5 Fakta Miris Ratna Sari Dewi, Ibu Negara Indonesia Paling Cantik

Naoko Nemoto, nama satu ini mungkin tak banyak diketahui oleh orang Indonesia. Padahal wanita ini adalah bagian penting dari sejarah hidup Sang Putra Fajar. Ya, Naoko adalah salah satu istri dari Bung Karno yang bisa dibilang menyaksikan banyak cerita penting sang proklamator. Terutama di masa-masa lesu beliau sebelum akhirnya ‘dipaksa’ untuk turun jabatan sebagai presiden.

Pertemuan pertama Naoko Nemoto dan Soekarno adalah ketika sang presiden berkunjung ke Jepang dalam lawatan yang tak resmi. Di sebuah hotel di Tokyo keduanya bertemu muka. Bung Karno kepincut dengan Naoko dan cintanya bersambut. Tak lama setelah itu, keduanya memutuskan untuk menikah. Naoko pun dinaturalisasi berganti nama dengan Ratna Sari Dewi.

Sosok Ratna Sari Dewi sendiri di mata banyak orang tak hanya dikenal lantaran kecantikannya yang luar biasa, tapi juga memiliki banyak fakta-fakta mencengangkan dan kontroversial. Lalu seperti apa kisahnya? Simak lewat ulasan berikut.

Ratna Sari Dewi Pernah Berpose Menantang di Sebuah Majalah

lensaterkini.web.id - Salah satu kontroversi paling mencengangkan yang pernah dibuat oleh seorang Ratna Sari Dewi adalah ketika ia menerima tawaran sebuah pemotretan untuk satu majalah. Sebagai wanita yang cantik, hal ini tentu tidak mengherankan dan lumrah. Tapi, tawaran majalah ini bukan hanya potret biasa namun setengah tidak berpakaian.

Ya, siapa sangka Ratna Sari Dewi menerima tawaran itu dan akhirnya dikemaslah menjadi majalah. Tahun 1998 majalah yang berisi foto panas ini beredar. Namun hanya untuk konsumsi orang Jepang karena pemerintah Indonesia melarangnya beredar di sini. Mengetahui hal ini rakyat Indonesia sempat meradang, namun maksud Ratna Sari Dewi sendiri hanyalah untuk menunjukkan bahwa wanita itu bisa tetap cantik meskipun usianya sudah setengah abad.

Ratna Sari Dewi Hanya Umpan Bisnis Sebuah Perusahaan Jepang?

Bukan bermaksud tidak sopan terhadap ibu negara, namun pernah ada desas-desus yang beredar tentang Ratna Sari Dewi yang sebenarnya hanyalah untuk umpan bisnis sebuah perusahaan Jepang. Jadi, ada satu perusahaan Jepang yang konon ingin mendapatkan proyek di Indonesia, kemudian mereka mengajukan Ratna Sari Dewi untuk bisa memikat Bung Karno.

Langkah ini berhasil seiring dengan tingginya perasaan Bung Karno kepada Ratna Sari Dewi. Banyak perusahaan Jepang yang mendapatkan proyek besar di sini. Entah, apakah ini benar atau tidak. Namun yang jelas, apa yang terlihat dari keduanya, Bung Karno dan Naoko Nemoto, hanyalah cinta. Keduanya saling mencintai tanpa pernah ada maksud lain di baliknya.

Ratna Sari Dewi Pernah Bekerja di Klub Malam?

lensaterkini.web.id - Masa lalu seorang Ratna Sari Dewi memang penuh kejutan. Ya, dikatakan dalam banyak ulasan jika sebelum menjadi istri presiden, Naoko Nemoto adalah seorang pekerja seni. Ia bahkan pernah bermain dalam sebuah film berjudul Nijushi no Hitomi. Tak hanya sebagai pekerja seni Naoko ternyata juga pernah bekerja di klub malam.

Diketahui, Ratna Sari Dewi pernah bekerja paruh waktu di Akasaka. Sebuah klub malam level elit di negeri Sakura. Ketika itu Naoko Mendapatkan bayaran sampai 10 ribu yen per malamnya. Cukup mengejutkan melihat masa lalu seorang Ratna Sari Dewi.

Pernyataan Kontroversi Ratna Sari Dewi Soal Kematian Bung Karno

Tak hanya potret masa lalu atau foto syur di sebuah majalah, Ratna Sari Dewi juga pernah memberikan statement yang kontroversial. Ini adalah perihal kematian Bung Karno yang menurutnya merupakan hasil skenario. Bung Karno meninggal lantaran sakit pada awalnya, dan itu dilakukan oleh pemerintah orde baru.

Ratna Sari Dewi mengatakan Bung Karno seolah dibuat meninggal dengan cepat agar tidak mengganggu ranah politik ke depannya. Pernyataan ini tentu ditentang banyak orang, termasuk dokter yang merawat Soekarno dan istri lain sang Proklamator. Entah ini benar atau tidak, namun yang jelas hal tersebut sempat jadi bahasan yang panas.

Pergi Ke Paris Karena PKI dan Pasangan Baru

lensaterkini.web.id - Hubungan Bung Karno dan Ratna Sari Dewi berakhir cukup cepat. Alasannya sendiri mungkin untuk keselamatan sang ibu negara. Pasalnya, ketika itu mulai marak yang namanya PKI. Kondisi politik di Indonesia benar-benar tidak stabil, makanya kemudian Ratna Sari Dewi pergi ke Paris agar tidak terjadi apa-apa padanya.

Nah, setelah berpisah dari Bung Karno, ternyata Ratna Sari Dewi pernah menjalin kasih dengan beberapa pria asing di sana. Salah satunya bahkan bukan orang biasa. Ratna Sari Dewi mengatakan ia pernah berkekasih dengan salah satu sepupu dari Ratu Elizabeth Inggris. Namun, meskipun pernah menjalin kasih, tapi pada akhirnya Ratna Sari Dewi memilih untuk tetap sendiri.

Inilah hal-hal kontroversial seputar Ratna Sari Dewi yang mungkin dilewatkan banyak orang. Terlepas dari semua hal mencengangkan ini, namun sosok Ratna Sari Dewi merupakan figur penting bagi Bung Karno. Meskipun kisahnya hanya sebentar, namun setidaknya jejaknya masuk ke dalam salah satu memori manis sang Putra Fajar.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola