5 Bukti Bahwa Tiongkok Merupakan Negara Miskin

Cina di mata dunia adalah keunggulan yang sangat berkelas. Mereka calon pemilik kekuatan ekonomi dan yang paling menarik nomor tiga negara adidaya terkuat di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia. Sayangnya, di balik jemawanya tirai bambu, ada fakta yang menyedihkan bahwa sangat bertentangan yang terjadi di negeri ini. Kepercayaan, Cina ternyata adalah salah satu negara termiskin di dunia.

Sulit untuk percaya itu, tapi fakta membuktikan begitu. Jika kita mempelajari lebih dalam negara China, itu akan muncul bahwa realitas tragis warga Cina di sana. Memang, banyak orang mampu di sini, tapi angka miskin juga tak terhitung banyaknya.

Cina adalah sisi, negara-negara calon penguasa dunia lain yang juga mengalami gaya klasik masalah negara-negara berkembang. Simak ulasannya di bawah ini di 5 hal yang buktikan negra tiongkok itu negara miskin.

82 Juta Orang Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

lensaterkini.web.id - Dalam survei terbaru dari orang-orang Cina kaya berkembang sangat pesat. Tercatat ada sebanyak satu juta orang di sana yang kemudian menjadi jutawan baru dalam 2013 tahun terakhir. Sebuah prestasi besar, meskipun tidak dapat menutupi fakta tentang jumlah angka Cina miskin sangat fantastis.

82 juta orang terdaftar untuk hidup di bawah garis kemiskinan. Jumlah ini mungkin sangat kecil dibandingkan dengan total penduduk Cina. Namun, angka 82 juta orang, masih sangat tinggi. Bahkan bila dibandingkan dengan negara kita, angka kemiskinan di Cina sangat jauh berbeda. Ya, pada tahun 2015 diperkirakan jumlah orang miskin di Indonesia sebanyak 27 juta orang atau sepertiga jumlah Cina miskin.

70 Juta orang Hanya Berpendapatan $376 Dalam Setahun

Hampir pasti orang-orang keturunan Tionghoa di Indonesia sukses besar rata-rata. Meskipun tidak semua perusahaan memiliki pabrik-pabrik atau toko ritel besar, tapi setidaknya mereka mampu hidup layak. Sayangnya, hal yang sama tidak terjadi di tanah Cina. Untuk hari ini, diperkirakan 70 juta pendapatan sebanyak $ 376 per tahun.

Jumlah ini sangat kecil. Jika dibagi 12, 70 juta orang memiliki penghasilan hanya $ 31 per bulan. Hampir hidup dengan $ 1 per hari. Bayangkan sulit untuk hidup dengan jenis uang. Belum lagi harga ada tidak murah seperti yang kita pikir. Namun lebih biaya.

Ribuan Rumah di Tiongkok Tidak Dialiri Listrik

lensaterkini.web.id - Bicara pengembangan, China jelas terkemuka di dunia. Sampai saat ini, kegiatan yang berkaitan dengan infrastruktur masih begitu menggeliat di Cina, terutama di kota-kota besar. Sayangnya, pada saat pembangunan yang begitu pesat, ternyata beberapa bagian negara tirai bambu peradaban tersentuh ini.

Ya, ribuan rumah tidak memiliki akses listrik. Selama bertahun-tahun mereka mengandalkan pencahayaan seadanya dan tinggal jauh dari kemajuan karena kurangnya listrik. Siapa sangka di balik gemerlapnya Shanghai atau Beijing, ada banyak daerah yang listrik saja tidak ada.

6 Juta Orang Miskin Krisis Air Bersih

Isu lingkungan begitu ancaman serius yang dihadapi China. Apakah itu asap industri hingga pencemaran air. Soal air, menurut survei diketahui sekitar 90 persen dari wilayah penduduk di Cina, tanah krisis air bersih. Akibatnya, ini juga mempengaruhi kehidupan orang-orang miskin di sana.

Ya, pada kenyataannya sekitar hampir 6 juta orang miskin di China menghadapi masalah air bersih. Anda bisa membayangkan berapa banyak lagi mirisnya mereka. Mencari kebutuhan sehari-hari sudah sulit, ditambah dengan isu-isu fundamental seperti ini.

Banyak Anak-Anak yang Harus Bekerja Membantu Orangtua

lensaterkini.web.id - Bukti lain jika China adalah negara miskin adalah fakta tentang jumlah pekerja anak di sana. Ya, anak-anak yang lahir di keluarga tidak mampu, mereka biasanya akan pergi bekerja untuk membantu orang tuanya. Jenis pekerjaan sendiri bervariasi, tetapi sebagian besar sebagai karyawan dari tekstil dan porter juga kasar.

Angka-angka saja tidak dapat dipastikan, tetapi cukup jelas bahwa banyak pekerja anak ditemukan di daerah-daerah tertentu di Cina. Ketika datang ke anak-anak yang dipekerjakan, maka jelas dia adalah korban dari kemiskinan orangtuanya. potret ini eksis nyata di Cina.

China, negara berkembang sebagai bangsa yang besar di dunia. Namun, sayangnya mereka tampaknya lupa, terlalu asyik melaju tetapi meninggalkan orang-orang miskin di dalamnya. Hal ini disesalkan pula, pemerintah Cina sebenarnya mampu mengurangi kemiskinan sangat cepat. Sayangnya, biaya yang ada bahkan lebih banyak digunakan untuk memperkuat militer, daripada membantu mereka yang kurang beruntung di sana.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola