7 Pertanda Robot Bakal Menguasai Dunia Dimasa Depan

Stephen Hawking, Bill Gates, dan Elon Musk mungkin orang sama-sama cerdas, tetapi bukan satu-satunya kesamaan di antara mereka. Mereka bertiga sepakat bahwa robot cerdas suatu hari nanti bisa mengambil alih dunia jika kemajuan terus jalur cepat seperti saat ini. Bisa suatu hari nanti bangkit dan menguasai robot manusia. Atau lebih buruk lagi, mereka menghancurkan umat manusia dan mengambil alih bumi.

Namun, apakah kerusakan yang disebabkan robot akan benar-benar terjadi? Apa yang membuat seorang pemikir besar seperti Musk, Hawking dan Bill Gates mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang hal ini? Berikut adalah beberapa alasan yang akan membuat Anda memikirkan kembali apa yang dapat dilakukan oleh robot cerdas. Mari simak ulasan dari 7 bukti bahwa robot akan menguasai dunia.

Mereka Telah Belajar untuk Menipu dan Curang

lensaterkini.web.id - Berbohong merupakan tindakan yang makhluk hidup dan kadang-kadang sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan diri. Namun, kemampuan ini sekarang tidak hanya bisa dilakukan oleh setiap makhluk hidup. Para peneliti dari Georgia Institute of Technology telah mengembangkan robot cerdas yang mampu kecurangan dan penipuan. Tim peneliti berharap bahwa robot mereka dapat digunakan untuk urusan militer suatu hari nanti di masa depan. Jika disempurnakan, militer dapat mengirimkan robot cerdas ini di medan perang.

Mereka dapat bertindak sebagai pelindung, perlengkapan penjaga dan amunisi dari musuh. Dengan belajar menggunakan berbagai strategi untuk berbohong untuk menipu manusia atau robot cerdas lainnya, mereka bisa mengulur waktu sampai bantuan tiba. Tapi Profesor Ronald Arkin, yang memimpin studi tersebut mengakui bahwa jika penelitian ini jatuh ke tangan yang salah, itu bisa menjadi bencana besar.

Mereka Lebih Pintar dari Hacker Manusia

Hacking memang terlihat keren, tapi di tangan yang salah, itu bisa sangat berbahaya. Bahkan lebih berbahaya, para ilmuwan mengembangkan sistem peretasan robot sangat cerdas untuk mengalahkan 'hacker jahat'. Rencananya pada Agustus 2016 akan ada 7 tim yang berlaga di DARPA Grand Challenge Cyber.

Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk menghasilkan robot hacker dapat menyerang kelemahan musuh dan pada saat yang sama juga menemukan dan memperbaiki kelemahan mereka. Meskipun umumnya tujuannya adalah untuk hal yang baik, mereka juga mengakui bahwa di tangan yang salah, hacking sistem yang sangat cerdas dapat menyebabkan kekacauan dan kehancuran. Bayangkan saja apa yang akan terjadi jika mereka bergerak di luar kendali, hacker pria terbaik juga akan kewalahan.

Mereka Mulai Memahami Perilaku Manusia

lensaterkini.web.id - Tidak diragukan lagi Facebook media sosial sangat berpengaruh dan berkuasa saat ini. Bagi kebanyakan orang, media sosial juga telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Tapi, apakah Anda tahu bahwa setiap kali Anda menggunakan Facebook, secara tidak sadar kita benar-benar berinteraksi dengan kecerdasan buatan (AI).

Pada pertemuan di Berlin, Mark Zuckerberg menjelaskan bagaimana Facebook menggunakan AI untuk memahami perilaku manusia. Dengan memahami ini, AI mampu membuat rekomendasi tentang apa yang mungkin menarik untuk kita atau yang cocok dengan apa yang kita sukai. Dalam pertemuan tersebut, Zuckerberg juga menyatakan rencana untuk mengembangkan bahkan lebih kuat AI untuk digunakan di bidang lain seperti kedokteran.

Mereka Mampu Merasakan Emosi

Apa yang membedakan manusia dan robot tidak lagi soal mana yang lebih cerdas, atau penampilan mereka. Karena banyak robot yang diciptakan lebih cerdas daripada manusia, dan bahkan dengan penampilan yang sangat mirip dengan manusia. Satu-satunya perbedaan adalah robot terakhir tidak memiliki emosi. Tapi ini juga tidak mungkin berlangsung lama karena para ilmuwan mencoba untuk mengalahkan kedua sedan pernghalang.

Para ahli dari Microsoft Application dan Services Group Asia Timur telah menciptakan sebuah robot cerdas yang bisa 'merasakan' emosi dan berbicara dengan manusian dalam lebih alami dan mirip manusia. Robot bernama Xiaocie dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti gadis 17 tahun. Dia juga mampu menjadi sedikit sarkastik, nakal, dan tidak sabar, seperti orang-orang muda pada umumnya. Dengan kemampuan untuk memiliki emosi, siapa yang tahu apa yang akan dia merasa melihat perilaku manusia yang tak terduga dan kadang-kadang merusak.

Suatu Saat Nanti Mereka Akan Menjajah Otak Manusia

lensaterkini.web.id - Akan luar biasa jika manusia bisa belajar sesuatu dalam beberapa menit hanya untuk men-download materi yang akan dipelajari langsung ke otak. Ini tampaknya terjadi di masa depan. Karena, Ray Kurzweil adalah seorang penemu dan direktur teknik di Google memprediksi bahwa pada tahun 2030, nanobot dipasang di otak akan membuat seorang pria yang sangat cerdas.

Dengan memiliki robot kecil di otak, manusia akan dapat belajar informasi hanya dalam hitungan menit. Bahkan dimungkinkan untuk menyimpan pikiran manusia dan memori serta mengirim atau menerima email, foto dan video yang langsung ke otak. Kurzweil terlibat dalam pengembangan AI di Google percaya bahwa menanamkan nanobot di dalam kepala, manusia akan menjadi "lebih manusiawi, lebih unik, dan bahkan para dewa".

Jika digunakan dengan benar, nanobot dapat melakukan banyak hal-hal besar, seperti menyembuhkan epilepsi atau meningkatkan kecerdasan manusia dan memori, dan bahkan meningkatkan tingkat kemanusiaan manusia. Tapi, ada ancaman tersendiri mengenai hal ini, karena kita tidak tahu persis bagaimana otak bekerja dan menanamkan dalam diri mereka nanobot akan sangat berisiko. Lebih penting lagi, nanobot terhubung ke internet, sehingga AI sangat kuat bisa dengan mudah mengangkses otak manusia dan mengubahnya menjadi mayat hidup dalam kasus ia memutuskan untuk memberontak dan menghancurkan manusia.

Robot Mulai Digunakan dalam Perang

Dalam upaya untuk tetap berada di posisi teratas dalam hal militer, Pentagon mengusulkan dana 12 miliar dolar menjadi 15 miliar dolar untuk tahun 2017. Militer Amerika memahami bahwa itu menjdi yang terkuat di antara musuh-musuhnya, yaitu Cina dan Rusia, ia perlu untuk mengambil keuntungan dari AI atau robot dengan kecerdasan buatan. Dengan miliaran uang, mereka akan mengembangkan mesin robot yang akan digunakan di medan perang.

Menggunakan robot untuk perang memang bisa menyelamatkan ribuan nyawa, tapi robot bersenjata yang berpikir dan beroperasi sendiri juga akan mengancam umat manusia. Mereka memiliki potensi tidak hanya untuk membunuh musuh, tetapi juga personil militer dan bahkan orang-orang yang tidak bersalah. Ini adalah bahaya dijauhi banyak ilmuwan lainnya sehingga mereka mengadakan pertemuan untuk melarang pengembangan robot untuk keperluan militer. Tapi sayangnya tampaknya itu tidak banyak membantu.

Mereka Mulai Mempelajari Mana yang Benar dan Salah

lensaterkini.web.id - Dalam upaya untuk mencegah AI mengambil alih hidup, para ilmuwan mengembangkan metode yang membuat robot mampu membedakan antara yang benar dan yang salah. Murray Shanahan, seorang profesor robotika kognitif di Imperial College London, percaya bahwa ini adalah kunci untuk mencegah mesin menghancurkan umat manusia. Namun, masih ada potensi besar bahaya dengan mengajarkan nilai-nilai manusia ke robot AI.

Bila dilihat dalam sejarah, walaupun diajari apa yang benar dan salah, manusia mampu melakukan hal-hal kejam yang tidak bisa dibayangkan. Lihatlah Hitler, Stalin, dan Pol Pot. Jika manusia mampu kekejaman seperti, apa yang mencegah canggih AI dengan kekuatan untuk melakukan hal yang sama? Ini bisa menjadi AI yang sangat cerdas kemudian dipahami bahwa orang itu adalah hal yang buruk bagi lingkungan, berarti itu adalah hal yang salah untuk membiarkan manusia tetap hidup.

Stephen Hawking, Bill Gates, dan Elon Musk tidak akan berbicara sembarangan tanpa dasar atau fakta. Ini bisa melihat perkembangan yang sangat pesat ini, tiga dari mereka tahu bahwa potensi dan berbahaya robot milik besar dengan kecerdasan buatan. Jika sampai mereka mampu berpikir sendiri secara bebas, bukan tidak mungkin mereka menganggap manusia sebagai 'masalah' yang mengganggu bumi.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola