5 Kasus Wanita Dibunuh Gara-Gara Tidak Perawan Lagi

Keperawanan pada pasak sebagai harga tetap untuk pernikahan di ideologi patriarki. Yang pertama dianggap malam sangat indah, ketika dia tidak yakin apakah dia adalah orang pertama yang menyatakan bahwa ia menikah keperawanan seorang wanita.

Tapi apa yang akan terjadi jika yang terjadi adalah sebaliknya? Pria yang tidak bisa menerima alasan itu bisa hilang sampai pasangan membunuh seperti yang terjadi di Pakistan beberapa waktu lalu.

Keperawanan juga menjadi nilai utama bagi seorang ibu yang harus menjaga putrinya. Keperawanan juga menjadi sesuatu yang sakral untuk hukum adat yang mengharuskan gadis itu untuk menjaga kemurnian sebagai nilai keseluruhan. Di beberapa negara, kehilangan keperawanan dapat menyebabkan kematian. Mari simak ulasan dari 5 kisah tragis wanita dibunuh karena ketahuan tidak perawan.

Taliban bunuh wanita bila gagal buktikan keperawanan

lensaterkini.web.id - Seorang wanita di Afghanistan baru-baru ini berbicara dengan Radio Free Europe. Dalam sebuah wawancara di beberapa bagian negara, perempuan di menuai pemeriksaan hukum apakah itu memiliki noda finish darah setelah malam pertama.

Nahas dibuat ketika darah kurang, maka hukum akan memungkinkan pengantin untuk mengganti dengan adik pengantin wanita. Kemudian, nasib wanita ini untuk bertapa karena dicap tidak perawan.

Seperti dilaporkan laman Breitbart, 7 Desember 2015, kasus beberapa bahkan lebih parah. Telinga dan hidung bisa mendapatkan memotong karena kalimat. Rambut mereka dicukur. Lebih buruk lagi, pengantin wanita bisa dibunuh dan mayatnya dikembalikan kepada orang tuanya.

Aturan ini disahkan oarlemen Afghanistan pada 2013. Membiarkan pemerintah dengan batu menembus bagi siapa saja yang melakukan perzinahan. Selanjutnya, sanksi tersebut dapat berjalan hanya jika ada empat saksi. Kelompok hak asasi merasa tidak aman ketika Afghanistan masih menerapkan hukum ini, setelah Taliban secara rutin melaksanakan eksekusi dari pasangan dikenal yang melakukan hubungan di luar Status perkawinan.

Ibu di AS bunuh anak gadisnya karena tak perawan

Seorang ibu yang tega memaksa putrinya yang berusia 12 sampai menenggak pemutih. Hal ini menjadi hukuman bagi anak tertangkap melakukan hubungan. Segera, anak itu akhirnya meninggal dan disaksikan oleh saudaranya yang berusia 9 tahun, yang diketahui juga dipaksa untuk menonton aksi gila.

Halaman dilansir Fox News, 14 Januari 2005, Detektif Warren Cotton datang untuk mendengar laporan dari Tunisia Archie (31) seorang ibu yang dihukum hati untuk membunuh anak-anak mereka sendiri, Jasmine Archie. Jika terbukti bersalah, dia akan dikenakan hukuman mati atau penjara seumur hidup. Cotton mengatakan bahwa jika ibu sering terganggu karena anak itu tidak perawan lagi.

"Anak itu dipaksa untuk minum pemutih, dan akhirnya muntah, tidak hanya itu, ibunya seorang pria besar juga duduk di dada anak sampai anak tidak lagi menghembuskan napas," kata detektif. Adik Jasmine, Jacorey (9) ibu Dipaksa menonton adegan tersebut. "Jika menangis, ibu akan membunuhnya," kata Cotton. Pengacara Archie mengatakan bahwa jika kasus tersebut terkait dengan gangguan mental pada klien. Namun, belum terbukti sepenuhnya.

Diperkosa, gadis ini justru dibunuh keluarganya

lensaterkini.web.id - Cerita melankolis menyangkut seorang gadis Pakistan 13 tahun. keperawanan gadis yang hilang ini diambil setelah diperkosa oleh empat pemuda. Sayangnya untuk gadis itu, desa tempat dia tinggal memiliki hukum setempat untuk siapa saja yang tidak perawan kecuali Buan jalan hukum, adalah memalukan. Keluarganya harus bunuh diri.

Tidak menerima hukum, empat tahun kemudian, seorang gadis bernama Kainat Soomro akhirnya berhasil melarikan diri dan mendokumentasikan kisahnya. cerita pertama kali diwawancarai oleh televisi Amerika dan film yang berhasil terpilih di Sudan Film Festival 2013.

Seperti dilansir News.com.au, film ini menceritakan kisah Bagaimana bisa Kainat dan keluarga harus berjuang melawan hukum adat tempat mereka. Dia diberi label sebagai penjahat di negara mereka sendiri. Kainat disebut 'Kari' atau perawan hitam. tindakan hukum terhadap budaya Pakistan telah ternoda.

Tak lagi perawan, pengantin baru dibunuh suaminya

Seorang pria ditangkap di Pakistan Polres Jacobabad, provinsi Sindh, atas tuduhan membunuh istrinya sendiri. Pembunuhan itu terjadi hanya beberapa jam setelah mereka menikah. Pria yang disebut Qalandar Baksh Khokar (28) itu diduga kecewa untuk menemukan istrinya, Khanzadi Lashari (17) tidak lagi perawan di malam pertama.

Situs berita Metro.co.uk, Jumat (8/4), kasus itu dilaporkan oleh ayah korban, Lal Mohammad Lashari. Wanita malang itu ditemukan tewas di kamar pengantin, sedangkan menghilang dari suaminya. Keluarga istirahat kamar selama beberapa jam pasangan baru tidak pernah terlihat setelah pernikahan pada 30 Maret.

Dari pemeriksaan awal, diduga mencekik istrinya karena motif Khokar merasa Lashari tidak lagi perawan. Polisi Pakistan segera melacak posisi Khokar melalui ponsel. Dia tidak lari terlalu jauh, sehingga berhasil ditangkap oleh pihak berwenang. Namun, pemain masih sepupu jauh dari Lashari akhir adalah melawan petugas, sehingga harus dinonaktifkan dengan cara ditembak di kaki.

ISIS bunuh perempuan tak perawan di Raqqa

lensaterkini.web.id - Seorang wanita di Suriah dipukul dengan batu oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mati karena tidak diketahui tidak perawan. eksekusi ini terjadi di Raqqa tahun yang lalu.

Meski begitu, beberapa laporan mengklaim jika wanita janda. Mengacu pada klaim terkait, seperti dilansir The Inquisitr, pada 17 dan 18 Juli 2015, tentara Negara Islam melakukan tindakan keji seperti setelah menyisir daerah perumahan.

"Faddah Ahmad telah menyebabkan prosesi pemakamannya di dekat stadion sepak bola dan Taman Bajaa di Raqqa. Perempuan bernama Shamseh Abdullah (26) tewas dengan menggunakan batu karena tidak lagi perawan melakukan perzinahan dengan tuduhan lain," kata laporan itu.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola