4 Kebiasaan Makan Paling Buruk Disaat Ramadan Jika Ingin Tetap Sehat

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau saat puasa semua orang selalu mempersiapkan iftar atau buka puasa dengan sempurna. Ada yang memasak dengan sangat nikmat dan ada pula yang membeli aneka minuman manis sebagai takjil. Saat puasa tiba, orang-orang jadi lapar mata lalu membeli dan memakan apa saja yang ada di depannya. Akhirnya, perut jadi begah dan puasa jadi terganggu.

Buka puasa bukan perkara makan yang banyak biar tenaga segara pulih. Mengonsumsi terlalu banyak makanan justru membuat tubuh mengalami sakit. Perut yang selama sehari tak terisi butuh penyesuaian diri hingga tak bisa diisi dengan tergesa-gesa. Oh ya, saat puasa, hindari kebiasaan makan yang buruk ini agar ramadan berjalan dengan lancar.

Hindari Makanan yang Berminyak dan Pedas

lensaterkini.web.id - Saat berbuka puasa, hindari makanan-makanan yang berminyak. Makanan jenis ini akan membuat asam lambung meningkat dengan cepat. Akibatnya, udara di dalam lambung meningkat tajam dan membuat perut jadi kembung. Saat perut sudah kembung, maka Anda akan malas melakukan apa saja dan hanya ingin menghabiskan malam dengan tidur dan tidak melaksanakan salat tarawih.

Salin makanan yang berminyak, disarankan juga menghindari makanan yang terlalu pedas. Perut yang masih kosong akan sensitif dengan pedas. Anda bisa mengalami sakit perut hingga diare. Apabila Anda terlanjur menyantap makanan yang pedas, disarankan meminum susu untuk menetralisir asam di dalam lambung.

Hindari Makan Tergesa-gesa

Jangan makan tergesa-gesa saat berbuka puasa. Usahakan untuk mengunyah perlahan-lahan agar tubuh bisa merasakan kenyang dengan sempurna. Selain itu, makan dengan tergesa-gesa juga akan membuat perut jadi sakit karena mendapatkan makanan yang banyak sementara sejak siang masih kosong.

Beri stimulasi pada perut sebelum makan dalam porsi banyak. Saat berbuka makanlah beberapa takjil seperti kurma dan biarkan perut menerimanya dengan baik. Memakan kurma juga akan menghindarkan Anda makan tergesa-gesa karena diburu waktu salat Magrib. Lebih baik salat terlebih dahulu setelah membatalkan puasa baru makan lagi dalam porsi yang lebih banyak.

Mengonsumsi Sesuatu yang Manis Terlalu Banyak

lensaterkini.web.id - Minuman atau makanan yang manis memang sangat pas untuk mengembalikan energi tubuh. Anda yang awalnya lemas karena seharian tidak makan bisa langsung bertenaga dengan hanya mengonsumsi minuman manis. Akhirnya, setiap buka puasa tiba Anda selalu menumpuk makan dan minuman  yang manis dengan dalih agar cepat bertenaga.

Sayangnya, mengonsumsi terlalu banyak makanan dan minuman manis akan membuat Anda jadi gampang gemuk. Risiko gula darah naik dengan cepat juga tidak bisa dihindarkan. Selain dua hal di atas, mengonsumsi sesuatu yang manis terlalu banyak juga akan membuat Anda gampang mengantuk dan malas melakukan apa saja.

Menyepelekan Makan Sahur

Saat puasa tiba, beberapa orang yang malas untuk bangun pagi selalu menyepelekan sahur. Mereka menganggap jika puasa pun bisa dijalani dengan baik tanpa makan di pagi buta itu. Kebiasaan tidak makan sahur sebenarnya sangat menyiksa perut. Selain itu, tubuh akan selalu kekurangan energi hingga akan selalu lemas di siang hari. Akibatnya, pekerjaan atau aktivitas lainnya jadi terganggu.

Untuk mengatasi malas sahur, selalu bawa makanan di dekat tempat tidur. Tidak harus nasi dan lauk. Makanan seperti roti atau sesuatu yang mengenyangkan dan syarat nutrisi bisa dikonsumsi saat waktu sahur akhirnya tiba. Oh ya, usahakan minum air yang cukup agar kebutuhan cairan harian terpenuhi hingga waktu buka tiba.

Inilah empat kebiasaan makan terburuk yang kerap terjadi di bulan ramadan. Untuk menghindari sakit perut yang bisa mengganggu berlangsungnya puasa selama sebulan penuh disarankan untuk memperbaiki pola makan dengan benar.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Kesehatan
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola