7 Tradisi Memikat Hati Super Romantis di Seluruh Dunia

Bagi masyarakat dunia, Hari Valentine adalah hari romantis bisa dibilang yang paling dikenal di dunia. Tradisi ini sekaligus perayaan untuk memperingati Santo Valentine berakar di Eropa, dan kemudian pergi menjamur di berbagai belahan dunia. Ketika diperiksa lebih lanjut, sebenarnya ada berbagai tradisi romantis serupa yang berkembang secara lokal di seluruh dunia.

Asia, Afrika, maupuan Amerika Selatan memiliki cara sendiri untuk membuat rasa asmara. Kebanyakan melibatkan ritual tertentu yang mengandung makna filosofis. Nah, apa yang tradisi ini? Mempertimbangkan berbagai tradisi yang paling romantis di dunia bahwa kita akan meninjau rinci berikut. Mari simak ulasan dari 7 tradisi memikat hti yang romantis di dunia.

Nasi Bungkus – Cina

lensaterkini.web.id - Jika di Indonesia paket nasi tidak ada yang istimewa, lain halnya dengan kasus di Cina. Untuk suku Miao, nasi bungkus adalah bagian dari tradisi dalam perayaan Festival Meal. Para wanita akan memasak nasi berwarna-warni untuk diberikan kepada orang-orang.

Orang-orang akan merayu mereka dengan lagu. Wanita itu membalasnya dengan memberikan saputangan yang berisi beras berwarna-warni bersama dengan sumpit. Jika sumpit adalah dua, yang berarti bahwa wanita itu akan menerima cinta pria. Jika berisi satu sumpit saja, berarti wanita itu menolak untuk baik-baik saja. Tetapi jika justru bawang putih, maka wanita kasar ditolak.

Karva Chauth – India

Di India ada satu tradisi yang selalu ditunggu-tunggu oleh pasangan. Tradisi itu bernama Karva Chauth, hari di mana para wanita akan berpuasa dan berdoa untuk suami dan mitra. Puasa ini dilakukan dari sekarang sampai terbit matahari terbit bulan.

Dalam Karva Chauth ada Fera prosesi, di mana wanita akan menangkap melihat bulan purnama di cekungan, saringan, atau renda dan kemudian dilanjutkan dengan wajah suami mereka tampak dengan cara yang sama. Pada hari yang sama, hukum akan mengirimkan Sargi atau barang melakukan pernikahan untuk putri mereka.

Mengikat Gembok Cinta – Eropa

lensaterkini.web.id - Tradisi mengikat gembok dengan nama masing-masing pasangan sangat populer di Eropa. Tradisi ini telah di Serbia sejak Perang Dunia II. Menurut mitos yang berkembang, tradisi gembok cinta di Serbia datang dari seorang gadis yang meninggal karena patah hati diputus tunangannya. Dan sejak itu gadis-gadis sering terikat gembok di jembatan di mana mereka digunakan untuk memenuhi masing-masing pasangan untuk mengikat hati satu sama lain.

Sementara itu, tradisi mengikat gembok cinta mulai marak di Italia sejak tahun 2000-an. Tradisi terinspirasi dari buku I Want You dibuat penulis Italia Federico Moccia. Pasangan di Roma banyak terikat gembok cinta di jembatan Ponte Milvio. Sementara di Perancis, tradisi ini bisa membuat pemerintah pusing karena gembok besar terkait dengan jembatan. Dikhawatirkan bahwa kebiasaan itu dapat merusak warisan arsitektur yang ada di Perancis.

Dia Dos Namorados – Brazil

Jika sebagian besar negara di dunia merayakan Hari Valentine, maka di Brasil ada hari-hari dia Kekasih untuk merayakan orang-orang muda. Dia Kekasih adalah hari perayaan St. Anthony, santo pelindung pernikahan. Perayaan ini diadakan setiap tanggal 12 Juni untuk mereka yang sudah memiliki pasangan. Biasanya orang akan bertukar hadiah, cokelat, kartu ucapan dan bunga di dalam Dia Kekasih.

Adapun wanita yang masih lajang akan mencari mitra dengan tradisi Simpatias. Mereka menuliskan nama tiga orang muda yang mereka sukai di tiga lembar kertas dan meletakkannya di bawah bantal. Gulungan kertas yang muncul hari berikutnya diyakini akan diperuntukkan bagi kekasihnya.

Gubuk Cinta – Kamboja

lensaterkini.web.id - Di Kreung suku adat yang merupakan salah satu tradisi etnis Kamboja tidak ada praktek umum yang cukup. Jika orang tua memiliki anak perempuan remaja, ia akan membangun gubuk kecil dari bambu untuk gadis itu. Gadis itu kemudian akan diminta untuk tinggal di gubuk kecil sementara.

Para pemuda yang belum menikah akan datang satu demi satu dan diperbolehkan untuk masuk dan bermalam di gubuk. Tujuannya adalah untuk mengenal gadis itu. Gadis itu akan bertemu dengan dia sampai ia menemukan satu orang yang jika cocok untuk pernikahan.

Roti Buaya – Indonesia

Roti Buaya adalah hidangan khas dari ritual pernikahan dalam budaya Betawi. Makanan selalu termasuk dalam perkawinan melakukan diberikan kepada pasangan. Pada saat pernikahan, roti buaya ditempatkan pada pengantin dan tamu untuk melambangkan karakter dan sifat mempelai.

Di Betawi tradisional, roti buaya memiliki makna filosofis tersendiri. Reptil diyakini setia seumur hidupnya karena mereka hanya memiliki satu pasangan. Dengan makan roti buaya diharapkan bahwa pasangan akan saling setia sampai mati berpisah.

Berciuman di Bahwa Jembatan – Venesia

lensaterkini.web.id - Banyak orang mengklaim bahwa Kota Venesia adalah salah satu tempat paling romantis di dunia. Dengan arsitektur dan keindahan kota, Venice telah lama menjadi tujuan favorit bagi pasangan yang ingin berlibur bersama-sama. Tempat yang paling terkenal di kota adalah napas jembatan.

Menurut mitos yang berkembang di Venice, pasangan yang berlayar sungai Venice dengan gondola dan kemudian mencium di bawah jembatan itu kemudian diyakini sebagai cinta abadi. Kemudian banyak orang muda yang datang ke kota ini dan melakukan hal yang sama. Akan jembatan telah menjadi salah satu lokasi yang paling banyak dikunjungi di Venice.

Nah, itu 7 tradisi paling romantis di dunia. Bagaimana dengan kamu? Tentunya masing-masing pasangan memiliki cara sendiri untuk menafsirkan nilai asmara di antara mereka. Dan biasanya tradisi yang akan dipertahankan sampai kakek-nenek. Namun, tentu saja kita harus mengembalikan semua ketentuan Yang Maha Kuasa, karena telah tertulis sejak pasangan manusia masih dalam kandungan. Jadi, kami mencoba untuk tinggal sendirian dan hubungan mewarnai dengan pasangan agar merasa lebih indah.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola