5 Kisah Miris Orang Yang Bertubuh Gemuk Sedunia

Menjadi manusia dengan kasus obesitas memang kadang tak mengenakkan. Risiko kesehatan menghantui, belum lagi pelbagai kesempatan dalam hidup menjadi hilang hanya karena mereka tak mampu menjalani aktivitas seperti orang dengan berat badan cukup.

Meski demikian itulah kehidupan. Tak selamanya punya tubuh tambun musibah. Dilansir dari situs oddee.com, lima orang ini membuktikan walau punya berat badan berlebihan mereka tetap punya cerita sendiri baik suka maupun duka. berikut 5 Kisah Suka dan Duka Manusia Tubuh Tergemuk di Dunia.

Terlalu gembrot untuk membunuh

lensaterkini.web.id - Texan Myra Rosales asal Amerika Serikat pernah bersaksi palsu atas kematian keponakannya pada Maret 2008. Namun akhirnya dia diketahui tak bersalah. Ini lantaran penyelidik menemukan fakta, perempuan itu terlalu gembrot untuk membunuh. Rosales mengarang cerita jika dia pelakunya lantaran hendak melindungi adiknya, Jaime.

Dokter mengatakan keponakan Rosales bernama Eliseo Jr tewas akibat pukulanbenda keras di kepalanya. Pengacara Rosales mengatakan di pengadilan perempuan itu tidak bisa menggerakkan lengan saking gemuknya. Akhirnya Jaime mengakui perbuatan dia. Selamatlah Rosales dari tuduhan pembunuhan lantaran obesitas dimilikinya.

Super tambun untuk masuk penjara

Seorang pemuda asal Inggris bernama Claude Jackson ditangkap polisi gara-gara terlibat perkelahian di sebuah bar pada Januari 2007. Dia memecahkan botol di kepala seseorang menyebabkan korban luka sobek di leher dan memerlukan perawatan serius. 

ackson pun mengaku bersalah. Namun dia tidak dipenjara lantaran terlalu gembrot. Beratnya mencapai 190 kilogram dan pengadilan Kota Victoria membeberkan Jackson pernah tiga kali mengalami serangan jantung dan pelbagai penyakit berat lainnya. 

Kondisi dia bakal lebih parah di penjara dan membuat sipir serta tahanan lain kerepotan. Akhirnya dia tidak jadi masuk jeruji besi degan alasan kesehatan. Jackson hanya dilarang datang ke pelbagai bar dan harus menghindari keributan di muka publik.

Terlalu gembrot untuk dihukum mati

lensaterkini.web.id - Seorang narapidana asal Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat bisa dibilang paling beruntung sejagat. Seharusnya dia dihukum mati dua tahun lalu. Namun pihak eksekutor menunda kematiannya lantaran tubuhnya terlalu gembrot.?

Ronald Post membunuh seorang petugas hotel bernama Helen Vantz tiga dekade lalu. sebab tubuh tambun Post cairan kematian sulit menembus jaringan tubuhnya. Dia telah melakukan banyak cara menurunkan berat badan namun masalah lutut dan punggung membuatnya sulit untuk olahraga.

Terlalu gemuk untuk merawat anak-anak

Seorang lelaki asal Ibu Kota Ottawa, Kanada mempunyai berat 164 kilogram. Sebab obesitas inilah dia kehilangan hak asuh anak-anaknya. Dia dinilai terlalu gemuk dan tak bisa mengurus para buah hatinya itu. Anak-anak lelaki tidak disebutkan namanya ini memang masih kecil usianya.

Hakim memerintahkan anak-anak dia diadopsi sementara sang ayah berjuang menurunkan berat badan. Sebelumnya para bocah itu dirawat ibu mereka yang ternyata sakit mentall dan sering overdosis obat terlarang. Sudah setahun sang bapak tidak bisa melihat buah hatinya.?

Terlalu tambun untuk dikremasi

lensaterkini.web.id - Sebuah krematorium atau rumah pembakaran mayat di Austria hampir hancur gara-gara hendak membakar seorang perempuan seberat 250 kilogram. Lemak yang terbakar dari mayat wanita itu memblokir filter udara dan akhirnya menyebabkan sistem filter terlalu panas hingga akhirnya meledak.

Petugas pemadam kebakaran memang mampu mengendalikan api namun cukup membuat kerusakan sehingga krematorium ditutup selama beberapa hari. Gara-gara ini kepala pemadam kebakaran Graz, Otto Widestchek mengatakan sudah waktunya bagi Austria memiliki krematorium khusus mengkremasi jenazah gembrot.?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola