4 Biduan Dangdut Koplo Yang Tewas Tragis Saat Manggung

Pecinta musik dangdut di Karawang, Jawa Barat, seorang pedangdut dan penari, Irmawati (29) alias Irma Bule, kecupan mati ular. Irma meninggal setelah mendapatkan gigitan ular jenis King Cobra saat mengisi acara perayaan di Karawang, Jawa Barat.

Selama Irma dikenal Karawang dan masyarakat sekitar sebagai pedangdut selalu tampil mengenakan ular. Pekerjaan itu nya dilakoni sejak dua tahun lalu.

Sayangnya, pekan lalu menjadi tahap perjalanan akhir Bule Irma bersama ular. Wanita 28 tahun meninggal setelah seekor ular mematuk di paha. Nasib buruk yang menimpa pedangdut rupanya tidak hanya dialami Irma Bule. Mari simak ulasan dari 4 artis dangdut koplo yang tewas tragis.

Manggung bawa ular, pedangdut Irma tewas dipatuk

lensaterkini.web.id - Irmawati (29) alias Irma Bule, sebuah pedangdut dan mematuk mati ular penari. Korban saat itu menari di atas panggung dengan jenis ular King Cobra dalam acara perayaan di Dusun Selang Hajat, Desa Lemahabang Lemah Kecamatan Abang, Karawang, Jawa Barat.

Sementara itu Irma menari musik organ tunggal. Tapi tiba-tiba ular berbisa itu mematuk korban paha ketika ia menari di depan penonton.

"Ketika lagu ular pertama diajak menari dengan tidak menyerang korban. Selesai lagu pertama kemudian korban turun dan ular dimasukkan ke dalam karung," kata Kerja, saksi dan keluarga Irma, Senin (4/4).

Kemudian belok penyanyi dangdut turun ke panggung untuk menyanyikan sejumlah lagu. Pada saat giliran korban kembali menari dengan ular, tiba-tiba di tengah-tengah ular lagu menggigit Irma paha. Meskipun gigitan ular, Irma tidak bereaksi, bahkan maju lagi sampai disk dimainkan.

"Ketika korban jatuh dari panggung bahkan bercanda dengan teman-temannya tidak merasakan sakit seperti gigitan ular," bekerja terus.

Ketika bersenda gurau dengan tema korban belakang panggung tiba-tiba runtuh dan tak sadarkan diri. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit Intan Barokah Karawang. Tapi rumah sakit tidak mampu mengatasi sampai korban dirujuk ke rumah sakit Karawang. "Tapi sebelum dokter datang Hospital Irma tinggal tertolong," kata Work.

Penyanyi dangdut tewas over dosis usai pesta inex di diskotek

Penyanyi kelompok musik dangdut lokal tahap dari Kediri, Jawa Timur, Novita Sari, tewas ketika mencoba dilarikan ke rumah sakit. Sekarang tubuh penyanyi 23 tahun ini masih menjalani proses otopsi di mayat Kamar Soetomo, Surabaya.

Dugaan polisi sementara, Novita mengalami inex overdosis setelah menggelar pesta di salah satu klub malam di daerah Tegalsari, Surabaya, Rabu malam. Kanit Tegalsari Polisi Kriminal, AKP Ricky mengatakan, kematian penyanyi dangdut dari Kediri, satu-satunya samping diketahui setelah laporan dari rumah sakit.

"Novita dilaporkan dalam keadaan tidak sadarkan diri ketika diambil dari Hotel Cosmo ke rumah sakit oleh rekan-rekannya," kata Ricky, Kamis, 7 November, 2013. Tuduhan atas dosis ini, sampai Ricky, selain dari kesaksian para saksi, yang juga teman Novita sendiri, kondisi tubuh korban juga menunjukkan tanda-tanda overdosis.

"Kondisi ini seperti, matanya dalam keadaan melankolis, pucat dan kaku, yang tampaknya, sebelum meninggal, korban menderita kejang karena sakit," katanya. Ricky juga mengatakan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, Novita adalah penyanyi dari kelompok musik dangdut lokal yang berasal dari desanya di Jalan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ke Kota Pahlawan bersama tiga rekannya.

Pada Rabu malam, menurut Ricky, mereka datang ke sebuah diskotik di Surabaya dan bertemu dengan tamu laki-laki. "Kemudian mereka mengadakan alkohol pihak (minuman keras). Pada saat itu, korban dan rekan-rekannya juga dikonsumsi narkoba, inex," katanya.

Setelah pesta, mereka check-in di Hotel Cosmo sekitar pukul 05.00 WIB dan memboking dua kamar. Dalam beberapa jam, Novita dalam kondisi sekarat dan dilarikan ke klinik Pusura sekitar pukul 09.00 WIB.

"Karena denyut nadinya lemah, akhirnya dirawat di rumah sakit dalam keadaan Adi Husada sudah sangat kritis, dan dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Ricky. Sejak saat itu, polisi masih menunggu hasil otopsi jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian penyanyi dangdut dari Kediri.

Mobil terguling, biduan dangdut Dewi Angin-angin tewas

lensaterkini.web.id - Arik Anjarwati Lanjar alias alias Dewi Angin-Angin (26) Terkenal penyanyi dangdut Tegalsari, Semin meninggal di Panti Rahayu Kelor, Karangmojo, Kamis 12 September, 2013.

Arik meninggal setelah mobil Toyota Avanza AB 1725 BD mengemudi selip dan menabrak pembatas jalan, menyebabkan mobil terguling beberapa kali di jalan Karangmojo-Semin. Dangdut Status penyanyi janda meninggalkan seorang anak berusia 6 tahun, Darel. Darel adalah anak dari pernikahan pertamanya dengan hasil Aan, warga Semin.

Tragisnya Arik kabarnya akan menerapkan pernikahannya dengan anggota Komisaris senior polisi berinisial S dan masih melayani di Kawasan Yogyakarta.

"Arik akan segera menikah, itu adalah pelaksanaan tidak banyak orang tahu, tapi dalam waktu dekat yang akan jelas dilaksanakan," kata Titik Priyanti (55) salah satu keluarga Arik. Warga terkejut oleh kematian Dewi Angin-Angin. Menurut korban adalah sosok penyanyi dangdut terkenal, ramah dan baik pada bersosialisasi dengan lingkungan mereka.

Kecelakaan, pedangdut Rere Gocing meninggal dunia

Berita sedih dari dunia musik dangdut menyelimuti negeri. Pedangdut seksi Rere Gocing, Rabu, 3 September, 2014, dilaporkan meninggal akibat kecelakaan di daerah Pemanukan, Jawa Barat. Berita itu menyebar melalui broadcast via BBM yang luar biasa dari teman-teman penyanyi Alay.

"Innalillahi wainaillaihi rojiun. Telah Rere Gocing artis meninggal hari ini dalam sebuah kecelakaan mobil di Pemanukan. Semoga perbuatan alm diterima di sisi Allah, dan Dilapangkan kuburan Aamiin yra..O :)," tulis siaran yang mengaku memiliki informasi dari KZM manajemen Rabu (3/9).

BBM berita sedih diperkuat dengan siaran lain yang mengaku dari sumber yang berbeda. Kedua bahan bakar yang bersumber dari manajer Gocing Rere langsung.

"Kabar resmi 'Tiga Manajemen Manajer SON Rere Goching: Innalillahi wainnailaihi Rajiun, telah meninggal ke Rahmatullah Rere Gocing, karena kecelakaan, info dari TE2 Ani (sis-in-law) pukul 11.30 WIB siang ini. Semoga diterima amal baiknya, "tulisnya.

KapanLagi.com mencoba untuk menggali informasi berita sedih ini melalui salah satu teman-temannya, Ageng Kiwi. Namun Ageng juga mencoba untuk mencari tahu tentang berita.

"Ini lagi saya cek dulu kebenarannya, ya Allah kasihan benar-benar, kemarin saya mengatakan bbman sama masih ingin melihat saya lewatkan, rencana pada hari Jumat. Besok akan ketemuann," katanya.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola