7 Kota Yang Tidak Dapat Melindungi Penduduknya Dengan Nyaman

Hukum ada untuk menjaga keamanan dan melindungi warga. Dengan adanya hukum yang dijalankan dengan benar, orang jadi mikir seribu kali kalau mau melakukan kejahatan. Pada dasarnya agama memang sudah mengajarkan mana yang benar dan salah, tapi hukum diperlukan untuk memperkuat hal tersebut dan mencegah kejahatan.

Sayangnya, tidak semua negara punya hukum yang benar-benar djalankan. Ada orang-orang yang menolak menjalankan hukum demi keuntungan pribadi. Bahkan di beberapa kota berikut ini, hukum tidak akan bisa menyelamatkan nyawa warganya yang terus-terusan terancam.

Distrik Sangin-Kandahar, Afghanistan

lensaterkini.web.id - Afghanistan termasuk negara yang terus menerus dirundung konflik dan kacau. Bahkan 96 persen Heroin dunia dikabarkan berasal dari negara ini. Dengan adanya Taliban yang mengusik ketenangan dan pemerintah yang tidak bisa berbuat apa-apa, maka tidak heran jika beberapa kota di negara ini menjadi yang paling tidak aman seperti Sangin misalnya.

Sangin adalah tempat paling keras dan tidak berhukum di Afghanistan. 1 dari 6 orang di kota tersebut adalah pemakai heroin, dan tingkat pembunuhan di wilayah ini sangatlah tinggi. Tidak adanya pemerintahan yang berfungsi di kota ini ditambah dengan kemanan lokal yang terlibat narkoba membuat suasana makin kacau. Polisi bertindak brutal termasuk memeperkosa, membunuh, dan menculik. Taliban dan raja narkoba yang berkeliaran di kota ini juga membuat Sangin menjadi kota yang mencekam. Apalagi mereka dikenal tdak ragu membunuh siapapun jika merasa terganggu.

Aleppo, Suriah

Kota Aleppo di Suriah adalah contoh nyata dari konflik paling berdarah yang terjadi di dunia. Banyaknya pemberontak di wilayah ini seperti kelompok teroris ISIL dan Jabhat-Al Nusra menjadi alasan kenapa kota ini mengalami kekacauan.

Kelompok-kelompok tersebut telah menghancurkan infrastruktur kota. Peperangan yang terus berkecamuk membuat hukum sulit diterapkan di wilayah Aleppo. Akibatnya, kegiatan kriminal seperti perdagangan senjata, penculikan, maupun pembunuhan banyak terjadi. Tidak heran jika Aleppo kini diasebut sebagai negara paling mematikan di dunia.

Mogadishu, Somalia

lensaterkini.web.id - Dalam beberapa tahun terakhir, Somalia dikenal dengan bajak laut dan kejahatan. Bahaya di Somalia mungkin bisa dijelaskan dari apa yang ada di ibukotanya, Mogadishu. Atau yang oleh kebanyakan orang disebut sebagai kota paling berbahaya di Bumi.

Sejak kedutaan dan PBB menarik diri dari negara tersebut tahun 90an, Mogadishu tidak memiliki pemerintahan yang berjalan efektif. Akibatnya, di kota tersebut terus berjalan perang saudara. Kelompok teroris seperti al-Shabab bahkan sempat berkuasa pada pertengahan tahun 2000an sampai akhirnya mereka berhasil diusir keluar oleh pejuang African Union. Korupsi, kemiskinan, kejahatan, kekerasan, dan pengeboman adalah hal yang sering terjadi di sana.

San Pedro Sula, Honduras

San Pedro Sula terletak di bagian Barat Laut Honduras dan dikenal sebagai kota paling berbahaya di negara yang paling berbahaya pula. Di tahun 2014, angka pembunuhannya mencapai 171 kematian per 100 ribu penduduk. Itu adalah angka yang sangat tinggi mengingat San Pedro bukanlah zona perang. Bahkan dalam sehari bisa terjadi 3 kasus pembunuhan.

Kota ini menjadi tempat yang subur akan peredaran narkoba, perdagangan senjata, perang antar geng, dan banyak pembunuhan karena masalah-masalah tersebut. Tidak ada yang heran ketika kekerasan pecah di jalanan setiap hari. Malangnya bagi warga biasa, keamanan mereka adalah hal terakhir yang ada di pikiran orang-orang yang berkuasa. Hal ini karena kota sedikit banyak dikendalikan oleh raja narkoba dan polisi tidak banyak berguna.

Cali, Colombia

lensaterkini.web.id - Kota Cali di Colombia terkenal memiliki angka kekerasan yang tinggi. Apalagi karena adanya dominasi raja narkoba di wilayah ini seperti kartel Cali, Norte del Valle, dan Los Rastrojo. Tidak hanya dikenal sebagai tempat berkuasanya para kartel narkoba, tapi juga karena kelompok gerilya seperti FARC yang merusak dan mengacaukan kota.

Tingkat pembunuhan di Cali juga berada di titik yang tinggi. Setidaknya 83 orang terbunuh per 100 ribu penduduk. Cali atau Colombia secara keseluruhan memang cantik dan menarik. Tapi di sisi lain kota ini juga menyimpan bahaya yang bisa menewaskan siapa saja setiap saat.

San Salvador, El Salvador

San Salvador adalah ibu kota dari El Savador, sebuah negara kecil di Amerika Tengah. Dengan populasi yang hanya 570 ribu jiwa, tingkat pembunuhan di kota ini mencapai 45 orang per 100 ribu penduduk. Bahkan hanya di pertengahan tahun 2015 saja, pembunuhan di kota tersebut mencapai 2.200 jiwa. Itu adalah angka yang sangat mengerikan.

Sumber segala kejahatan ini karena adanya geng-geng kejam dan bersenjata seperti MS-13 dan Barrio 18 serta pertikaian yang tidak pernah ada habisnya di antara keduanya. Banyak warga biasa sering terjebak di antara peperangan dua geng ini. Parahnya lagi, geng ini sangat tidak terorganisir jika dibandingkan dengan Yakuza atau Mafia. Jadi, penghasilan mereka berasal dari perampokan dan penodongan.

Ciudad Juarez, Mexico

lensaterkini.web.id - Ciudad Juarez punya reputasi buruk sebagai surganya narkoba dan perdagangan manusia serta merupakan kota paling berbahaya di Mexico. Beberapa orang bahkan menyebutnya sebagai ‘ibukotanya pembunuhan di dunia’ dan pusat segala hal yang berhubungan dengan narkoba.

Ciudad Juarez juga merupakan kota yang dijalankan oleh para pengedar narkoba. Akibatnya, kota ini menjadi sangat berbahaya dan hukum tidak berlaku. Kejahatan, kekerasan, dan pembunuhan yang berhubungan dengan obat-obatan terlarang adalah hal yang sering terjadi di sini. Bahkan polisi umumnya tidak terlalu berfungsi karena banyaknya korupsi di kota ini. Bahkan pihak berwajib juga seringkali menerima uang sogokan dari pada geng narkoba yang membuat hukum tidak berjalan dan nyawa penduduk biasa terancam.

Umumnya, kota akan menjadi berbahaya dan hukum tidak terlalu berlaku jika politiknya tidak stabil, banyak kemiskinan, dan korupsi yang merajalela. Belum lagi jika ada kelompok-kelompok teroris, atau geng-geng kriminal yang berkuasa. Hukum tidak akan berlaku dan kalah dengan banyaknya masalah yang ada. Pada akhirnya, masyarakat biasanya juga akan menjadi korbannya. Malangnya lagi, mereka tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak ada yang bisa menjamin keselamatan mereka.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola