4 KTP Yang Kontroversial Ini Pernah Menghebohkan Masyarakat

Sama seperti siswa harus memiliki kartu id untuk diakui sebagai pelajar, kartu ID juga digunakan sebagai identitas hukum atau tidak seseorang sebagai warga negara. Tidak hanya sebagai legalitas, kartu ID sendiri keberadaan sangat penting untuk berbagai tujuan. Mulai dari dokumen pelengkap merekam pernikahan untuk kredit sepeda motor, mereka semua membutuhkan kartu ID.

Nah, dalam perkembangannya, KTP di Indonesia ini menyimpan banyak kontroversi. Misalnya konversi kartu identitas lama ke e-KTP yang memunculkan polemik. Mulai dari kasus korupsi yang ditemukan dan bersinggungan dengan proyek, sampai soal lamanya waktu akan. Jujur, tentu tidak semua teman Boombastis memiliki e-KTP, kan?

Tidak hanya itu, ada banyak lainnya yang kontroversial mengenai KTP pernah membuat heboh. Berikut ulasannya di 4 KTP kontroversial yang bikin heboh masyarakat dunia.

Wacana Kolom Agama Dihapuskan

lensaterkini.web.id - Dua tahun lalu, tepatnya pada bulan November 2014, Indonesia dikejutkan oleh berita tentang penghapusan wacana kolom agama di KTP. Tujuan itu sendiri sehingga orang lain selain enam diakui Indonesia agama, itu bisa mendapatkan legalitas tinggal. Hal ini juga memicu banyak perdebatan.

MUI tidak setuju dengan hal ini karena itu adalah sama dengan legalisasi sekte sesat dan agama-agama lain 6 mengenalinya. identitas agama juga penting untuk masalah warisan masih memakai hukum agama. Belum lagi masalah hukum. Mereka yang mendukung wacana ini bersikeras bahwa agama adalah masalah hak asasi manusia, maka itu bukan bisnis pemerintah untuk mengatur.

Kolom Jenis Kelamin Dihilangkan

Tidak hanya tentang agama, masalah rewel KTP juga telah dipilih untuk wacana jender kolom menghilangkan. Ya, banyak minoritas menuntut pemerintah untuk menghapuskan jenis kelamin sehingga mereka bisa mendapatkan hak yang sama di mata negara dan hukum.

Bahkan, tidak hanya itu, banyak kaum minoritas juga menyarankan penambahan gender selain perempuan dan laki-laki. Sekali lagi, ini adalah demi hak asasi manusia dan persamaan perlakuan di bawah hukum. Sayangnya, hal seperti ini adalah sesuatu yang sangat tidak mungkin untuk dilakukan. Karena, ketika pemerintah melakukan hal yang sama karena mereka memberikan kebebasan untuk sesuatu yang salah. Bahkan, itu sangat jelas ketika negara ini melarang sesuatu seperti itu.

Catatan Kriminal Akan Dipajang di KTP

lensaterkini.web.id - Kabar terbaru dari bermain-main KTP adalah wacana pemerintah untuk menambahkan kolom sejarah kriminal. Jadi, untuk seseorang yang tidak pernah menggunakan obat, misalnya, di ID card akan disimpan obat yang pernah digunakan. Hal yang sama berlaku untuk semua jenis kejahatan.

Hal ini membawa dampak ganda. Dalam hal manfaat yang akan membuat orang berpikir untuk tidak melakukan kejahatan, pasalnya catatan kriminal mereka akan disimpan sampai mati di KTP. Belum lagi juga akan membuat lebih mudah bagi polisi untuk melakukan pemeriksaan terhadap seseorang.

Sayangnya, hal ini juga buruk bagi residivis yang akan ingin memperbaiki kehidupan mereka. Mereka jelas akan ditolak ketika mereka ingin bekerja di tempat lain. Belum lagi bahwa mereka juga akan dikucilkan oleh masyarakat.

KTP Untuk Anak-Anak dan Balita

Berita dari ID anak ini kartu kemudian juga membuat heboh. Mengapa anak-anak membutuhkan kartu ID? Pertanyaan ini dijawab pihak yang berkaitan dengan dalih ketika anak-anak memiliki kartu identitas mereka sendiri akan lebih mandiri. Apakah menghemat uang atau mengurus kebutuhan sekolah, mereka akan melakukannya bersenjata dengan KTP. Masuk akal benar-benar, tetapi tampaknya urgensi kartu masih belum benar-benar mendesak. Namun, meskipun begitu, mereka tidak akan dibebaskan hanya dengan orang tuanya.

Selain itu, anak-anak ini KTP mengatakan akan diberikan secara gratis dan biaya ditanggung oleh pemerintah. Terdengar bijaksana? Tentu tidak. Sekarang bayangkan berapa juta anak di Indonesia dan berapa biaya untuk sesuatu yang mendesak tidak penting? Daripada membuang-buang uang pada hal-hal yang kurang penting, mengapa uang tersebut tidak digunakan untuk hal lain. Bangun jembatan runtuh, runtuh sekolah dan sebagainya.

Harapannya adalah KTP akan dikembangkan lebih baik. Tapi, bukannya semacam ini. Wear acara menghilangkan kolom agama atau jenis kelamin. Harus diingat, adalah proyek utama dari kartu ID nasional yang bernilai miliaran lebih. Jika Anda dapat membuat pria bagus dan tak usah revisi. Buang-buang uang negara untuk hal-hal yang tidak hanya penting!

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola