5 Hal Unik Suku Bawean Yang Tinggal di Lautan Jawa

Di Indonesia kita mengenal orang-orang Minang sebagai salah satu suku yang berjalan hobi. Bukti dari mereka adalah jumlah restoran Paris luar negeri yang memenuhi Indonesia. Bahkan sudah karakteristik yang tidak bisa dilepaskan. Selain itu orang Minang, Indonesia juga memiliki suku yang memiliki kebiasaan mengembara. Suku itu bernama suku Bawean.

Kebiasaan mengembara dilakukan oleh suku Bawean terjadi sejak ratusan tahun yang lalu. Bahkan sejak negara itu masih dikuasai oleh Belanda mereka telah menyebar di mana-mana. Berikut adalah lima fakta unik dari suku kecil di tengah Laut Jawa.

Memiliki Bahasa Kreol yang Sangat Unik

lensaterkini.web.id - Suku Bawean adalah salah satu suku paling unik di sekitar Jawa. Mereka memiliki tradisi dan bahasa yang unik untuk keras disamakan dengan suku-suku lain seperti Jawa dan Madura yang dekat dengan mereka. Banyak yang mengatakan jika bahasa Inggris Bawean adalah bahasa kreol, bahasa yang berasal dari banyak bahasa karena hubungan sosial mereka tinggi.

Beberapa kata dari Bahasa Inggris Madura Bawean menggunakan, tetapi ada juga kata-kata yang sering digunakan bahasa Jawa. Di pulau yang tidak begitu luas, beragam bahasa yang banyak digunakan. Para peneliti berspekulasi bahwa jika kebiasaan dan kemudian berjalan kembali akan menciptakan kata-kata baru yang secara bertahap diadopsi ke dalam bahasa lokal.

Tradisi Rantau yang Sangat Mengakar

Pada awal abad ke-20, Bawean lebih dihuni oleh wanita dan orang tua daripada pria. Hal ini terjadi karena semua orang muda di pulau harus bermigrasi ke tempat yang jauh. Harus bekerja di tempat lain dan pulang dengan sukses besar. Untuk pria Bawean, telah membentuk sebuah pekerjaan dan mendapatkan menetap di daerah lain adalah sukses yang bisa dibanggakan.

Orang Bawean suka bepergian ke luar negeri. Biasanya mereka pergi daerah Malaka seperti Malaysia dan Singapura. Mereka juga pergi ke Vietnam untuk Australia yang terletak sangat jauh dari Bawean. Tradisi luar negeri masih ada, tapi tidak sebanyak seperti sebelumnya. Pemuda di Bawean lebih memilih untuk tinggal di pulau daripada bermigrasi ke negeri yang jauh.

Orang Bawean di Malaka

lensaterkini.web.id - Banyak yang mengatakan jika sejak abad ke-15 dan 16 orang Bawean sudah bermigrasi ke wilayah di Asia Tenggara dan Australia. Namun, catatan tertua telah ditemukan mengatakan bahwa jika pada tahun 1849 yang Bawean mulai berlayar ke Malaka dan menetap di sana sebagai seorang pekerja. Mereka meninggalkan Indonesia pada waktu itu dijajah oleh Belanda.

Malaka mereka bekerja sebagai sopir dan tukang kebun. Itu sebabnya suku ini juga telah disebut sebagai Boyan. Mereka dikenal sangat terampil dalam melakukannya sampai Suku Bawean banyak dicari oleh orang-orang di Malaka yang saat itu masih dikuasai oleh Inggris. Orang tua Bawean di Malaka panjang menjadi warga negara. Ana anak yang lahir di sana tidak otomatis menjiwai warga negara Indonesia.

Orang Bawean di Autralia dan Vietnam

Australia juga merupakan tujuan dari suku Bawean luar negeri di masa lalu. Mereka mulai ekspedisi mereka ke tempat baru ini pada tahun 1887. Mereka adalah banyak tersebar di Australia Barat dan kemudian menetap dan menghasilkan keturunan di sana. Sampai saat Bawean Suku keturunan masih ada di Australia dan menjadi warga negara di sana secara resmi.

Suku Bawean ke Vietnam banyak tersebar di wilayah ibukota. Mereka bekerja sebagai sopir dan tukang kebun sebelum akhirnya bisa punya rumah dan menetap. Saat ini Suku keturunan banyak Bawean tinggal di Distrik 1 dari Kota Ho Chi Minh. Mereka tinggal di semacam titik bahwa banyak penduduk Muslim.

Kebiasaan Unik yang Hanya Ada di Bawean

lensaterkini.web.id - Ada beberapa kebiasaan unik dari suku Bawean yang mungkin tidak ada di daerah lain di Jawa. Kebiasaan pertama yang paling unik adalah budaya memberikan kerabat atau tetangga yang akan pergi jauh. Biasanya hampir semua orang di desa akan mengantar orang-orang yang akan pergi ke luar negeri atau pergi ke sekolah dalam jangka panjang. Mereka akan berbondong-bondong ke dermaga dan menghapus keberangkatan.

Lainnya sepeda motor kustom yang unik merupakan isu utama. Banyak orang di Bawean yang meninggalkan sepeda dengan kunci tidak dihapus. Mereka mengatakan jika di sini adalah tidak banyak pencuri Java. Itulah sebabnya banyak sepeda motor di depan rumah atau bahkan di bidang setelah kunci yang tersisa terjebak.

Berikut adalah lima fakta unik dari suku Bawean diketahui memiliki berjalan hobi. Di masa lalu, mereka bersedia untuk menggunakan perahu tradisional untuk mencapai daratan jauh. Untuk suku Bawean, migrasi merupakan hal wajib yang akan membuat mereka tumbuh dan sejahtera. Dengan cara, teman perantau Boombastis saya juga enggak?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola