5 Negara Islam Yang Masih Melaksanakan Hukuman Pancung ke Tahanannya

Dipenggal ada di beberapa budaya dunia sampai hari ini. Biasanya mereka dihukum oleh kejahatan yang mengerikan ini yang dianggap sangat parah. Akhirnya, pengadilan memutuskan untuk memutuskan kepala dari tubuhnya dengan senjata tajam untuk membuat tubuh induk mati langsung.

Budaya pemenggalan juga dikenal di beberapa negara dengan budaya Islam. Bahkan, praktik ini terus berlanjut sampai sekarang. Tahanan yang dianggap memiliki banyak satu dieksekusi tanpa ampun lagi. Dan ini lima negara Islam yang masih menjalankan tahanan dipenggal pada mereka. Mari simak ulasan dari 5 negara islam yang masih melaksanakan eksekusi pancung pada tahanan.

Arab Saudi

lensaterkini.web.id - Hukuman bagi mereka yang ditemukan di Arab Saudi dianggap salah satu yang paling mengerikan di dunia. Bahkan, banyak organisasi internasional yang telah memprotes keras melawan Arab Saudi pada pengobatan tahanan. Negara ini melakukan banyak eksekusi dengan cara yang mengerikan, salah satunya dipenggal di depan umum.

Petugas di sana mengatakan jika hukuman ini akan mengajarkan semua orang. Ketegasan seperti ini akan membuat semua orang di Arab Saudi tidak akan melakukan hal-hal negatif yang melanggar aturan. Oh ya, pada tahun 2015, Arab Saudi telah melakukan eksekusi terhadap kematian dengan memenggal kepala untuk 157 orang.

Yaman

Kasus atau kejahatan yang menyebabkan seseorang untuk mendapatkan hukuman mati di Yaman adalah karena perzinahan, pelacuran, penculikan, perdagangan narkoba, dan berlatih hubungan sesama jenis. Individu atau kelompok yang melakukannya segera dihukum mati karena mereka tidak sesuai dengan syariat Islam.

Hukuman mati di sebagian Yaman dilakukan dengan eksekusi tembak. Namun dalam beberapa kasus tidak menuntut kemungkinan hukuman seperti rajam, digantung dan dipenggal tetap dilakukan. Yaman adalah negara dengan cukup banyak eksekusi di dunia. Rekor tertinggi adalah pada tahun 2001 dengan 56 orang dieksekusi.

Oh ya, selain harus dilakukan oleh pemerintah. Memenggal kepala secara ilegal juga dilakukan oleh kelompok teroris ISIS. Mereka ingin menangkap orang yang melakukan kejahatan dan kemudian dipenggal dengan cara jelek.

Qatar

lensaterkini.web.id - Qatar adalah negara yang masih di Semenanjung Arab. Jadi budaya, apa yang ada di Arab Saudi ini mirip dengan apa yang ada di Qatar. Satu kesamaan adalah eksekusi para tahanan dianggap berdosa atau melanggar syariat yang telah menjadi aturan negara dan tidak bisa diganggu karena merupakan harga tetap.

Kasus pemenggalan di Qatar mungkin tidak terlalu banyak seperti di Arab Saudi. Tapi cukup mengerikan dan membuat banyak warga takut. Selain dilakukan oleh pemerintah, pelaksanaan Dipenggal juga dilakukan oleh kelompok militan. Mereka ingin menangkap orang yang mengatakan melanggar Islam dan menghukumnya untuk diberikan.

Iran

Hukuman mati adalah yang paling banyak dilakukan di Iran ditembak, digantung atau dirajam. Namun, dalam beberapa kesempatan yang sangat langka, pemenggalan masih kadang-kadang dilakukan. Bahkan eksekusi dilakukan di ruang publik untuk banyak perhatian orang. Modern Iran eksekusi dengan memenggal kepala di depan umum untuk pertama kalinya pada tahun 1990.

Negara ini sangat sering memberikan eksekusi mengerikan bagi mereka yang melanggar hukum. Dan untuk mengeluarkan pemenggalan, umumnya menjebak kasus yang dicurigai terkait dengan tindakan tidak bermoral dan juga praktek hubungan sesama jenis. Ekseskusi dipenggal oleh Iran terakhir dilakukan pada tahun 2003 lalu. Selain itu, tidak pernah ada laporan dari pemancungan yang mengerikan.

Irak

lensaterkini.web.id - Ketika Saddam Hussein masih Presiden Irak, eksekusi pancung adalah umum. Bahkan Saddam Hussein tidak pernah mengeksekusi 50 pelacur untuk memenggal kepala mereka. Insiden itu terjadi pada tahun 2000 dan telah menjadi isu paling panas karena tidak manusiawi memperlakukan para tahanan.

Di era modern, eksekusi pancung jarang dilakukan oleh pemerintah. Tapi ada kelompok yang suka menculik orang-orang yang melanggar Syariat Islam. Mereka akan menghubungi keadaan orang itu dan meminta uang tebusan dalam waktu 72 jam. Jika tidak ada kepatuhan tebusan, orang tersebut akan dibunuh. Bahkan pembunuhan pancungan Video sering direkam.

Berikut adalah lima negara-negara Islam yang masih melaksanakan eksekusi pancung terhadap tahanan. Melihat lima poin di atas, apa tanggapan sobat Boombastis segalanya?

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola