5 Teror Paling Mengerikan yang Tidak Diketahui Orang di Dunia

Berbicara tentang terorisme, itu tidak menghitung lagi berapa harus sudah terjadi. Tercatat, sejak pertama fenomena anarkis ini telah muncul dengan dalih dan tujuan tertentu. Namun, terlepas dari apa tujuannya adalah entah bagaimana tindakan terorisme sangat tidak bisa dibenarkan. Tidak ada yang pernah mengatakan kepada ajaran agama pengikutnya untuk melakukannya.

Terorisme, tidak semua benar-benar berhasil memasukkan apa hukumnya inginkan. Ada rencana terorisme busuk beberapa yang gagal ketika script sangat sempurna. Telah sukses, maka hari ini kita akan menemukan daftar panjang korban yang tidak bersalah yang telah meninggal mengerikan lama.

Kemudian, tindakan utama terorisme apa yang bekerja gagal dan digagalkan itu? Simak ulasannya di bawah ini di 5 aksi teror yang mengerikan di dunia namun berhasil digagalkan.

Aksi Terorisme di Pesawat Amerika yang Gagal

lensaterkini.web.id - Pada Natal tahun 2009, seorang pemuda bernama Umar Abdul Mutallab terbang ke Detroit, Amerika Serikat dengan pesawat. Bukan hanya tumpangan, Mutallab rupanya ingin membunuh semua orang di pesawat ini. Ya, siapa sangka ia telah melarikan diri dari pemindai ketika ia menyembunyikan sebuah bom kuat di celana dalamnya.

Mutallab sudah di udara pada saat itu, dan dia hanya tinggal sendirian dan memicu ledakan terjadi. Untungnya ketika pria ini mencoba meledakkannya, tidak ada yang terjadi kecuali munculnya percikan api kecil. Meski begitu penumpang seluruh penerbangan kepanikan luar biasa dan akhirnya pilot melakukan pendaratan darurat. Jika tindakan ini berhasil, setidaknya 289 orang tewas dan ini pasti akan menjadi kecelakaan pesawat terburuk dalam sejarah AS. Mutallab sendiri akhirnya dipenjara oleh hukuman 50 tahun.

Terorisme yang Bisa Menghancurkan Airport di Glasgow

Pada 30 Juni 2007 melaporkan tindakan mengerikan dari terorisme di bandara Glasgow. Sebuah bom mobil meledak di pintu masuk ke bandara. Namun, secara ajaib tidak ada yang tewas kecuali pelakunya dalam tragedi ini.

Awalnya, para teroris telah mencoba meringsek ke bandara dengan mobil membanting dengan sepenuh hati. Namun, bandara tidak bisa menembus beton. Kemudian, mungkin karena tidak ada pilihan lain, pelaku itu meledakkan mobilnya. Hal yang mengejutkan, mobil itu digunakan untuk memuat propana dalam jumlah besar. Untungnya, saat terjadi ledakan, propana tidak dipicu dan tidak meledak. Misalkan sukses, bandara Glasgow mungkin telah rata dengan tanah dan membunuh ratusan orang di dalamnya.

Aksi Untuk Membunuh Perdana Menteri Inggris

lensaterkini.web.id - Pada tahun 1991, sekelompok teroris atas nama diri mereka sebagai Tentara Republik Irlandia melakukan tindakan gila yang mengancam stabilitas Inggris. Diketahui, maka teroris harus membunuh perdana menteri Inggris pada waktu itu, John Major. Bom-bom itu disiapkan dan diposisikan hati-hati dalam gedung tempat kerja Mayor.

Ketika waktunya tepat, bom diledakkan di halaman gedung segera. "Boom" terdengar membuat jajaran tinggi Inggris di gedung termasuk John bentak. Untungnya, bom sama sekali tidak berbahaya, terutama membangun kaca antipeluru. Namun, para teroris ternyata mempersiapkan dua roket ditembakkan, tapi luput. Banyak orang beranggapan jika hanya roket tepat sasaran, maka John Major dan semua orang di lorong-lorong itu sejarah.

Teroris Gagal Aksi Gara-Gara Salah Set Waktu

Pada tahun 1991, sekelompok teroris yang tidak tahu namanya, melakukan aksi gila dengan rencana menghancurkan Pusat Kebudayaan Thomas Jefferson di Manila, Filipina. Semua rencana awalnya sangat sukses. Bahkan teroris yang berhasil menggabungkan bom waktu timed hidup peledak saja.

Awalnya, para teroris akan mengatur waktu peledak di hari berikutnya, tapi ternyata mereka gagal. Ya, waktu dipasang mundur ledakan yang menyebabkan bom meledak. Salah satu orang tewas dan lainnya terluka parah. Untungnya, ketika hal ini terjadi waktu tengah malam, sehingga tidak ada korban lain selain pelaku sendiri.

Rencana Gila Menghancurkan CIA dan Paus John Paul II

lensaterkini.web.id - Pada tahun 1995, dua teroris yang tak disebutkan namanya pernah ingin mencoba untuk melakukan tindakan yang paling gila teror dalam sejarah. Mereka ingin membunuh Paus Yohanes Paulus II, membajak sebuah pesawat yang penuh dengan bom, maka pesawat ini menabrak gedung CIA dan membunuh semua yang ada di sana.

Rencana telah disusun oleh mereka sampai petugas datang kecurigaan ketika asap hitam keluar dari rumah dua teroris tersebut. Petugas tiba dan menemukan rencana ditambah bom yang telah disiapkan. Salah satu teroris ini ditangkap di tempat sementara yang lain berhasil melarikan diri. Hal ini diketahui, salah satu teroris yang melarikan diri itu dilaporkan terlibat dalam tragedi 9/11 atau WTC mengerikan.

Kita harus mengakui meskipun gagal, tapi ini adalah tindakan yang mengerikan terorisme. Tidak bisa dibayangkan jika berhasil, tindakan ini mungkin ada tragedi kalah hebatnya 9/11 gila. Mudah-mudahan di masa depan tidak ada hal-hal semacam ini. Ini cukup kemanusiaan dibuat sengsara karena aksi terorisme yang telah terjadi.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola