7 Pulau Terindah Yang Dapat Membahayakan Nyawa Kalau Berkunjung

Pulau dengan pantai yang indah biasanya identik dengan liburan. Dengan suasana yang nyaman, pemandangan indah, pulau-pulau dapat menjadi tempat yang cocok untuk menyegarkan pikiran Anda setelah stres latihan.

Ada banyak pulau indah dengan pantai yang menakjubkan Anda dapat mengunjungi. Tapi jangan mencoba untuk melakukan sesuatu di pulau ini. Meskipun indah, petualangan di pulau adalah ide yang buruk karena dapat membuat hidup Anda dalam bahaya! mari simak ulasan dari 7 pulau cantik yang bikin nyawa anda terancam.

Bikini Atoll

lensaterkini.web.id - Meskipun telah menjadi warisan budaya oleh UNESCO dan sering dikunjungi, Bikini Atoll adalah tempat yang sangat berbahaya. Pada tahun 1946 dan 1958, tempat yang digunakan sebagai uji coba nuklir. Penduduk setempat setuju untuk pindah sementara karena mereka pikir mereka akan kembali lagi.

Pada tahun 1970 ada upaya untuk kembali menempati tempat ini, namun karena radiasi tingkat tinggi Strontium-90 dan di wilayah tersebut membuat Bikini Atoll tidak lagi tempat yang aman untuk hidup seperti yang telah mempengaruhi makhluk hidup di sana. Bahkan, sampel urin dari warga di sana ditemukan plutonium tinggi. Banyak wanita mengalami kecacatan keguguran dan bayi yang baru lahir. Sekarang, pulau-pulau yang tidak lagi layak huni.

Pulau Reunion

Pulau Reunion terletak di Samudera Hindia, 150 km dari Mauritius. Bukan hanya lokasi yang membuat pulau itu mematikan, perairan sekitar pulau juga sama-sama mematikan. Karena, di tempat ini hiu hidup dalam jumlah yang sangat besar.

Meskipun wilayah dulunya terkenal sebagai surfing, peselancar menyebutkan bahwa tempat ini tidak aman. Sejak 2011, telah terjadi 18 serangan hiu fatal. Akibatnya, berselancar dan berenang dilarang dilarang sejak 2013.

Pulau Ramree

lensaterkini.web.id - Ramree Pulau adalah sebuah pulau besar yang terletak di lepas pantai provinsi Rakhee, Myanmar. Dengan luas sekitar 1.350 kilometer persegi, pulau sebelumnya dikenal sebagai perang antara Jepang dan Inggris selama Perang Dunia 2.

Ketika kekalahan Jepang, mereka mundur ke arah rawa-rawa. Namun tanpa disadari, tempat adalah sarang buaya. Diperkirakan 1.000 tentara, setidaknya hanya 400 orang yang selamat dan melarikan diri.

Pulau Sentinel Utara

Terletak di Teluk Benggala, pulau yang dihuni oleh suku yang terakhir terisolasi dari dunia luar. Mereka juga tidak menyukai orang luar sehingga pesawa, helikopter atau perahu mendekat akan dibombardir dengan panah.

Sejak 1771, upaya untuk melakukan kontak dengan orang-orang dari daerah ini selalu gagal. Akhirnya, pemerintah India menganggap pulau sebagai zona eksklusi dan tidak boleh didekati.

Pulau Miyake-Jima

lensaterkini.web.id - Pulau kecil ini adalah rumah bagi gunung berapi aktif, Oyama. Letusan terakhir yang terjadi adalah pada tahun 2000 dan berlanjut sampai tahun 2004. Sebagai hasil dari letusan, seluruh penduduk dievakuasi dan bisa kembali pada tahun 2005.

Sejak letusan, Gunung Oyama terus mengeluarkan gas sulfur. Akibatnya, warga diwajibkan membawa masker gas setiap saat. Bahkan ada alarm khusus yang akan berbunyi ketika tingkat sulfur di udara telah meningkat secara dramatis. Ketika alarm berbunyi, yang berarti bahwa semua warga negara harus meletakkan topeng mereka.

Ilha da Queimada

Ilha da Queimada dikenal sebagai Pulau Ular. Nama itu diperoleh karena pulau adalah rumah bagi ribuan ular paling beracun di dunia, Golden lancehead viper. Karena jumlah ular yang hidup di sana, angkatan laut Brasil melarang warga untuk mendekati pulau.

Tidak ada obat yang benar-benar dapat menjadi penangkal ular. Ular tersebar di seluruh pulau sehingga manusia hampir tidak mungkin bisa masuk tanpa digigit.

Enewetak Atoll

lensaterkini.web.id - Enewetak Atoll memiliki nasib yang sama seperti Bikini Atoll. Sebuah bangunan beton raksasa dibangun untuk membuang tanah dan reruntuhan yang radioaktif. Setelah menjadi bagian dari Amerika Serikat dalam Perang Dunia II, warga secara paksa dievakuasi dan dilakukan 43 uji coba nuklir di daerah.

Karena uji coba nuklir, sebagian besar atol bisa pemukiman tidak lagi manusia karena tingkat tinggi dan kontaminasi radioaktif. Menurut prediksi, tempat tersebut juga masih belum aman untuk hidup 10 tahun lebih lama.

Pantai memang bisa menjadi tempat yang menyenangkan dan menyenangkan untuk berlibur. Tapi tidak semua pantai dan pulau-pulau dapat dikunjungi hanya ingat kita tidak benar-benar tahu apa yang makhluk hidup di sana. Tidak peduli di mana tujuan kita liburan, masih perlu waspada. Tempat yang paling aman meskipun kadang-kadang juga menyimpan bahaya yang tersembunyi di belakang.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola