5 Orang Yang Pernah Mengajukan Gugatan Pada Tuhan di Pengadilan

Ketika seseorang merasa dirugikan oleh pihak lain, maka ia dapat mengajukan gugatan tanpa diskriminasi. Tentu saja jika kasus diajukan dan pihak-pihak yang diperlukan adalah hal yang masuk akal.

Masalahnya adalah ada orang yang melakukan gugatan, tapi tidak masuk akal. Beberapa orang telah ternyata menuntut Tuhan! Aku ingin tahu apa yang mendasari mereka melakukan itu? Mari simak ulasan dari 5 pria yang mengajukan gugatan pada tuhan di pengadilan.

Pavel Mircea

lensaterkini.web.id - Pavel Mircea adalah tahanan yang menerima 20 tahun penjara karena melakukan pembunuhan. Meski begitu, ia tidak menerima tuntutan tersebut. Jadi, bukannya banding, ia malah menggugat Tuhan karena nasib yang diterimanya. Menurut dia, Tuhan gagal menyelamatkan dia dari kejahatan yang dia lakukan dan hanya menyerahkannya kepada Iblis menyuruhnya untuk membunuh.

Dalam tuntutannya, ia meminta kompensasi finansial dari Allah untuk semua uang yang telah dihabiskan untuk lilin dan layanan gereja yang tidak membantu masalah. Setelah dua tahun, jaksa telah memutuskan untuk tidak memproses tuntutan yang tidak biasa ini karena Allah melampaui hukum manusia dan tidak bisa dituntut untuk diberikan.

Pendeta Mark Sharpe

Mark Sharpe adalah seorang pendeta di desa Teme South Valley, Inggris. Pada usia 44, ia menuntut Tuhan ke pengadilan karena sekelompok menteri lainnya memaksanya untuk mengundurkan diri. Dia mengaku diintimidasi oleh anggota gereja selama empat tahun dan dipaksa untuk pergi.

Berbagai tindakan ia telah menerima termasuk ban mobil disayat, meracuni anjingnya, kabel telepon terputus, mobillnya dilempari dengan kotoran, dan banyak lagi. Menurut tindakan ini terjadi karena ia dianggap orang luar. Karena masalah ini, ia kemudian menggugat Tuhan. Menurut semua perlakuan yang ia terima adalah adil karena ia dipekerjakan oleh Allah.

Ernie Chambers

lensaterkini.web.id - Ernie Chambers adalah anggota parlemen di Nebraska, Amerika Serikat. Dia menggugat Allah pada bulan September 2007 dan kemudian dengan karena ia berpikir Allah telah menyebabkan berbagai insiden kekerasan dan bencana alam yang menyebabkan ketakutan dan kematian massal.

Tentu saja, gugatan ditolak karena siapa saja yang dapat menghubungi Tuhan tentang kasus ini dan memintanya untuk mengikuti proses pengadilan? Meski begitu, Chambers mengatakan bahwa Allah tidak perlu diberitahu karena Dia adalah Maha Tahu.

Chandan Kumar Singh

Chandan Kumar Singh adalah seorang pengacara dari India. Dia menjadi perbincangan hangat karena digugat dewa Ram, atau di Indonesia dikenal sebagai Sri Rama. Dia melakukan gugatan menyatakan bahwa Sri Rama telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya, Sita. Menurut Rama telah tidak adil kepada terdakwa berselingkuh Sita Rahwana menculik dan harus membakar diri mereka untuk membuktikan dirinya setia.

Chandan percaya bahwa sikap yang ditunjukkan Sri Rama adalah bukti bahwa dia adalah pelaku kekerasan dalam rumah tangga. Tentu saja, tuntutan ini membuat gempar publik mayoritas Hindu India. Dia menghadapi kritik dari berbagai pihak, meskipun begitu Chandan mengatakan bahwa moral kisah Sri Rama adalah asal mengapa begitu banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga terjadi di India.

Tentu merupakan hal yang aneh bagi seorang pria untuk menuntut Tuhan. Bukan hanya karena manusia diciptakan oleh dia, tetapi juga karena tidak ada orang yang bisa membawa Allah yang diberikan kepada ruang sidang. Manusia memiliki banyak keterbatasan dan mungkin tidak dapat melawannya. Setelah semua, tidak hidup dan mati manusia adalah di tangan penciptanya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola