5 Tragedi Kapal Besar Yang Tenggelam Mengenaskan

Titanic atau yang memiliki nama lengkap RMS Titanic adalah salah satu kapal pesiar paling mewah di zamannya. Namun, sebuah kecelakaan besar yang terjadi di tengah Samudra Atlantik di tahun 1912 membuatnya hancur. Tak terhitung lagi berapa kerugian dan banyaknya pengunjung yang yang tenggelam hingga sebuah film pun dibuat untuk mengenangnya.

Selain Titanic, sebenarnya masih banyak sekali kapal-kapal besar yang berakhir mengenaskan di lautan. Kapal-kapal itu terbaik, terbelah, hingga mungkin meledak hingga akhirnya tenggelam dan tak bersisa apa-apa. Berikut 5 tragedi tenggelamnya kapal yang tak kalah mematikan itu.

Kapal Lusitania, Inggris 1915

lensaterkini.web.id - Lusitania adalah salah satu kapal penumpang mewah lain yang diproduksi setelah Titanic karam. Kapal yang memuat 1.200 orang ini berlayar di Lautan Irlandia sebelum akhirnya karam dengan sangat cepat. Penyebab karamnya kapal ini adalah serangan dari kapal selam Jerman U-Boat yang mulai menguasai lautan-lautan Eropa di awal perang dunia pertama.

Kerugian dan kematian dalam tragedi ini memang tidak begitu banyak. Namun, dampak dari kejadian ini sangat besar karena memicu perang yang sangat besar. Amerika dan sekutunya bahkan sampai turun tangan dan membuat situasi di Eropa semakin memanas. Kapal selam Jerman semakin menembaki pesawat di lautan, sementara itu sekutu mulai berusaha memasuki wilayah Jerman.

Kapal Wilhelm Gustloff, Jerman 1945

Barangkali tak banyak orang mengetahui tentang kapal Wilhem Gustloff yang tenggelam di tahun 1945. Padahal tragedi ini adalah tragedi terbesar yang menimpa banyak orang dalam satu kecelakaan saja. Bayangkan, dalam satu kapal ini saja memuat lebih dari 10.000 orang di masa itu. Lalu kapal yang digunakan untuk perjalanan mewah ini mendadak mendapatkan tembakan dari kapal selam hingga membuatnya tenggelam.

Serangan kapal milik Jerman ini terjadi di lautan Polandia. Tentara dari Rusia sepertinya melakukan misi balas dendam dari apa yang terjadi saat perang dunia kedua. Saat kapal akhirnya tenggelam, 10.000 orang mengapung di atas sekoci di lautan yang bersuhu 2 derajat Celcius. Jadi bisa dibayangkan betapa mengerikannya situasi itu. Tercebur di laut saja bisa membuat penumpang mati membeku.

Andrea Doria, Italia 1956

lensaterkini.web.id - Andrea Doria adalah salah satu kapal pesiar paling mewah yang berhasil dibuat setelah Titanic karam. Kapal ini menjadi kebanggaan dari Italia hingga perjalanannya pun kerap didokumentasikan. Sayangnya, kapal yang dianggap sebagai yang tercanggih di zamannya ini justru tenggelam 2 jam setelah dari Massachusetts. Pada kejadian ini 46 orang tewas dari total penumpang 1.660 jiwa.

Yang menjadikan kapal ini tenggelam bukanlah karena adanya serangan dari kapal selam atau badai yang besar. Kapal jadi tenggelam lantaran kerja awak kapalnya yang tak becus. Kapten kapal tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik hingga akhirnya kapal ini tenggelam perlahan-lahan. Saat ini bangkai Andrea Doria dimanfaatkan sebagai spot penyelaman yang cukup terkenal di dunia.

MV Dona Paz – Filipina 1987

MV Dona Paz adalah salah saku kapal perjalanan yang beroperasi di Filipina pada tahun 80-an. Satu kali berangkat, kapal ini bisa memuat sekitar 1.600-an penumpang untuk diantarkan dari satu pulau ke pulau lain di Filipina. Sayangnya, saat melintasi laut di dekat Pulau Leyte, kapal ini justru bersenggolan dengan kapal minyak bernama MT Vector.

Kejadian ini membuat kapal pengangkut ini oleng dan akhirnya tenggelam. Saat melakukan tubrukan, banyak bagian dari kapal MV Dona Paz yang rusak, akibatnya, semua penumpang harus tenggelam dan meninggal dengan mengenaskan. Dari 1.600-an penumpang yang berangkat, hanya 24 orang saja yang mampu bertahan hidup. Tenggelamnya kapal ini merupakan sejarah buruk dari dunia kemaritiman Filipina.

MS Al-Salam Boccaccio 98 – Mesir 2006

lensaterkini.web.id - MS Al-Salam Boccaccio 98 adalah kapal pengangkut milik Mesir yang bekerja untuk mengantar penumpang dari Arab Saudi. Rata-rata orang yang naik pesawat itu adalah pekerja dan juga para jemaah haji yang pulang setelah melakukan ibadahnya selama beberapa minggu. Saat kepal besar ini berlayar di Laut Merah dengan muatan yang penuh, sebuah kebakaran muncul dan membuatnya tenggelam.

Kebakaran diduga berasal dari ruangan mesin dan menyebabkan kendali kapal tak berfungsi lagi. Lambat laun kapal jadi goyah dan muatan yang sebagian besar adalah mobil dan bus hambur di lautan. Kejadian ini membuat 1.018 orang meninggal dunia karena telat mendapatkan pertolongan.

Inilah lima tragedi tenggelamnya pesawat yang tak kalah mematikan jika dibandingkan dengan Titanic. Dari kejadian di atas kita bisa mempelajari satu hal yang berguna yaitu nyawa manusia bisa hilang di mana pun tempatnya. Sebagus apa pun kendaraan kalau memang sudah takdir pasti akan meninggal juga.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola