4 Novel Yang Pernah Membuat Perubahan Pada Generasi Tahun 90an

Novel merupakan salah satu bagian yang tak terlepas dari kehidupan para kawula muda. Terutama anak muda generasi 90an yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan buku dan media cetak.

Kalian yang pernah muda di era 90an pasti sudah tak asing, bahkan ada yang menjadi penggemar berat deretan novel berikut. Novel apa sajakah itu? Yuk, kita nostalgia di sini. Mari simak ulasan dari 4 novel yang memberi dampak besar pada generasi tahun 90an.

Lupus

lensaterkini.web.id - Yang pernah merasakan muda di tahun 90an pasti kenal dengan novel satu ini. Novel karya Hilman ini menceritakan tentang Lupus dan kedua temannya Boim dan Gusur yang merupakan anak SMA bergaya konyol. Serta tak lupa, Lulu adik Lupus yang lucu, lugu dan imut.

Tokoh Lupus sendiri digambarkan sebagai anak SMA yang tak pernah lepas dari permen karet dan gaya rambut berjambul khas band 90an, Duran-duran. Style si Lupus ini pernah jadi tren anak SMA di tahun 90an. Nah, siapa nih yang pernah ikutan gaya si Lupus?

Lupus menjadi salah satu novel super laris di era 90an. Karenanya sang penulis, Hilman, membuat novel ini menjadi 29 seri yang kesemuanya laku keras. Hebat ya? Seri terakhir dari novel Lupus ini berjudul Bangun Lagi Dong Lupus diterbitkan di tahun 2013.

Balada si Roy

Kalau ada orang atau anak muda di tahun 90an yang pakai jeans belel bolong-bolong, rambut gondrong, dan sedikit macho, bisa jadi dia meniru tokoh si Roy dalam novel Balada si Roy. Novel dengan kisah petualangan yang nggak kalah laris dari Lupus.

Balada si Roy adalah novel karya Heri Hendrayana Harris atau lebih akrab dipanggil Gol A Gong. Sebelum menjadi novel best seller, kisah si Roy ini adalah salah satu cerbung alias cerita bersambung di majalah ‘Hai’. Namun karena banyak yang suka dengan ceritanya, akhirnya dibuatlah versi novel-nya.

Novel ini bercerita tentang perjalanan seru si Roy yang punya hobi berpetualang. Bahkan, Balada si Roy ini bak buku pedoman buat para backpacker melakukan petualangan. Wah, kalau sekarang ada lagi, mungkin makin banyak aja ya anak muda yang jadi backpacker.

Goosebumps

lensaterkini.web.id - Nah, kalau kalian mengaku generasi 90an yang demen banget sama cerita horor, pasti nggak asing dengan Goosebumps. Yup, novel bergenre petualangan horor ini laris banget di era 90an. Bahkan penjualnya mencapai lebih dari 3000 juta eksemplar di seluruh dunia. Woww!

Novel karya R.L. Stine ini banyak menyuguhkan kisah-kisah horor yang dibalut dalam petualangan seru. Kisah-kisah dalam seri Goosebumps dijamin bikin bulu kuduk merinding, jadi parno setelah baca, tapi juga bikin ketagihan. Nah, siapa nih yang dulu nggak berani pipis sendiri di kamar mandi setelah baca Goosebumps?

Lima Sekawan

Selain horor, novel bergenre petualangan adalah yang paling banyak diminati. Salah satu yang paling populer di era 90an adalah Lima Sekawan. Novel ini pertama kali terbit tahun 1942 di Inggris. Lima Sekawan merupakan salah satu novel dengan penjualan yang sukses di seluruh dunia hingga mencapai 400 juta eksemplar.

Novel karya Enid Blyton ini mengisahkan tentang 5 detektif cilik, Julian, Dick, Anne, George, serta anjing mereka, Timmy. Kelima detektif ini sering menemukan kasus-kasus misterius yang mengantarkan mereka pada petualangan yang seru dan menantang. Kisah-kisah yang disuguhkan Lima Sekawan cukup bikin generasi 90an ketagihan. Bahkan saking banyaknya pembaca, novel ini terbit sebanyak 21 volume dan diadaptasi dalam serial TV berjudul The Famous Five pada tahun 1978.

Ke empat novel di atas pernah mengisi hari-hari para pecinta novel generasi 90an. Bahkan saking banyaknya pembaca, sebagian di antaranya difilmkan dan dibuat versi serial TV-nya. Menurut kalian yang mengaku generasi 90-an, adakah novel lain yang jadi favorit kalian kala itu?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola