5 Negara Miskin Ini Harusnya Kaya Raya Karena Sumber Daya Alam Yang Berlimpah

Pada akhir tahun 2015, Majalah Global Finance merilis daftar negara terkaya dan termiskin di dunia. Daftar ini akan menunjukkan negara-negara yang kuat secara finansial, dan sangat lemah sampai negara selalu bermasalah. Kelaparan, kurangnya pendidikan, dan kesehatan merupakan masalah utama yang membuat mereka lebih buruk.

Sebenarnya, negara-negara ini sangat kaya akan sumber daya alam. Jika sumber daya alam yang dikelola dengan baik, keadaan ini bisa menjadi kaya. Sayangnya, negara ini tidak bisa mengolah, atau dikendalikan oleh orang asing sebagai master Freeport tambang emas di Indonesia. Berikut adalah lima negara miskin yang memiliki sdA yang Melimpah.

Republik Kongo

lensaterkini.web.id - Republik Kongo atau lebih mudah disebut dengan Kongo adalah negara termiskin di dunia. Berdasarkan data dari majalah Global Finance, negara hanya memiliki PDB per kapita $ 754. Jumlah ini termasuk sangat rendah mengingat negara-negara lain seperti Qatar dapat menghasilkan PDB per kapita hingga $ 146.001 atau Singapura mencapai $ 84.821.

Republik Kongo sebenarnya memiliki tambang cadangan sangat banyak. Ketika nilai diperkirakan bisa mencapai $ 24000000000000. Sumber ini kekayaan dalam bentuk cadangan coltan dan kobalt tambang termasuk yang tertinggi di dunia. Selain di atas dua tambang utama, Republik Kongo juga memiliki tambang emas, berlian, tembaga, dan minyak. Sayangnya pengolahan pertambangan tidak dapat dilakukan dengan baik. Pertama karena tidak banyak ahli di negara ini, yang terakhir karena banyak konflik sampai tambang tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.

Liberia

Pada 2015, Liberia memiliki PDB per kapita $ 934 saja. Hasil dari PDB yang rendah, Liberia harus bersedia untuk berada di jajaran atas negara-negara termiskin di dunia. Meskipun negara ini memiliki begitu banyak sumber daya alam yang sangat berharga. Emas dan permata merupakan produk unggulan yang benar-benar dapat mempertahankan PDB Liberia secara keseluruhan, tetapi beberapa masalah seperti konflik aturan itu.

Pada tahun 1970 Liberia mulai menambang emas dalam skala besar untuk mendukung 25% dari PDB negara itu. Sayangnya, konflik berkepanjangan membuat produksi hampir mendekati nol. Selanjutnya, sebanyak 155.000 karat berlian dicuri oleh penambang asing dari negara-negara tetangga. Akibatnya, penduduk tidak bisa menikmati sumber daya alam mereka secara keseluruhan. Oh ya, di Liberia juga menemukan produk pertambangan lainnya seperti besi, bauksit, beryl, fosfat, pasir silika, nikel, seng, dan uranium.

Madagaskar

lensaterkini.web.id - Madagaskar adalah negara miskin yang setiap tahun hanya memiliki sekitar $ 1491 GDP per kapita. Jumlah itu masih jauh di belakang negara-negara Afrika lainnya seperti Kamerun yang berdiri di $ 3.116 pada tahun 2015. Pulau Madagaskar adalah cukup terpencil, tetapi memiliki banyak cadangan mineral dunia yang sebagian besar belum diselidiki.

Pada awal 2000-an industri pertambangan di negeri ini mulai meningkat. Namun, kudeta tahun 2009 membuat usaha ini semakin menurun. Madagaskar sebenarnya memiliki beberapa komoditas unggulan seperti titanium, emas, perak, besi, nikel, kobalt batu mahal seperti rubi, safir, zamrud, akuamarin, beryl, topaz, dan banyak lagi. Sayangnya, pengolahan miskin membuat ini sumber daya alam yang melimpah tidak dimanfaatkan dengan baik.

Afghanistan

Di Asia, Afghanistan dikenal sebagai salah satu negara termiskin. Selain itu, konflik di negeri ini seperti tidak ada habisnya. Pada 2015, Afghanistan masuk dalam jajaran negara-negara termiskin di dunia lagi dengan PDB per kapita $ 2.051 saja. PDB rendah dari negara itu dipicu karena konflik merajalela dan pengolahan sumber daya alam tidak dilakukan secara optimal.

Sebenarnya, Afghanistan adalah negara yang kaya akan hasil tambang. Bahkan diperkirakan sebesar $ 1 triliun. Mineral yang paling menjanjikan di negara dalam bentuk 60 miliar ton tembaga, 2,2 miliar ton emas, dan yang paling fantastis lagi adalah 1,4 miliar senilai barang tanah langka seperti lantanum, cerium, dan neodymium. Jika hanya pertambangan ini bisa dilakukan dengan maksimal, Afghanistan tidak akan seterpuruk seperti sekarang.

Nepal

lensaterkini.web.id - Nepal adalah negara kecil yang terletak di dekat India dan Tibet. Pada 2015 tahu mereka hanya memiliki sekitar $ 2516 GDP per kapita. Termasuk jumlah yang sangat rendah dibandingkan dengan India yang secara ekonomi sangat kuat. Nepal sebenarnya adalah negara pertambangan yang sangat kaya. Namun, pengolahan miskin dan campur tangan asing membuat negara ini berkurang pendapatan.

Nepal menghasilkan banyak batu mulia seperti rubi dan safir. Sayangnya orang-orang lokal sebenarnya ditambang dan menghancurkan situs dengan tidak bertanggung jawab. Selain itu, ada garnet, akuamarin, dan kristal kuarsa. Untuk tambang logam, Nepal memiliki besi, tembaga, kobalt, emas, perak, dan uranium. Mineral sebagian besar masih disimpan dan belum dieksplorasi dengan sangat baik.

Berikut adalah lima miskin negara yang harus kaya dengan sumber daya alam itu. Jika hanya pemanfaatan sumber daya alam, khususnya pertambangan dapat dikembangkan dengan baik. negara ini bisa makmur tanpa harus menderita seperti sekarang. Oh ya, Indonesia termasuk negara biasa-biasa saja, yang berarti bahwa dari hampir 185 negara, kita peringkat di 103, masih kalah dengan Singapura dan Malaysia. Berkaca dari kondisi kita sekarang. menurut teman saya benar-benar Boombastis negara ini kaya atau miskin?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola