5 Fakta Kesultanan Banten Yang Disegani Dunia Namun Berakhir Miris

Banten hanya dapat seuplik bila dibandingkan dengan kerajaan lainnya. Namun demikian, kerajaan ini memiliki pengaruh di seluruh dunia. Inggris dan Amerika mengakui kerajaan ini. Bahkan jika Kesultanan Banten diduga tidak pernah memprakarsai bantuan besar kepada Amerika.

Mulai dari daerah kecil, Kesultanan Banten menjadi salah satu daerah dengan peradaban tertinggi di masanya. Ekonomi, sosial, agama, sangat tersusun rapi. Bahkan militer juga kesultanan sangat jumawa.

Sayangnya, pada akhirnya ini justru kerajaan nasib nahas. Mengapa dan bagaimana? Mendengarkan melalui review menarik berikut. Mari ismak ulasan dari 5 fakta kerajaan nusantara yang berakhir miris.

Asal Usul Kesultanan Banten

lensaterkini.web.id - Pembentukan Banten adalah buah dari perluasan kerajaan Demak, alias perusak Majapahit. Ketika putra Sunan Gunung Jati, Maulana Hasanuddin, mengawasi pasukan Demak menuju tempat ini dan berhasil mengambilnya dari Kerajaan Sunda. Pada saat yang sama penaklukan terjadi di Sunda Kelapa oleh Fatahillah.

Seiring waktu, Demak juga melemah, lebih-lebih ketika Sultan Trenggono wafat. Banyak daerah mulai memisahkan diri dengan Demak, termasuk Banten. Sampai akhirnya berdiri Kesultanan Banten, yang pertama kali diperintah oleh putra Maulana Hasanuddin bernama Maulana Yusuf.

Kejayaan Kesultanan Banten yang Menggila

Kesultanan Banten dipimpin oleh belasan raja di masa keberadaan mereka dari pertengahan abad ke 15 sampai awal abad ke-18 Banyak memerintah tapi itu benar-benar dapat membawa masa kejayaan Banten Sultan Ageng Tirtayasa hanya. Di bawah kepemimpinannya, jumawa luar biasa Banten.

Dalam istilah ekonomi, ia berhasil meningkatkan kehidupan penduduknya melalui node dikendalikan perdagangan. Misalnya perdagangan lada di Palembang, atau pantai daerah lain. Dalam era Sultan Tirtayasa, Banten pertanian juga melesat berkat sistem canggih kanal diprakarsai oleh dia. Belum lagi soal militer, pertama dikenal karena armadanya Banten besar. Bahkan, menurut banyak literatur, Sultan untuk membawa orang Eropa yang tulus untuk membuat kapal tempur dicapai.

Bantuan Kepada Amerika, Bukti Hebatnya Kesultanan Banten

lensaterkini.web.id - Ada fakta sejarah seolah-olah untuk disimpan erat dengan Amerika, dan ini berkaitan dengan Kesultanan Banten. Dikatakan bahwa Banten adalah pihak yang memberikan bantuan besar untuk Amerika dalam perjuangan untuk melarikan diri dari periode Inggris. Hal ini diketahui terjadi selama Sultan Aliuddin, tepatnya pada tahun 1776.

Sultan dikenal untuk memberikan bantuan dalam bentuk ribuan emas batangan untuk membiayai perjuangan George Washington atau presiden pertama Amerika Serikat. Bahkan disebut Sultan juga Aliuddin yang membantu presiden untuk membangun Gedung Putih. Aku ingin tahu apa motif dan tujuan dari sultan, tetapi sebenarnya benar-benar mempengaruhi Banten. Inggris telah lama menjadi mitra Banten marah. Hal ini juga yang akhirnya menjadi alasan utama kehancuran Kesultanan Banten.

Perang Saudara yang Membuat Banten Gonjang-Ganjing

Sebenarnya, sebelum bantuan Amerika ke Sultan Aliuddin menurut cerita sehingga alasan mengapa kerajaan ini hancur, Banten sudah mengalami prahara. Perpecahan terjadi antara Sultan Ageng dan putranya yang bernama Sultan Haji. Keduanya berselisih dan ada telah berjuang untuk mendapatkan kekuasaan.

Sultan Haji memenangkan pertarungan dengan ayahnya. Namun, ia bisa melakukannya karena bantuan VOC. Hal ini kemudian berdampak pada konsekuensi berat. Misalnya, mengirimkan pusat perdagangan lada di Palembang serta klaim atas beberapa daerah Kesultanan Banten.

Jejak Nafas Terakhir Mantan Kerajaan Hebat

lensaterkini.web.id - Selama kepemimpinannya dari Sultan Haji, Banten sejumawa tidak lagi digunakan. Apalagi bayangan VOC menempel kekaisaran. Untuk puncak pada tahun 1810 dimana pada saat Belanda menghancurkan Istana Surosowan. Alasannya adalah karena Sultan yang memerintah pada saat itu, tidak mau menuruti Daendels untuk membantu Post Road. Dalam serangan ini, semua anggota keluarga sultan ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara.

Nafas terakhir Kesultanan Banten benar-benar terpesona ketika pada tahun 1813 atas prakarsa Thomas Stamford Raffles Inggris melucuti sultan terakhir kerajaan ini. Secara hukum maka Banten diserap ke Hindia Belanda. Dengan demikian mengakhiri cerita ini sudah besar kerajaan jumawa nan ini.

Banten kesultanan telah menjadi salah satu kerajaan yang paling kuat di Nusantara. Sayangnya, konflik internal rentetan dan akhirnya membuat kerajaan ini lenyap selamanya. Meski begitu, kisah Kesultanan Banten selanjutnya melengkapi kenyataan bahwa bangsa kita pernah benar-benar sangat besar dan dihormati dunia.

Terimakasih Telah Berkunjung, Have FUN
Tag : Fakta
Back To Top
ADA Voucher Belanja Gratis Klik Gambar dibawah ini
Agen Bola