5 Kenakalan Remaja SMA Indonesia Yang Sangat Menyeleneh

Mungkin benar kata banyak orang bahwa masa-masa paling indah itu adalah masa ketika SMA. Banyak hal menarik dan cenderung ‘gila’ dilakukan saat itu. Mulai dari yang hanya sebatas nakal biasa, sampai dengan menjurus kepada tindak kriminal juga terjadi saat SMA. Walaupun tidak dapat dipukul rata semua anak-anak SMA melakukan hal-hal yang cenderung negatif tersebut, akan tetapi dikarenakan aksi yang kerap muncul, menjadikan imej anak SMA menjadi sedikit tercoreng.

Bahkan beberapa waktu lalu, ada seorang anak SMA yang diketahui bernama Sonya yang dihentikan oleh polisi karena melakukan konvoi dan justru berkata kasar kepada polwan yang menangkapnya dan mengatakan bahwa dirinya adalah anak seorang petinggi di jajaran kepolisian, yaitu Irjen Arman Depari.

Nah, berikut ini adalah ulah atau aksi-aksi anak-anak SMA yang hanya ada di Indonesia alias tidak mungkin dilakukan oleh anak-anak sebayanya di negara lain. Mari simak ulasan dari 5 aksi buruk para remaja sma paling nyeleneh.

Tawuran pelajar

lensaterkini.web.id - Tawuran pelajar adalah suatu fenomena yang sering terjadi di banyak kota di Indonesia. Selain dikarenakan gengsi atau masalh pribadi yang merembet menjadi besar, perkelahian tawuran semacam ini juga terkadang dikarenakan dendam kesumat yang telah mengakar dari generasi ke generasi.

Tidak sedikit korban yang sudah berjatuhan dikarenakan tawuran antarpelajar seperti ini. Bahkan ketika dua kubu sedang berseteru, tidak sedikit orang umum yang turut menjadi korbannya karena salah sasaran atau terkena lemparan batu.

Bolos sekolah

Mungkin bolos sekolah ini hanya terjadi di Indonesia, adapun di negara lain, anak-anak seusia SMA justru lebih memilih untuk tidak masuk sekalian daripada pamit kepada orang tuanya dan tidak masuk sekolah.

Tidak sedikit kasus tertangkapnya siswa siswi SMA yang kedapatan sedang bolos sekolah di pusat keamaian, seperti mall atau juga di tempat-tempat hiburan hiburan lainnya dan masih menggunakan seragam sekolah.

Membeli kunci jawaban UN

lensaterkini.web.id - Tentunya, siapa saja ingin dapat lulus dengan hasil yang menggembirakan saat mengikuti UN atau Ujian Nasional. Banyak cara dilakukan agar dapat lulus dari ujian tersebut, mulai dari belajar sendiri, mengikuti kursus atau bimbel sampai dengan membeli kunci jawaban dari seseorang.

Sepertinya, aksi membeli kunci jawaban ini hanya terdapat di Indonesia saja karena di luar negeri, justru mereka akan berusaha keras untuk dapat lulus dengan cara belajar dan berusaha sekuat tenaga.

Coret-coret seragam dan konvoi

Walaupun tidak semua melakukannya, namun banyak juga anak-anak SMA yang melakukan aksi corat-coret seragam sekolah mereka ketika sudah dinyatakan lulus ujian terakhir. Aksi corat-coret tersebut pada umumnya digunakan sebagai bentuk rasa bebas setelah belajar berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan hasil yang didapatkan memuaskan.

Rata-rata, setelah melakukan aksi corat-coret seragam, banyak di antaranya yang langsung turun ke jalan untuk melakukan konvoi menggunakan kendaraan pribadi, seperti motor atau mobil. Hal ini juga dilakukan oleh Sonya yang pada akhirnya menjadi blunder bagi dirinya sendiri.

Nazar Nggak Pakai Baju

lensaterkini.web.id - Seperti halnya mencoret-coret baju seragam ketika dinyatakan dirinya lulus Ujian Nasional, ada pula anak-anak SMA yang melakukan nazar atau janji sesuatu ketika mereka berhasil lulus. Hal ini seperti yang pernah dilakukan oleh 2 siswa SMK di Purworejo dengan melakukan nazar berlari tanpa seragam ketika lulus UN.

Memang tanpa busana yang dimaksud bukanlah berlari tanpa sehelai benangpun melekat di tubuhnya, melainkan hanya mengenakan celana pendek dan bertelanjang dada kemudian berlari menuju suatu tempat. Kira-kira apalagi ya yang masuk dalam daftar kenalakan remaja SMA lainnya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola