5 Fakta Mencengangkan Tentang Jack Dorsey, Bos Besar Twitter

Berapa kali dalam sehari biasanya kamu membuat status di akun media sosialmu? Di zaman serba dinamis dan segala sesuatunya terhubung dengan internet, penggunaan media sosial jadi suatu kebutuhan tersendiri. Buat kamu yang suka menyampaikan hal-hal singkat dan cepat, Twitter mungkin jadi salah satu media sosial favoritmu. Tapi pernah coba cari tahu nggak siapa pencipta Twitter dan bagaimana kisah hidup mereka?

Twitter didirikan oleh tiga orang, Biz Stone, Evan Williams, dan Jack Dorsey. Dan yang menjabat sebagai CEO Twitter saat ini adalah Jack Dorsey setelah sebelumnya menjadi CEO sementara selama tiga bulan. Dorsey merupakan pria yang jenius. Selain menjadi co-founder Twitter, ia juga tercatat sebagai founder Square. Ada banyak fakta mencengangkan tentang bos besar yang lahir di Missouri 19 November 1976 ini.

Salah satunya adalah ia pernah mengalami gangguan atau kesulitan berbicara saat masih kecil. Penasaran dengan kisah hidupnya yang lain? Yuk, ikuti lima fakta menarik sekaligus mencengangkan tentangnya. Mari simak ulasan dari 5 fakta paling mencengangkan jack dorsey, sang bos besar twitter.

Dulu Sempat Minder karena Mengalami Kesulitan Bicara

[lensaterkini.web.id] - Dorsey dulu mengalami kesulitan bicara (speech impediment). Malu dan minder dengan kelemahannya tersebut, ia menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Selama di rumah itu, ia sering mendengarkan panggilan darurat via police scanner (alat penerima komunikasi yang umumnya digunakan untuk memonitor sistem radio landmobile VHF dan UHF). Komunikasi singkat yang digunakan para petugas itu pun membuatnya sangat tertarik. Beberapa tahun kemudian, ia terinspirasi membuat Twitter yang fokus untuk membuat komunikasi sesingkat dan sepadat mungkin.

Sampai saat ini pun, Dorsey tidak bisa sepenuhnya nyaman menggunakan alat komunikasi. “Saya bisa jadi pendiam sewaktu-waktu yang membuat orang sedikit merasa kurang nyaman karena mereka tak tahu apa yang sedang saya pikirkan,” ungkapnya pada 60 Minutes. “Apakah saya kelihatan sebagai orang yang pintar melakukan percakapan normal empat mata? Tidak sama sekali. Itu hanya bukan karakter asli saya,” lanjutnya lagi.

Dorsey Pernah Bekerja sebagai Terapis Pijat

Ada banyak pengalaman dan berbagai pekerjaan yang pernah dicoba Dorsey sebelum mendirikan Twitter. Di usianya yang baru 15 tahun, Dorsey pernah menciptakan software pengiriman taksi yang masih digunakan oleh sejumlah perusahaan taksi hingga saat ini. Lalu tahun 1998, ia pernah meretas komputer Dispatch Management Service. Dorsey juga pernah mendirikan dNet, sebuah perusahaan yang menyediakan jasa jual beli e-commerce di hari yang sama.

Selain menyukai dunia komputer, Dorsey juga pernah menghadiri konser punk rock dan mengikuti liga sepak bola fantasi dengan teman-temannya. Uniknya lagi, di pertengahan usia 20an, Dorsey pernah jadi terapis pijat selama beberapa waktu. Unik sekali ya perjalanan hidupnya saat masih muda.

Pernah Didepak dari Jabatannya sebagai CEO

[lensaterkini.web.id] - Perjalanan Dorsey di Twitter dipenuhi banyak lika-liku. Tahun 2006, ia mendirikan Twitter bersama Biz Stone dan Evan Williams. Sebelum menjadi Twitter, nama awalnya adalah Status, kemudian diubah jadi Obvious lalu sempat juga jadi Twttr. Dengan situs ini, para pengguna bisa berbagi status dengan hanya 140 karakter. Domain Twitter dibeli Dorsey, Stone, dan Evans dengan harga 7 ribu dolar.

Tahun 2006 itu, Dorsey menjabat sebagai CEO. Twit pertama yang ia buat berbunyi, “just setting up my twttr.” Hanya saja hubungannya dengan perusahaan tidak berjalan lama. Tahun 2008, Williams menggantikan posisi Dorsey sebagai CEO. Dorsey saat itu didepak dari CEO karena dianggap aneh, meninggalkan kantor pukul 6 sore setiap hari untuk mengikuti kelas yoga dan sekolah fashion.

Sejak meninggalkan Twitter, Dorsey tak melibatkan diri sama sekali di perusahaan itu sampai tahun 2011. Hari-harinya ketika meninggalkan Twitter ia isi dengan lebih banyak merenung. Dia sebenarnya punya banyak minat dan ide, hanya saja ia kesulitan untuk melakukan semuanya. Ia pun mulai belajar dari kesalahannya dan mengikuti pelatihan. Sampai ketika ia kembali ke Twitter, ia pun bisa lebih fokus.

Hasilnya ia bisa membuat gebrakan baru dengan membuat Twitter bisa digunakan untuk membuat status lebih dari 140 karakter. Kini setelah ia kembali jadi CEO tetap Twitter, pekerjaannya makin berat. Bulan Agustus 2015, saham Twitter menurun, banyak eksekutif dan pegawai yang keluar dari perusahaan. Sejumlah pihak mengutarakan kekhawatiran mereka karena visi Twitter yang masih kurang.

Dorsey Tak Punya Meja Kerja dan Pernah Tersinggung Disebut “Nerd”

Biasanya untuk bisa bekerja lebih produktif, kita memerlukan meja kerja yang nyaman. Tapi Dorsey tidak. Alih-alih menggunakan meja, Dorsey lebih memilih bekerja dengan menggunakan iPad. Simpel sekali, ya.

Pernah dalam sebuah artikel di Forbes, Dorsey disebut nerd (pria kutu buku atau yang memiliki sifat berbeda dengan pria pada umumnya). Hal itu membuat Dorsey tersinggung. Baginya, julukan itu merupakan sebuah pelecehan atau penghinaan.

“(Saya merasa itu) melecehkan. Seperti menjurus kalau saya lebih aneh dari Steve Jobs. Rasanya julukan itu diberikan karena saya dulu seorang programmer. Jadi kalau itu yang membuatnya aneh, mau apa lagi. Saya seorang nerd,” ungkapnya seperti yang dikutip Business Insider.

Bisnis adalah Anaknya

[lensaterkini.web.id] - Dorsey belum menikah dan tak punya anak. Tapi terang-terangan ia mengatakan kalau bisnisnya, Twitter dan Square adalah anak-anaknya. Dia juga dikenal sebagai pria yang hubungan asmaranya putus nyambung. Pernah berkencan dangan Kate Greer juga pernah terlihat bersama Lily Cole, seorang model dan aktris asal Inggris.

Pria yang ditetapkan sebagai miliarder tahun 2012 ini memang punya banyak fakta yang menarik, ya. Seorang bos besar Twitter juga hidupnya dipenuhi banyak warna.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola