5 Negara Dengan Hukuman Paling Ekstrem Bagi Pemerkosa

Selama ini, hukuman yang diberikan kepada pelaku pemerkosaan di Indonesia bisa dibilang enteng. Mungkin vonisnya hanya beberapa tahun saja, bahkan itu pun sudah berlapis pembunuhan kadang-kadang. Makanya, tak mengherankan kalau angka kasus pemerkosaan di negeri ini seolah tak bisa turun.

Kondisi yang berkebalikan terjadi di beberapa negara di dunia, Tiongkok misalnya. Di negara ini diberlakukan hukuman sangat ekstrem kepada para pemerkosa. Tak pakai acara kompensasi, barang siapa yang ngaku dan memang terbukti melakukan aksi bejat itu, maka umurnya bakal bisa dipastikan takkan lama, alias bakal dihukum mati. Cara ini cukup efektif, dan berhasil menekan angka kasus pemerkosaan ke level yang lebih rendah. Indonesia sepertinya harus tiru hukuman macam begini.

Nah, tak hanya Tiongkok saja yang begitu tegas kepada para pemerkosa, deretan negara ini juga tak kalah garang. Berani memerkosa, siap-siap kehilangan segalanya di 5 negara yang beri hukuman mati bagi para pemerkosa.

Di Afghanistan, Pemerkosa Hanya Punya Umur 4 Hari

lensaterkini.web.id - Meskipun negara satu ini bisa dibilang belum stabil secara politik, tapi bukan berarti penegakan hukum dilakukan setengah-setengah. Begini-begini, Afghanistan sangat tegas terhadap kriminal, termasuk pula para tersangka kasus pemerkosaan.

Di negeri Timur tersebut, pemerkosa yang sudah terbukti akan diganjar dengan hukuman yang sangat berat. Ya, hukuman mati. Ngerinya, hukuman tersebut takkan menunggu waktu yang terlalu lama. Biasanya, tersangka akan dieksekusi sejak empat hari setelah jatuhnya putusan.

Uni Emirat Arab Juga Sangat Keras Terhadap Pemerkosa

Siapa yang tak terbelalak dengan kemegahan negara satu ini lewat Dubai-nya yang gila itu. Kesannya seolah negara ini jadi surga dunia yang menawarkan segala hal yang indah-indah. Nah, meskipun di Uni Emirat Arab sangat penuh dengan kesan senang-senang, tapi siapa sangka kalau penegakan hukum di sini juga sangat tegas, khususnya terhadap para kriminal kasus perkosaan.

Diketahui, di Uni Emirat Arab, seseorang bakal dijatuhi hukuman mati apabila terbukti melakukan pelanggaran kesusilaan tersebut. Eksekusinya sendiri paling lama hanyalah seminggu. Jadi, ketika seseorang terbukti secara sah menodai wanita yang bukan istrinya, nasibnya sudah bisa ditentukan 7 hari ke depan.

Mesir Juga Tak Karuan Kejam Terhadap Pemerkosa

lensaterkini.web.id - Melakukan kejahatan di Mesir itu sama artinya seperti bunuh diri, apalagi yang dilakukan adalah hal-hal yang berkaitan dengan kesusilaan. Memerkosa misalnya. Bagi mereka yang terbukti secara pasti melakukan aksi amoral itu, maka hukumannya adalah mati. Hukuman ini sendiri tak bisa diganggu gugat apa pun alasannya.

Hukuman ini juga juga berlaku untuk kasus pemerkosaan massal, yakni seorang wanita yang diperlakukan keji oleh sekelompok pria. Tanpa ampun, pemerintah Mesir akan mengeksekusi semua pria tersebut. Eksekusinya sendiri adalah dengan cara digantung.

Kematian Menyakitkan Menunggu Para Pemerkosa di Iran

Iran juga dikenal sebagai negara yang begitu tegas soal aturan dan hukuman. Termasuk juga yang berhubungan dengan kasus-kasus penistaan wanita. Di negerinya Ahmadinejad itu, seorang pria yang terbukti melakukan perkosaan, akan dipastikan menghadapi hukuman yang lebih menyakitkan dari kematian.

Ya, Iran tidak memberlakukan hukuman eksekusi langsung kepada para tersangka perkosaan, tapi melainkan dengan cara dicambuk. 100 cambukan adalah jumlah yang ditetapkan. Hukuman ini mungkin terdengar ringan, tapi cambukan sendiri sangat menyakitkan. 100 kali dihajar cambuk, seseorang mungkin akan mengelupas kulit dan dagingnya karena hal tersebut.

Di Arab Saudi, Batu Jadi Eksekutor Para Pemerkosa

lensaterkini.web.id - Rata-rata negara di Timur Tengah memberlakukan eksekusi kejam bagi para pemerkosa, termasuk pula Arab Saudi. Tak seperti di Mesir di mana para terdakwa bakal digantung, atau Iran yang memakai sistem cambuk, di Arab Saudi para pemerkosa akan dilempari dengan batu.

Terkesan lebih ringan dari negara-negara di atas? Tidak juga, karena lemparan batunya sendiri dilakukan sampai si tersangka mati. Eksekutornya sendiri tak melulu petugas, tapi juga masyarakat luas. Pada akhirnya para tersangka akan mati, tapi mereka tidak mati dengan mudah.

Inilah negara-negara di dunia dengan hukuman paling kejam terhadap para pemerkosa. Memang sangat kejam dan mungkin tidak terkesan manusiawi, tapi hukuman ngeri macam itu ternyata jadi warning yang bagus bagi masyarakat untuk tidak melakukan hal yang sama. Nah, menurutmu, apakah Indonesia juga perlu memberlakukan hukuman seperti ini pada para pemerkosa?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola