7 Cewek Hot Dan Seksi Ini Sukse Menjadi Model Plus Size

"Tidak ada lemak, jadi model plus ukuran?" Mungkin itu pertanyaan yang datang ke pikiran ketika kebanyakan orang melihat model-model cantik. Garis tubuh mereka tidak model ramping dari Victoria Secret. Tapi tampaknya wanita ini juga tidak cocok disebut lemak.

Namun demikian, malaikat dengan tubuh berisi profesi ini bangga sebagai model plus-size. Bagi mereka, tubuh ramping tinggi tidak harus menjadi penentu kecantikan seseorang. Definisi kecantikan tidak selalu seragam. Karena pada dasarnya semua wanita yang indah dengan cara mereka sendiri. Mari simak ulasan dari 7 wanita seksi yang sukses jadi model plus size.

Saffi Karina

lensaterkini.web.id - Saffi Karina benar-benar tidak ada lemak. Dia hanya memiliki tubuh yang struktur tulang terlalu tinggi dan besar. Tapi ukuran tubuh 10 membuat beku keluar dari dunia modeling. Pilihan karina hanya mendorong diri sendiri sangat tipis atau menerima kondisinya dan mencari pilihan karir yang berbeda.

Karina memutuskan opsi kedua. Dilansir Fashion Spot, ia mencoba untuk terjun ke dunia modeling plus ukuran. Setelah sukses, ia mendirikan Proyek Curve London, ditambah ukuran modeling lokakarya pertama di Inggris. Tujuannya adalah untuk membantu model ukuran plus seperti dia untuk mendapatkan pekerjaan. Sejauh ini, perusahaan Karina berhasil menarik sejumlah merek bergengsi sebagai klien. Antara lain, John Lewis, Speedo, Bravissimo dan Debenhams.

Danielle Redman

Perempuan pribumi dikenal di dunia modeling sebagai sosok menunjukkan tinggi, didukung rambut pirang dan senyum menawan. Redman diklasifikasikan model ukuran seperti plus yang bekerja. Dia adalah model favorit Ralph Lauren, Marina Rinaldi, Lands End, Macy, dan Schwab. sosoknya berjalan Milan Fashion Week, dan telah tampil selama New York Fashion Week.

Selain model profesi, Redman juga hobi traveling dan fotografi. Ia aktif dalam mempromosikan hak-hak perempuan di Rwanda dan mereka yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Stephanie Van den Bergh

lensaterkini.web.id - Sama seperti Alexandra Johnson, Stephanie Van den Berg juga masih relatif baru di dunia modeling plus ukuran. Dilansir Fashion Spot, Van den Bergh mulai naik pada tahun 2014. Saat itu ia memamerkan lekuk berisikan bersama dengan enam model lainnya dalam pemotretan.

Stephanie Van den Bergh adalah model yang berasal dari Antwerpen, Belgia. Dia bergabung di Model 1, sebuah agen model bergengsi di Inggris. Dia termasuk dalam divisi Curve payung plus ukuran model. Van den Bergh juga diwakili oleh Wilhelmina International Inc.

Inga Eiriksdottir

Inga Eiriksdottir adalah model dari negara Polandia yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Sinyalnya tubuh telah menghiasi berbagai majalah bergengsi termasuk Australia Vogue dan ELLE Jerman. Dia juga menjadi model untuk Clarins, Ralph Lauren, dan Max Mara.

Dilansir Vogue Italia, Eiriksdottir sudah mulai mengejar model profesi sejak usia 15 tahun. Setelah memasuki usia 20, ia mengaku mengalami kesulitan mempertahankan tubuhnya yang kurus. Setelah itu, Eiriksdottir memutuskan banting setir menjadi model ukuran plus. Saat ini ia menjaga kebugaran mereka dengan latihan yoga dan makan makanan sehat.

Laura Wells

lensaterkini.web.id - Laura Wells adalah salah satu model ukuran plus yang sudah malang melintang di dunia mode. Selain model, Wells juga seorang ilmuwan lingkungan. Model Australia memulai karirnya pada tahun 20015. Pada saat itu ia belajar hukum di New York dan 'pengantin' oleh seorang pencari bakat.

Wells mengaku bahwa ia lebih rendah daripada tubuhnya sendiri, terutama karena dia tinggal di rumah dengan sejumlah model yang terobsesi untuk memiliki tubuh kurus. Tapi sekarang ia mendapatkan kepercayaan dirinya kembali.

Ketika Anda merasa nyaman di kulit Anda sendiri memungkinkan Anda untuk fokus pada hal-hal yang lebih besar dari diri sendiri dan menempatkan waktu dan usaha untuk membuat dunia Anda apa yang Anda inginkan.

"Anda tidak akan pernah 100 persen puas dengan tubuh Anda dan akan selalu ada hal-hal yang tidak menyukainya, tetapi hal ini tidak perlu menguras waktu dan energi," katanya kepada Daily Mail.

Julie Henderson

Model berkulit eksotis ini sering disebut Terlalu Tinggi (terlalu tinggi) oleh rekan-rekannya di akademi militer. Henderson telah bercita-cita menjadi pilot, mengantongi beasiswa University of Notre Dame, dan tidak pernah menjadi pemain basket profesional. Tapi nasib membawanya ke dunia modeling.

Dilansir Vogue Italia, Henderson juga hampir menolak ketika audisi untuk Model Ford. Mereka menganggap bahwa Henderson terlalu tinggi. Tapi pada akhirnya dia tetap dikontrak. Saat ini ia diwakili oleh Model Wilhelmina.

Henderson sangat bangga lekuk tubuhnya. Dia tetap fit dengan menyewa seorang pelatih pribadi. Henderson teratur berolahraga dan menjaga pola makan agar tubuh tetap gemuk tanpa timbunan lemak.

Marquita Pring

lensaterkini.web.id - Karir Marquita Pring mulai menanjak sejak ia muncul di majalah editorial V pada Januari 2010. Setelah profil dibahas di Vogue Italia. Pring pernah diterjunkan Jean Paul Gaultier fashion show pada tahun 2011. Iklan memiliki dia membintangi hampir tak terhitung jumlahnya, mulai dari Levi untuk Lee Bryant.

Dilansir The Richest, Marquita Pring tidak suka disebut model plus-size. Untuk lekuk tubuhnya dia adalah tubuh normal seperti kebanyakan wanita. Dia telah berada di dunia modeling selama 8 tahun terakhir dan namanya masih garis tak tergoyahkan dari model ukuran plus dari tingkat internasional.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola