5 Mitos Terjadinya Gerhana Matahari Total di Permukaan Bumi

Bagi masyarakat zaman kuno, gerhana matahari dapat menjadi acara yang begitu menyeramkan. Bagi mereka yang tidak mengerti penyebabnya, melihat matahari tiba-tiba menghilang pasti membuat rasa takut karena mungkin dihitung seperti kiamat.

Mungkin karena ketakutan ini begitu muncul legenda tentang penyebab gerhana. Mitos dan takhayul tentang apa yang harus dan tidak harus dilakukan dengan baik untuk mengikuti hasil ketakutan. Berikut adalah beberapa dari mereka dalam 5 legenda yang menceritakan penyebab gerhana matahari.

Matahari yang Dimakan

[lensaterkini.web.id] - Beberapa budaya menjelaskan gerhana, baik matahari atau bulan gerhana, terjadi karena setan atau binatang makan matahari dan bulan. Viking melihat sepasang serigala mengejar matahari atau bulan. Ketika salah satu dari serigala ini berhasil menangkap salah satu dari mereka, kemudian ada gerhana.

Menurut legenda Vietnam, gerhana terjadi karena kodok raksasa memakan bulan atau berjemur. Di Cina, naga dipercaya untuk mengambil matahari, menyebabkan gerhana. Menurut mitologi Hindu, setan Rahu dipenggal kepalanya karena mencoba untuk minum air suci untuk menjadi abadi. Kepalanya kemudian terbang ke langit dan berusaha menelan dewa matahari. Untuk menghilangkan orang yang membuat kebisingan dengan memukul-mukul jar atau pot.

Beruang yang Memakan Bulan

Suku asli Pomo tinggal di Amerika utara memiliki cerita unik tentang penyebab gerhana bulan. Mengatakan bahwa cerita ada beruang yang memulai perkelahian dengan matahari dan menggigitnya. Lalu ada gerhana matahari.

Kemudian setelah digigit, matahari dan beruang damai dan tidak melawan lagi. Tapi sesaat kemudian, beruang itu menggigitnya bertemu dengan bulan dan juga bahwa ada gerhana bulan. Cerita ini kemungkinan dibuat untuk menjelaskan mengapa gerhana matahari terjadi sekitar dua minggu sebelum atau setelah gerhana bulan.

Matahari dan Bulan Sedang Bertengkar

[lensaterkini.web.id] - Menurut cerita Inuit dewi matahari, Malina pergi setelah bertengkar dengan dewa bulan, Anningan. Keduanya adalah saudara. Menurut legenda, gerhana matahari terjadi ketika Anningan berhasil menangkap adiknya yang pergi.

Sementara itu Batammaliba suku yang tinggal di Benin dan Togo juga percaya hal yang sama. Namun, mereka memiliki tradisi yang selama gerhana, setiap manusia di bumi harus menyelesaikan masalah satu sama lain. Ini adalah satu-satunya cara bahwa matahari dan bulan tidak saling menyakiti.

Anjing yang Mencuri Matahari dan Bulan

Menurut legenda Korea, ada dunia atau dimensi yang tidak memiliki cahaya. Raja dimensi mengirimkan anjing raksasa bernama Bulgae untuk mengejar matahari dan bulan untuk dibawa pulang ke dunianya.

Ketika Bulgae berhasil menggigit matahari, ada gerhana matahari. Tapi ketika gigitan adalah bulan, gerhana bulan terjadi. Hanya, Bulgae dan rajanya kemudian menyadari bahwa matahari dan bulan yang terlalu panas dan dingin sehingga mereka lari kembali ke dunianya.

Dewa yang Sedang Marah

[lensaterkini.web.id] - Yunani kuno mengatakan sebagai dewa matahari adalah  Helios. Tuhan diyakini mempengaruhi pergerakan matahari di bumi. Ketika Helios bepergian naik kereta kuda di surga dari timur ke barat, saat itulah bumi mendapatkan cahaya. Sementara di malam hari, diyakini ia bepergian di laut sehingga tidak terlihat di langit. Begitu pagi datang ia muncul lagi dari timur.

Tidak hanya di pagi dan sore hari, mereka percaya gerhana matahari juga terjadi karena Helios. gerhana dianggap sebagai tanda bahwa para dewa marah dan akan menjadi bencana dan kehancuran di muka bumi.

Karena masyarakat sejarah masih tidak benar-benar tahu tentang tata surya, maka tidak heran jika muncul legenda dan mitos seperti ini untuk menjelaskan fenomena alam seperti ini. Bahkan, gerhana matahari terjadi karena posisi bulan berada di antara bumi dan matahari.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
LensaTerkini
Tag : Misterius
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola