8 Misteri Menakjubkan Yang Ada di Indonesia Hingga Kini

Selain menyimpan keindahan dan sumber daya alam yang kaya, Indonesia juga memiliki segudang sisi misterius yang masih dicari tujuan atau kebenaran.

Ada banyak penelitian yang dilakukan untuk mengungkap sisi misterius yang dimiliki Indonesia, sayangnya hanya beberapa dari mereka yang berhasil menyalakan atau tidak terjawab. Berikut ini adalah sisi kongruen atau misterius yang milik negara yang disebut Indonesia. Mari simak ulasan dari 8 misteri indonesia yang tidak banyak diketahui orang.

Dusun Karang Kenek, daerah di Indonesia yang hanya ditempati 26 Kepala Keluarga saja

lensaterkini.web.id - Pada Situbondo, tepatnya di Desa Olean, ada sebuah desa bernama Dusun Karang kenek yang hanya berisi 26 keluarga (KK) dan tidak pernah tumbuh banyak atau sedikit selama puluhan tahun. Menurut Ketua RT di desa ini bernama Saiful Arif, sejak ia menikah pada tahun 1980, jumlah rumah tangga di Dusun Karang kenek tidak berubah. Bahkan jika jumlah melebihi 26, maka warga baru akan merasa di rumah dan meninggalkan daerah atau bahkan untuk orang yang meninggal.

Karena hanya berisi 26 keluarga saja, maka desa ini dari jarak seperti daerah mati sangat kesepian atau tak berpenghuni. Selain itu, lokasi yang terlalu jauh dan dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Sayangnya, sampai alasan ilmiah saat ini belum diketahui mengapa desa ini seperti menolak dan membatasi bagi banyak rumah tangga yang diduduki.

Orang-boentoet, suku berekor di Kalimantan

Sebuah suku yang orang memiliki ekor atau menurut legenda disebut dengan nama boentoet Mereka yang berada di daerah Pasir, Kalimantan.Cerita dan legenda keberadaan manusia-boentoet itu berasal dari percakapan yang dilakukan oleh Sultan Aji Muhammad Sulaiman Kutai dan kerabat bersama dengan Carl Alfred Bock, seorang penjelajah, Copenhagen, Denmark, yang kemudian pindah ke Norwegia, di atas perahu yang melintasi perairan di Tenggarong pada Minggu, 20 Juli, 1879, yang kemudian dikonfirmasi oleh seorang hamba kerajaan bernama Tjiropon.

Meskipun tidak banyak orang yang percaya, tapi orang-orang asli daerah Pasir menyebutkan bahwa boentoet adalah sebutan khusus untuk para pengawal Sultan Pasir. Sayangnya, tidak ada bukti spesifik hanya sebatas bahwa hanya lisan memang di kawasan Pasir pernah ada suku yang memiliki ekor yang disebut People boentoet.

Lukisan di dinding gua yang ‘ditorehkan alien’ di Gua Kontilola

lensaterkini.web.id - Beralih ke ujung timur Indonesia, tepatnya di Lembah Baliem, Wamena, Papua, ada sebuah gua yang memiliki sejuta pesona jika Anda mengunjungi, Gua Kontilola. Di dalam gua ada selain 'royal' kelelawar, juga ada ceruk yang terbentuk seperti ruang raksasa yang ditumbuhi sangat padat seperti hutan namun di gua.Selain, ada juga sungai bawah tanah yang tidak dapat dikunjungi oleh hanya menggunakan kekuatan manusia saja, karena dibutuhkan untuk mencapai peralatan yang memadai.

Ada juga lukisan yang menyerupai seorang laki-laki berdiri dan diperkirakan ribuan tua di dinding gua tahun. Tapi apa yang membuat lukisan yang menarik dan misterius terletak di posisi di bagian tinggi di dalam gua. Rasional, di zaman kuno, tentu saja, tidak ada manusia yang bisa memanjat dinding gua dan kemudian cat di sana tanpa menggunakan peralatan yang tepat.

Menurut panduan Kontilola Cave, lukisan tidak dibuat oleh manusia karena masyarakat sekitar percaya bahwa hal itu dilakukan oleh orang-orang dari dunia luar yang datang ke tempat tersebut.Sayangnya, paling penjelasan ilmiah sampai saat ini adalah lukisan yang dibuat oleh kuno orang-orang yang Baliem menghuni, tetapi tidak menjelaskan bagaimana orang-orang ini berhasil memanjat tembok tinggi gua tanpa peralatan dan juga kecerdasan orang modern seperti sekarang.

Batu Bleneng di Tol Cipali

Jika Anda melewati tol Cipali Walahar terletak di desa, Cirebon, pasti akan melihat batu besar dengan ketinggian lebih dari dua meter di sisi jalan. Masyarakat di sekitar Batu Bleneng menyebutnya dengan nama. Berbagai cerita sampai kisah mistis membuat Bleneng Batu misteri Menjadi objek ini.

Dari pengakuan banyak pekerja yang bekerja pada proyek pembuatan Tol Cipali, batu tidak dapat dipindahkan atau hancur. Bahkan, karena jumlah kecelakaan yang terjadi antara KM 90 sampai KM 182 atau lokasi di mana batu Bleneng menjadi, tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa batu adalah titik di mana ada jin kerajaan dan roh dengan jumlah di ribuan.

Selain diyakini sebagai jin kerajaan, banyak yang mengatakan bahwa Bleneng Stone adalah batu yang telah ditinggalkan oleh seseorang yang kuat di zaman kuno untuk menutup lava mata air yang terus keluar dan potensi untuk menghancurkan desa. Karena alasan ini, desa mana batu ini disebut Desa Walahar. batu itu dilaporkan berasal dari puncak Gunung Ciremai.

Karena kasus ini, Tol Cipali yang harus lurus, terutama pada KM 90 ke KM 182, akhirnya berbalik untuk kehadiran Batu Bleneng yang tidak dapat dipindahkan atau menghancurkannya.

Suku Lingon, suku pedalaman Halmahera bermata biru

lensaterkini.web.id - Jauh sebelum Indonesia merdeka, ada sebuah suku di kepulauan Halmahera Selatan bernama Suku Lingon. Tribal sendiri keunikan dan kekhasan bila dibandingkan dengan sebagian besar Indonesia atau ditandai oleh orang-orang dari ras Veddoid, Melanesia, Polinesia atau terlalu mongoloid, yaitu putih, tinggi, besar, pirang dan bermata biru seperti yang bule seperti Eropa pada umumnya.

Meskipun asal tepat dari keberadaan diketahui Lingon Tribe ini sampai sekarang, namun ada dugaan bahwa penduduk suku ini berasal dari daratan Eropa yang akan mengarah ke daerah lain. Sayangnya, di tengah perjalanan, mereka menggunakan kapal yang tenggelam dan mereka tidak dapat kembali ke daerah asal mereka yang kemudian menetap di Halmahera.

Karena tidak lagi memiliki akses ke dunia luar, orang menjadi sangat primitif suku Lingon dan merangkul animisme dan dinamisme. Bahkan orang-orang dari suku ini juga mencakup suku-suku liar dan kanibal. Dianggap berbahaya, menakutkan dan telah sihir, banyak penduduk daerah pesisir terus memburu dan membunuh orang-orang dari suku Lingon.

Sayangnya, sampai saat ini keberadaan suku Lingon masih menjadi misteri dan belum ditemukan sampai sekarang. Ada yang mengatakan bahwa suku itu punah, ada juga yang menyebut masih ada tapi tersembunyi di hutan pedalaman Halmahera.

Sisa peradaban kuno di dasar laut

Ahli geologi, tim staf kepresidenan dan tim ahli gempa-tsunami berhasil menemukan sisa-sisa peradaban kuno seperti seni bangunan yang diharapkan di daerah atau kora dimakamkan di dasar laut di wilayah Banten Priangan untuk Selatan. Tim peneliti percaya bahwa bangunan di daerah tenggelam dan terkubur di dasar laut setelah gelombang membanting tsunami mega yang terjadi di zaman kuno.

Seiring dengan penemuan sebuah kota kuno di dasar laut Indonesia ini maka banyak ahli spekulasi tentang keberadaan peradaban dan legenda urban, Atlantis, kembali muncul. Pada zaman kuno, Plato pernah berkata bahwa jauh sebelum ia lahir ada sebuah peradaban yang sangat maju dan terkenal karena keindahannya hancur oleh bencana alam dan tenggelam ke dasar laut. Meskipun tidak menyebutkan para ahli yang tepat, tetapi banyak berarti bahwa daerah yang bersangkutan Plato adalah Indonesia.

Tidak hanya Plato saja, seorang ahli geologi dari Amerika Latin, Arysio Santos dan Stephen Oppenheimer, ahli genetika dari Inggris juga menunjukkan bahwa Altantis dan peradaban manusia adalah di sebuah tempat bernama Sunda Land atau Pulau Sunda.Sayangnya, temuan akan menjadi kota kuno masih rahasia dan tidak dipublikasikan untuk artefak dan segala sesuatu yang ada di sekitarnya tidak dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

‘Benteng’ raksasa di dasar laut Papua

lensaterkini.web.id - Papua merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Banyak keindahan sampai misteri dapat ditemukan di ujung timur jauh dari Indonesia, salah satunya adalah dinding raksasa seperti benteng di dasar laut lepas monitor Papua.Tepatnya bagian utara Papua, dinding yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 110 km dengan tinggi sekitar 1.860 meter dan 2.700 meter dan lebar memiliki bentuk lurus sempurna dapat ditentukan dengan menggunakan Google Map dengan koordinat 1 ° 59'46.9 "S dan 141 ° 29'24.6239" E.

Sayangnya, pada tahun 2012, Google menghapus gambar sejak Januari 2012 dan tanpa sebab. Memang tidak ada penjelasan apapun atau juga penelitian lebih lanjut untuk mengungkap misteri dinding benteng raksasa atau di Papua, tetapi jika Anda berpikir tentang hal itu kasar, lama sebelum waktu es mencair, tanah rata-rata bumi masih satu.

Bahkan sekali, diyakini bahwa Papua dan Australia juga menjadi daratan. Hal ini dapat dibuktikan dengan kehadiran beberapa hewan atau tumbuhan yang sama dari keduanya. Ketika masih daratan, ada 'pihak' sengaja membuat struktur bangunan dan tentu saja tidak manusia untuk tujuan tertentu.

Setelah mencair zaman es, banyak tanah di seluruh dunia dibagi dan dibagi menjadi lebih kecil lagi. Dari ini, ada kemungkinan bahwa bangunan juga tenggelam ke dasar laut akibat efek dari pencairan es. Bahkan keberadaan Tembok Besar di dasar laut Papua juga terkait dengan adanya struktur kuno dan misterius di dasar laut Jepang.

Masalembo, segitiga bermuda asli Indonesia

Jika Anda berpikir bahwa daerah ini dikenal sebagai segitiga setan hanya ada 2 di dunia, yaitu Segitiga Bermuda dan tentu saja Segitiga Formusa, maka anda salah, karena di Indonesia sendiri juga ada tempat seperti disebut Segitiga Masalembo. Daerah ini terletak di antara Pulau Bawean, Kota Majene dan Kepulauan Central.

Dikenal sebagai segitiga setan Indonesia atau Segitiga Bermuda lokal karena tragedi mengerikan yang terjadi pada tahun 1981, yaitu tenggelamnya KM Tampomas II. Selain Tampomas II, banyak kapal juga rusak, atau pesawat lain yang jatuh saat melintasi daerah ini.

Meskipun banyak orang biasa yang menyebutkan bahwa daerah yang dikenal sebagai Segitiga Masalembo memiliki aura mistis, atau sebagai tempat tinggal jin hingga dapat membuat baikmlaut kendaraan atau lewat udara melalui neraka, tetapi para ahli bahkan menyarankan bahwa faktor alamlah menyebabkan banyak keanehan, seperti musiman-jenis aliran arus yang memenuhi jenis thermiklin saat ini di tempat ini.

Selain itu, arus yang kuat yang dapat mencapai 15 juta meterkubik per detik hingga perbuahan tekanan udara tiba-tiba sering terjadi membuat kapal atau pesawat udara sering terganggu dan akhirnya merugikan. Bahkan, para ahli menampik bahwa di Segitiga Masalembo memiliki medan magnet yang kuat karena pada dasarnya Indonesia memiliki intensitas total deklinasi dan iklinasi sangat rendah.

Selain 8 sisi misterius yang dimiliki Indonesia di atas, ada banyak orang lain yang sampai sekarang belum terkungkap, salah satunya adalah beberapa piramida yang tersebar di beberapa tempat di negara ini.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola