5 Bayi Yang Miliki Kebiasaan Aneh dan Berbahaya

Berita unik aneh di Indonesia ternyata tak hanya melibatkan orang dewasa, tapi anak-anak bahkan bayi. Di antara banyaknya berita yang aneh-aneh, yang menarik perhatian adalah kebiasaan makan yang aneh dan cenderung berbahaya. Umurnya belum sampai 5 tahun dan apa yang mereka makan bahkan bukan makanan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dalam beberapa tahun belakang setidaknya ada 5 kasus bayi-bayi dengan kebiasaan makan yang aneh dan berbahaya. Semuanya telah terangkum di bawah ini. Mari simak ulasan dari 5 bayi di indonesia dengan kebiasaan aneh dan berbahaya.

Bayi di Palembang Makan Batu, Semen dan Lumpur

lensaterkini.web.id - Bayi berumur 2 tahun asal Palembang berinisial AL disebutkan sudah makan batu sejak 1 tahun terakhir. Kebiasaan ini mulai muncul ketika AL sering main di luar, tak hanya batu ia juga sering makan semen dan lumpur. Saat ketahuan oleh neneknya, AL sempat dilarang tapi selalu merengek dan akhirnya tak lagi dilarang.

Lisa, sang nenek mengaku belum bisa membawa cucunya ini untuk melakukan cek kesehatan ke rumah sakit karena tidak adanya biaya. Yang lebih memilukan, AL ternyata sudah sejak kecil ditinggal oleh orang tuanya. Tak pernah diketahui kemana orang tuanya pergi.

Kakak Beradik Tasikmalaya Pemakan Cat Tembok, Abu Rokok, Genteng dan Korek Api

Gladis dan Faizal mungkin terlihat seperti balita biasa, tapi ternyata mereka memiliki kebiasaan makan yang aneh. Mereka gemar sekali makan rontokan cat tembok, abu rokok, genteng dan juga korek api kayu. Bahkan ketika mereka melihat orang tuanya merokok, mereka akan antri dan berebut abu rokoknya.

Kondisi ini sebenarnya disadari oleh Asep Saepuloh, ayah mereka tapi justri dibiarkan. Ia menilai kalau kebiasaan berbahaya itu berefek apa-apa pada kedua anaknya. Ia juga mengatakan bahwa kebiasaan tersebut sudah ada sejak anak-anak mereka berumur satu tahun. Kok tega sih, Pak?

Bayi-Bayi Pemakan Obat Nyamuk Bakar

lensaterkini.web.id - Pada tahun 2009 diberitakan seorang bayi 2 tahun bernama Iqbal Dwi Pratama dari Balikpapan memakan obat nyamuk bakar. Disebutkan bayi ini sudah terbiasa makan seperti itu sejak umur 5 bulan tapi tidak pernah merasakan sakit.

5 tahun kemudian, seorang balita lain dari Banyuasin, Sumatera Selatan juga diberitakan sama. Anak pasangan Said dan Siska itu doyan makan obat nyamuk bakar. Awalnya orang tua balita bernama Aska ini tidak tahu kalau anaknya memiliki kebiasaan berbahaya itu. Tapi setelah obat nyamuk di rumah mereka sering hilang, terkuaklah bahwa anaknyalah yang menghabiskannya. Kebiasaan ini sempat dilarang, tapi tidak terlihat efek sampingnya lalu dibiarkan saja.

Bayi-Bayi Suka Makan Kertas

Dafa Muhammad Rezy dari Coblong, Bandung pada tahun 2011 diberitakan sebagai bayi yang punya hobi makan kertas. Tidak diketahui secara jelas mengapa dan bagaimana bayi Dafa bisa memiliki kebiasaan ini. Tapi ia sudah sempat dipantau oleh petugas dari Puskesmas Puter.

Ada juga Yono dari Klender, Jakarta Timur. Ia juga memiliki hobi makan kertas, bedak dan juga minyak kayu putih. Seperti bayi-bayi sebelumnya, Yono juga menangis ketika dilarang oleh orang tuanya. Yang anehnya lagi, Yono juga bisa menahan lapar hingga 1 minggu lho.

Bayi Depok Perokok, Makan Bedak dan Hirup Bensin

lensaterkini.web.id - Dari Depok ada juga bayi yang kisahnya memilukan hati. Namanya adalah Ibnu Fajar, ia balita 4 tahun yang suka sekali menghirup bensin, merokok dan juga makan bedak. Kebiasaan ini dilakukan Ibnu sejak ia sudah bisa berjalan, kata Yuliani, ibunya. Ia dan suaminya bahkan sempat melarang dan menyembunyikan benda-benda tersebut dari anaknya. Tapi anaknya menangis tiada henti.

Saat diperiksakan ke dokter, kesehatan Ibnu masih baik-baik saja. Kebiasaan tidak lazimnya itu belum menimbulkan efek apapun. Tapi tetap saja berbahaya kan? Walau mengerti bahwa kebiasaan anaknya itu berbahaya, kedua orang tua balita ini mengaku pasrah. Lagi-lagi, masalah ekonomi yang membuat mereka begitu.

Dari beberapa kasus di atas bisa sedikit disimpulkan bahwa kebanyakan bayi memiliki kebiasaan tersebut karena melihat apa yang ada di lingkungannya. Ditambah dengan usia yang belum sampai 5 tahun, rasa penasaran bayi sangat besar. Tak heran jika benda-benda di sekitarnya pun bisa dimakan oleh mereka.

Jelas penting sekali peran orang tua untuk mengawasi gerak-gerik anak mereka agar jauh dari benda-benda asing berbahaya. Dengan begitu, tidak akan ada lagi bayi yang punya kebiasaan makan aneh apalagi cenderung berbahaya.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola