5 Negara Besar Yang Dikenal Sebagai Negara Rasis

Rasisme adalah ide bahwa manusia diciptakan untuk membedakan antara orang-orang yang terlihat pada warna, suku, ke daerah untuk tinggal. Biasanya rasisme selalu melekat pada superioritas kelompok tertentu. Mereka dapat melakukan apa-apa karena mereka merasa superior. Akhirnya, hak-hak orang yang berbeda yang benar-benar dilanggar. Kriminalisme bahkan menyebabkan tindakan.

Rasisme ada di dunia ini untuk waktu yang lama. Bahkan dengan sangat kuat mengakar. Hampir di setiap negara, kasus rasisme terus muncul dan membuat kesenjangan sosial mereka. Dan di tujuh negara tersebut, rasisme telah menyebar luas sampai sulit untuk berhenti. Mari kita lihat bersama-sama di 5 negara yang paling rasis di dunia.

Amerika

lensaterkini.web.id - Rasisme telah menjadi hal yang sangat umum di Amerika. Sejak pertama kali dibentuk rasisme di negara ini membuat banyak orang dengan kulit gelap menjadi pantat. Mereka diperbudak, disiksa sampai dibunuh karena mereka tidak memiliki hak untuk hidup dengan baik. Di Amerika, hanya putihlah orang berkulit dapat hidup dengan baik.

Di era modern seperti sekarang ini, rasisme masih ada. Di sekolah-sekolah tragedi pembullyan terus berkembang sampai sekarang. Banyak imigran dengan kulit gelap dianggap gangguan. Setidaknya dalam seumur hidup, orang kulit hitam telah mengalami salah satu ketidakadilan rasisme. Lebih buruk lagi, itu terjadi di lembaga pemerintah.

India

India adalah negara yang terobsesi dengan warna kulit. Sejak kecil, anak-anak di India telah ditanamkan oleh orang tuanya untuk selalu menghormati orang kulit putih. pria India dengan kulit putih biasanya akan diperlakukan dengan sangat baik. Bahkan orang-orang dengan kulit gelap akan segera melihat ke bawah. Rasisme di India benar-benar sangat parah, bahkan dapat melampaui Amerika.

Selain masalah warna kulit, banyak orang India yang membenci beberapa suku tertentu. Mereka akan mendorong untuk melakukan kekerasan terhadap orang-orang yang berasal dari suku dalam daftar hitam. Sistem kasta masih dipegang erat sini juga menyumbang banyak rasisme yang terus berkembang sampai sekarang.

Arab Saudi

lensaterkini.web.id - Banyak aktivis hak asasi manusia di Arab Saudi sebagai dunia menyebut negaranya Apartheid Timur Tengah. Negara ini banyak diskriminasi rasial yang cukup parah. Salah satu yang masih bertahan saat ini adalah untuk mengobati orang luar ras Arab sangat buruk. Hal ini terjadi pada pekerja asing yang datang dari India, Pakistan, dan daerah sekitarnya. Mereka berada di sini sebagai buruh dan diperlakukan sangat tidak manusiawi. Mereka tidak manusiawi karena dianggap sebuah buku ras unggul seperti rasa Arab.

Selain masalah ras dari negara asing. Banyak orang Arab yang buruk untuk mereka yang berkulit hitam. Arab-Afrika yang banyak di negeri ini sering tidak diberikan hak sangat baik. Bahkan, mereka selalu terpinggirkan jika berada di pemerintah. Tidak pernah diberi posisi tinggi karena dianggap memalukan.

Israel

Ini telah lama jika Israel memiliki banyak untuk melakukan praktik rasisme. Mereka selalu merasa lebih unggul orang dari negara lain, termasuk di Palestina. Serangan dilakukan oleh rentetan adalah bentuk kurangnya rasa hormat bagi orang-orang yang datang dari negara-negara etnis atau lainnya.

Apa yang dilakukan oleh Israel adalah manifestasi dari kejahatan perang yang telah lebih buruk dari rasisme. Mereka ingin menghilangkan semua mereka yang bukan dari sukunya dan negaranya sepenuhnya merebut wilayah. Tidak mengherankan, dari waktu ke waktu semakin menipis wilayah Palestina dari Israel yang terus menyerang membabi buta.

Jepang

lensaterkini.web.id - Kita tidak dapat menyangkal bahwa jika Jepang adalah negara yang sangat bangga pada dirinya sendiri. masyarakat selalu bangga dengan apa yang ada di negara ini. Akhirnya terbentuk dalam pikiran mereka jika orang-orang yang berasal dari luar Jepang atau sebutan gaijin mereka layak diperlakukan sewenang-wenang. Akhirnya, banyak dari mereka yang tidak baik kepada imigran yang kebetulan memiliki kulit lebih gelap. Pernah ada diskriminasi terhadap Miss Universe Jepang hanya karena dia adalah setengah setengah Jepang dari orang kulit hitam.

Diskriminasi ras dan etnis sudah dilarang di Jepang. Tetapi orang-orang di negeri ini memiliki apa yang disebut "diskriminasi positif". Hal ini dilakukan untuk menjaga Jepang tetap menjadi bangsa yang sangat besar. Banyak orang Jepang, khususnya agak kuno dari fobia dengan orang-orang dari Timur Tengah atau Muslim.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola