA yang kepincut ingin membuat Fidel Castro segera enyah dari bumi ini. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menggunakan wanita-wanita di sekitar Fidel Castro sebagai salah satu eksekutor gilanya. Wanita yang pernah direkrut dalam misi ini adalah Marita Lorenz.

Marita pernah akan meracuni Fidel Castro dengan capsul berisi racun. Rencana yang disusun dengan rapi itu akhirnya gagal total setelah Fidel Castro mengetahui rencananya dengan sempurna. Setelah mengetahui kekasihnya adalah agen, Fidel Castro memberikan senapan dan meminta Marita membunuhnya. Wanita itu menolak dan tidak mau membunuh orang yang dia sayangi.

Inilah lima cara gila yang dilakukan oleh CIA dalam membunuh Fidel Castro yang sangat cerdik dan pintar. Apa pun yang dilakukan oleh Amerika dalam hal ini CIA selalu gagal hingga negeri itu kian geram. Kayaknya nyawa Fidel Castro lebih banyak dari nyawa kucing ya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola