5 Fakta Sangar Kamikaze, Pasukan Bunuh Diri Angkatan Udara Yang Mengerikan

Saat perang dunia ke-2 berjalan, Jepang mengirim banyak sekali pasukan untuk menyerang Amerika dan kroni-kroninya. Jepang memiliki salah satu pasukan rahasia bernama Kempeitai yang dikenal hobi membantai banyak orang. Selain Kempeitai, Jepang masih memiliki pasukan lain yang diberi nama Kamikaze.

Kamikaze adalah pasukan berani mati yang akan mempertaruhkan nyawanya untuk Jepang. Pasukan ini bergerak di udara hingga kerap disebut sebagai dewa kematian. Berikut fakta mencengangkan tentang Kamikaze

Pasukan Berani Mati yang Mengerikan

lensaterkini.web.id - Kamikaze memiliki arti divine god atau dewa angin. Pasukan Kamikaze adalah sekelompok penerbang yang berasal dari angkatan udara Jepang. Jumlah Kamikaze sekitar 3.860 orang yang dilatih menjadi penerbang andal sebelum akhirnya mengorbankan dirinya untuk melawan kapal-kapal milik sekutu yang mulai mengepung Jepang saat perang dunia II.

Para Kamikaze sudah tahu bahwa mereka akan mati di medan pertempuran. Meski demikian, mereka tetap loyal dan mau melakukan apa saja agar Jepang memenangkan perang. Konsep Kamikaze dikembangkan Jepang karena menganggap cara serang ini lebih efektif ketimbang main kejar-kejaran dan menghindar saat terjadi serangan.

Menubrukkan Pesawat Langsung ke Sasaran

Cara kerja Kamikaze sangatlah sederhana. Mereka cukup menjatuhkan pesawat bersama dirinya ke kapal-kapal miliki Sekutu. Kapal ini biasanya sudah berisi banyak sekali bahan peledak, torpedo, dan bahan yang mudah terbakar. Saat ada kapal milik sekutu melintas sekawanan Kamikaze akan melakukan manuver turun dan menubruk kapal begitu saja.

Dari 3.860 Kamikaze yang melakukan serangan degan tiba-tiba. Sekitar 19% di antaranya berhasil mengenai sasaran dengan akurat. Selebihnya kapal akan mengenai permukaan laut dan meledak di sana. Selama misi dijalankan, setidaknya ada 34 kapal besar hancur dan membunuh 4.900 pelaut milik sekutu.

Relawan Kamikaze Sebagian Besar Anak Muda

lensaterkini.web.id - Percaya atau tidak, sebagian besar relawan sebagai pasukan berani mati ini adalah anak muda yang berusia 17-24 tahun. Mereka dengan sukarela masuk ke dalam tim bunuh diri ini meski usianya masih muda. Kecintaannya kepada negara membuat para relawan tak memedulikan nasibnya ke depan. Yang mereka tahu adalah bagaimana caranya bisa bertarung dengan baik.

Selain karena keloyalan pada negara. Pihak Imperial Jepang juga menjanjikan bahwa korban yang mati saat perang akan diberi tempat yang baik di akhirat. Semua orang diberkati dan dijamin untuk masuk surga. Di situasi perang yang sangat genting, semua orang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan mendapatkan surga daripada hidup menderita.

Latihan Tempur yang Berat dan di Bawah Tekanan

Begitu masuk menjadi sukarelawan, semua anggota Kamikaze akan dihadapkan pada latihan yang teramat berat. Mereka harus bisa hidup dengan beberapa prinsip yang antara lain terdiri dari: memberikan loyalitas tinggi dan harus mau mati tanpa terkecuali. Pasukan yang dilatih harus mau melakukan apa saja termasuk tidak bertemu dengan keluarga.

Jika seorang Kamikaze enggan melakukan tugasnya dengan baik. Dalam artian tidak mampu bunuh diri dengan menabrakkan dirinya dengan pesawat ke kapal musuh, keluarga akan dibantai. Ya, keluarga Kamikaze dijadikan segan sandera agar para pasukan tidak memiliki pilihan selain mati dengan jaminan masuk surga.

Serangan Kamikaze Terbesar yang Membuat Amerika Keok

lensaterkini.web.id - Serangan Kamikaze terbesar terjadi saat terjadi perang di Okinawa April-Juni 1945. Pada misi mengerikan ini setidaknya 1.900 Kamikaze melakukan serangan habis-habisan dengan menyasar kapal-kapal milik Amerika dan sekutu yang melakukan patroli atau sedang parkir di lautan Okinawa untuk menyusun strategi sebelum akhirnya menyerang Jepang di wilayah daratan utama.

Dalam misi yang terjadi selama 3 bulan ini. Sebanyak 30 kapal milik sekutu akhirnya ambruk dan mengakibatkan ribuan tentara mati. Serangan besar-besaran ini membuat Sekutu semakin kesal hingga akhirnya serangan balik dilakukan hingga Jepang menyatakan kalah di Agustus 1945. Hiroshima dan Nagasaki yang dibom sekutu membuat Jepang mengakui kekuatan hebat sekutu.

Inilah lima fakta mencengangkan dari Kamikaze, pasukan bunuh diri Angkatan Udara Jepang. Keberadaan mereka saat perang dunia II membuat Jepang semakin ditakuti. Meski demikian, Jepang akhirnya kalah sebelum pasukan ini benar-benar membuat Amerika keok hingga ke akar-akarnya. Anyway, Indonesia punya pasukan berani mati enggak ya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola