5 Kebaikan Besar Para Diktator Gila Yang Jarang Diungkap-Ungkap

Diktator berbuat baik? Apa jenis lelucon ini? Di mana-mana, diktator harus keji, kejam, dan tidak manusiawi. Ya, selama anggapan ini pasti menyukainya. Namun, kita tidak boleh lupa, setelah semua mereka adalah manusia, yang tentunya memiliki sisi baik. Dan pada kenyataannya, sebagian besar diktator paling kejam dalam sejarah ternyata memiliki sebuah sisi baik.

Misalnya, Hitler, yang tidak tahu bagaimana kejam orang ini? Tapi siapa yang akan meskipun diktator kejam begitu kekhawatiran tentang kesehatan rakyatnya. Misalnya, tegas melarang distribusi rokok yang bisa membuat orang sakit. Sekarang, di mana presiden akan berani seperti itu? Hampir tidak. Harus diakui Hitler memiliki sisi baik yang bahkan tidak dapat ditandingi oleh orang besar.

Tidak hanya Hitler, diktator banyak orang lain yang juga memiliki sikap yang baik. Sayangnya, mungkin karena sudah kadung dibenci karena kejahatannya, maka kebaikan besar yang membuat mereka dilupakan bahkan tidak dianggap. Mari simak ulasan dari 5 perbuatan baik para diktator gila yang jarang disebutkan.

Muammar Khadafi, Kebaikannya Untuk Negara Dilupakan Begitu Saja

lensaterkini.web.id - Lihat gaya petantang-petenteng, yang tidak mengganggu Anda? Apalagi dengan berbagai kontroversi yang dibuatnya selama masa nyaris membuat Gaddafi adalah sosok yang paling dibenci, setidaknya oleh kebanyakan orang. Tapi semua orang lupa angka itu yang satu ini tidak pernah membuat Libya sehingga salah satu negara paling makmur di dunia.

Tanpa banyak yang tahu, dalam kepemimpinan Libya tidak memiliki utang. Bahkan, menurut data yang tersedia, orang-orang dari negara Afrika utara ini juga sangat nyaman. Kadhafi benar-benar menjamin penduduk, terutama kesehatan dan pendidikan tanpa biaya atau gratis-tis. Dia juga sering memberi hadiah kepada orang-orang gila.

Hitler Mengangkat Jerman yang Hina Jadi Jemawa

Bukan hanya tentang pemberantasan merokok, ada satu kebaikan lebih banyak dilakukan oleh Hitler selama hidupnya. Ya, dia adalah seseorang yang berjasa mengangkat Jerman menjadi bangsa yang besar. Sebelumnya, Jerman adalah pihak yang kalah dalam Perang Dunia I. Ketika Jerman menderita kekalahan, bahkan berutang ton emas. Tidak hanya itu keadaan kacau ditambah setidaknya 6 juta sendiri orang di negara itu tanpa pekerjaan.

Hitler hadir dengan besinya mengatur Panzer Jerman dan membuat negara secara bertahap menjadi lebih baik. Seiring dengan peningkatan itu sebagai pemimpin tertinggi, Jerman mulai mampu memberdayakan diri mereka sendiri. Sampai mereka dapat melunasi utang, dan bisa memberikan pekerjaan bagi jutaan pengangguran. Jujur, tidak banyak pemimpin yang mampu membawa negaranya keluar dari krisis seperti Hitler lakukan.

Genghis Khan Pembantai Gila Tapi Hormati Pemeluk Agama

lensaterkini.web.id - Terlepas dari prestasi yang suram, Genghis Khan juga dimasukkan sebagai diktator paling kejam. Dalam ekspansi militer, mungkin jutaan mati di tangannya. Bad pandang tentang Genghis Khan tidak akan berubah, terutama keturunan juga mewarisi kekejaman penguasa Mongol. Tapi, meskipun begitu, sosok yang satu ini pernah menginjakkan aturan yang bertentangan dengan stigma buruk yang melekat padanya.

Percaya atau tidak, Genghis Khan ternyata sangat menghormati agama. Ya, selama ekspansi, nama asli pria Temujin sangat toleran terhadap agama. Orang terjajah dipersilakan untuk beribadat menurut keyakinan. Bahkan, rumah-rumah ibadah yang tidak pernah ditarik pajak oleh Genghis.

Mao Zedong, Jasanya Untuk Tiongkok Tak Mungkin Dilupakan

Cina sekarang mungkin tak terkalahkan, tetapi setelah mereka lemah. Bahkan negara tirai bambu tidak pernah menjadi mainan dari Jepang. Namun, ketika Cina berada di bawah kendali Mao Zedong, negara secara bertahap meningkat dan menjadi bangsa yang menakutkan.

Mao menetapkan banyak aturan ketat yang bisa membuat China meningkatkan. Salah satu program adalah masalah industrialisasi. China meroket dan hingga saat ini masih terus meroket. Mao dianggap pahlawan, tapi ia juga diktator kejam. Tercatat, sudah jutaan orang meninggal ketika Cina berada di bawah kontrol.

Saddam Husein Bikin Rakyat Irak Bahagia

lensaterkini.web.id - Nasib Saddam Hussein hampir mirip dengan Moamer Kadhafi. Ya, ia membenci tapi di satu sisi memberikan kebahagiaan bagi rakyatnya. Misalnya, dengan memberikan fasilitas kesehatan gratis. Sekali, selama kepemimpinannya, Saddam mengharamkan rumah sakit untuk biaya untuk pasien.

Sebenarnya, tidak hanya itu, secara lebih luas Saddam tidak pernah membuat Irak sehingga salah satu negara paling berpengaruh di Timur Tengah. kebaikan begitu besar, namun kalah dengan bukti pidana Saddam seharusnya telah membantai orang yang tidak bersalah. Terlepas dari kejahatan, melihat kondisi saat ini dari Irak setelah kematiannya. Karuan dan jelas membayangkan semua.

Ulasan ini tentu tidak bermaksud untuk membela diktator dengan kebaikan mengunggul-unggulkan mereka lakukan. Hanya, ini sebagai bukti jika ternyata orang yang paling jahat di bumi, kata dia, memiliki sikap yang baik bahwa banyak bahkan tidak orang-orang baik. Tapi, sayangnya, kebaikan mereka tenggelam dan kehilangan karena kejahatan gila yang pernah dilakukan.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola