5 Ratu Skandal Kerajaan Yang Ternyata Dapat Mengubah Sejarah Dunia

Hal ini tidak bisa dipungkiri jika wanita juga mampu mengubah sejarah. Mereka menggunakan segala cara-bahkan skandal-untuk mempertahankan apa yang telah menjadi keyakinannya. Hal ini dilakukan oleh ratu yang pernah menjadi kerajaan tinggi di dunia. Dengan semua pemikiran yang cerdas, pintar, dan lincah, mereka mampu mengambil alih situasi. Bahkan membuatnya lebih baik sementara tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Lima penuh royal queen skandal akan kawin Boombastic baca di bawah ada contoh. Dengan apa yang mereka miliki, ratu kerajaan ini akhirnya membuat terobosan baru dalam kerajaan. Bahkan apa yang mereka lakukan sedikit pengaruh lebih pada dunia. Mari simak ulasan dari 5 ratu kerajaan penuh Skandal ini dapat mengubah sejarah dunia.

Princess Olga – Kiev

lensaterkini.web.id - Putri Olga mungkin dikenal sebagai ikon kemarahan perempuan dalam mengambil balas dendam. Dia melakukan segala kemungkinan untuk membalas kematian suaminya, Pangeran Igor, yang meninggal setelah dibunuh oleh suku-suku Devlyne. Tidak dapat menanggung rasa sakit di dada, Pangeran Olga yang mewarisi kekuasaan akhirnya melakukan balas dendam yang super kejam. Dia membunuh semua suku yang membunuh suaminya, bahkan membakar desa mereka.

Selain suku membantai banyak Devlyne, Pincess Olga juga melakukan reformasi besar-besaran di pemerintahan. Dia memajukan kerajaan dan juga membawa pengaruh Kristen di kerajaan. Apa yang dilakukan oleh Putri Olga akhirnya membuat kerajaan bergerak maju, bahkan ia dinobatkan sebagai Santa Gereja Ortodoks di Rusia.

Isabella of France – Inggris

Isabella dari Perancis adalah suami ratu Inggris, Raja Edward II. Sayangnya, Edward II adalah penyuka sesama jenis laki-laki bahkan memiliki satu anak bernama Edward III. Hidup dengan suami seperti itu akhirnya membuat Isabella malu. Dia mencari kesenangan dengan berselingkuh dengan Tuhan Roger Mortimer. Kasus ini membuat Inggris ketika itu malu untuk Edward II harus turun tangan.

Sayangnya, sebelum Edward II menghukum queen, ia akan dibunuh pertama. Isabella melakukannya karena marah dan kesal. Dia menguasai kerajaan dan meninggal setelah 28 tahun pensiun. Anak-anak dari dua Edward III-akhirnya menjadi raja ini terbesar yang memimpin Inggris selama 50 tahun. Isabella pada dia dibesarkan mampu mengubah masa depan Inggris menjadi lebih baik.

Ratu Nefertiti – Mesir Kuno

lensaterkini.web.id - Nefertiti adalah orang paling berpengaruh di era tersebut. Dia adalah seorang ratu yang memiliki kekuatan yang sangat besar. Berpikir juga sangat unik. Tapi untuk para tua-tua kerajaan, apa yang dilakukan oleh Neferititi adalah bentuk kehancuran budaya. Firaun Nefertiti adalah wanita pertama untuk mengubah sistem keagamaan yang ada di Mesir kuno. Ia menggabungkan banyak dewa-dewa Mesir menjadi satu dan membentuk keyakinan monoteistik.

Sistem ini dibuat Nefertiti akhirnya membuat Mesir agak goyah. Banyak orang menganggap Nefertiti pelecehan di dewa. Tapi akhirnya, setiap orang menerima apa ratu lakukan. Setelah Nefertiti meninggal, apa yang dibuat ia kembali ke Mesir masih tahu banyak dewa.

Ratu Nandi – Kerajaan Zulu

Nandi awalnya hanya seorang gadis dari suku Langeni. Namun, karena dihamili oleh seorang kepala suku Zulu, ia tidak ingin menjadi istri ketiganya. Nandi melahirkan seorang anak bernama Saka adalah pembesaran dirinya untuk menjadi pejuang besar. Ketika anaknya menjadi raja, ia secara otomatis menjadi ibu suri berhak untuk mengatur banyak hal dalam kerajaan.

Pada masa pemerintahan Saka, Nandi melakukan banyak perubahan besar di kerajaan. Dia berjuang banyak orang kulit putih yang menyerang Zulu. Oh ya, Saka tidak pernah menikah selama masa jabatan mereka menjadi raja. Ada dugaan jika Nandi tidak ingin anak-anak mereka untuk menikah. Dengan demikian ia akan dapat menguasai semua tahta sampai hidupnya berakhir damai.

Julia Agrippina – Roma

lensaterkini.web.id - Julia Agrippina mungkin tidak begitu dikenal sebagai Ratu, tapi dia adalah seorang wanita yang menciptakan raja. Dia membuat anaknya Nero menjadi Raja Roma setelah memanipulasi Raja Claudius. Ia rela menjadi istri keempat dan melakukan apa saja, termasuk tidak berasumsi bahwa anak Nero Claudius menjadi keluarga kerajaan.

Sebelum Nero menjadi raja, Claudius meninggal karena makan makanan yang telah diracuni. Meskipun tidak ada menyalahkan, tapi kejadian ini dapat dilakukan dengan Julia. Dia meracuni suaminya begitu cepat naik tahta. Di bawah pemerintahan putranya, Julia bisa mengeluarkan semua pikiran dan membuat Roma lebih baik. Pencapaian ini membuat Julia dijuluki wanita berpengaruh di Julio-Claudian Empire era.

Berikut adalah lima ratu kerajaan skandal tapi mampu mengubah sejarah. Di tangan mereka, apa pun bisa terjadi termasuk perebutan kekuasaan meskipun mereka memiliki cara yang sangat licik. Nah, kira-kira di era modern tidak ada ya ratu seperti ini?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola