5 Kematian Gara-Gara SmartPhone Paling Tragis dan Mengenaskan di Dunia

Bermain game, facebookan, menonton video, melakukan pekerjaan kantor, untuk menemukan tips memasak, semua dapat dilakukan dengan smartphone. Tidak heran bahwa banyak orang tidak bisa lepas dari ponsel pintar ini.

Ironisnya, banyak orang yang ternyata terlalu 'perhatian' pada smartphone membahayakan diri mereka sendiri. Bahkan saat ini tingkat kematian dari selfie menggunakan smartphone jauh lebih tinggi dari kematian akibat serangan hiu.

Selain itu, karena smartphone semakin booming, semakin banyak kasus kematian lainnya yang bermunculan. Contohnya adalah 5 kasus kematian akibat smartphone paling mengenaskan.

Jatuh dari tebing

lensaterkini.web.id - Tanggal 25 Desember 2015 dan kemudian, Amerika bernama Joshua Burwell ditemukan tewas di dasar tebing Sunset Cliff di San Diego. Tebing yang dikenal terkenal untuk mencari gambar-gambar dari matahari terbenam yang akan diposting di jejaring sosial.

Menurut saksi mata, Burwell tidak jatuh karena mencoba untuk memotret pemandangan, tapi terlalu sibuk smartphone menatap. Burwell disebut terlihat terus berjalan menuju tepian tebing sementara smartphone-nan. Mungkin karena sadar, Burwell terus berjalan sampai dia jatuh ke dasar tebing yang memiliki kedalaman 18 meter.

Mereka yang melihat itu segera meminta bantuan. Akhirnya ada beberapa orang yang berani nekat turun ke dasar tebing untuk menyelamatkan Burwell. Sayangnya Burwell ditemukan tak bernyawa ketika penyelamat itu.

Kecelakaan maut beruntun

5 Agustus 2010, seorang pemuda berusia 19 tahun sedang mengemudi di jalan raya di negara bagian Missouri, Amerika Serikat, menggunakan pick-up-nya. Belum lama, tiba-tiba pria yang dikenal mobil melaju 90 kilometer per jam itu menghantam bagian belakang truk.

Kejadian sangat cepat itu membuat bus sekolah yang berada di belakangnya datang menabrak mobil pick-up. Akibat kejadian ini, sopir remaja pick-up sebelumnya dan satu siswa berusia 15 tahun di bus tewas di tempat kejadian. Sementara 38 orang lain menderita luka serius.

Dari polisi, sopir pick-up tidak diharapkan untuk melihat truk di depannya karena SMS yang sibuk. Hal ini dibuktikan dari pesan yang dikirim dari remaja smartphone mengalami kecelakaan terjadi.

Kesetrum iPhone

lensaterkini.web.id - Pada 2013 lalu, seorang wanita muda bernama Ma Ailun dari Cina ditemukan tewas dari iPhone. Berdasarkan kesaksian adiknya, Ailun ketika itu ngecharge iPhone Yang ketika tiba-tiba ada panggilan masuk.

Tanpa pikir panjang, Ailun segera mengangkat iPhone-nya masih terhubung ke pengisi daya. Ailun tubuh kemudian jatuh ke lantai karena sengatan listrik. Ketika bantuan datang, Ailun telah menghembuskan napas terakhir.

Apple juga segera mengirim belasungkawa setelah insiden, dan penyelidikan. Meskipun itu ditemukan ketika semua aksesori asli yang digunakan Ailun dari Apple, almarhum Steve Jobs itu sampai sekarang tidak merilis hasil investigasinya.

Terlindas truk

Kematian tragis karena smartphone lain datang kembali dari Cina, dan kali ini korbannya adalah seorang wanita dari Zhongshan, Guangdong, Cina. detik Video kecelakaan wanita ini bahkan sudah di YouTube.

Dalam video terlihat seorang wanita yang sedang menyeberang jalan. smartphone diduga terlalu asyik melihat, dia tidak menyadari ada sebuah truk besar yang lewat di sebelah kiri dan kanan. Truk pertama memiliki rem tapi akhirnya menabrak wanita itu.

Ketika turun, tubuh wanita itu langsung hancur oleh sebuah truk kedua yang tersisa. Wanita itu langsung mati. Kecelakaan ini cukup ironis karena dua truk telah benar-benar tidak ngebut karena itu akan melalui jalan-jalan padat.

3 Anak tenggelam gara-gara ibu sibuk smartphone-nan

lensaterkini.web.id - Patricia Allen membayar harga yang berat sebagai akibat dari kecerobohan ketika membawa anak-anak mereka berenang di dekat apartemennya di Texas, Amerika Serikat, 2015 lalu.

Patricia diketahui membawa tiga anak kecil ke kolam renang meskipun dia tahu anak-anaknya tidak bisa berenang. Lebih buruk lagi, Patricia hanya membiarkan mereka berenang saat bermain smartphone. Patricia baru khawatir ada sesuatu yang aneh setelah menyadari ketika anak-anak mereka tidak terlihat di mana-mana.

Saksi mata mengatakan bahwa jika Patricia sibuk mengamati dasar kolam dan mencari tahu apakah ketiga anak itu tenggelam. Salah satu anaknya tewas di tempat kejadian, sementara dua lagi meninggal setelah dirawat di rumah sakit dua hari di rumah sakit.

Patricia akhirnya dipenjara setelah terbukti bersalah atas kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Yang ironisnya adalah anak-anaknya sendiri.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola